Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Apa Metode Sandwich dalam Desain Interior? Dipinjam dari Dunia Fashion

Apa Metode Sandwich dalam Desain Interior? Dipinjam dari Dunia Fashion
Ilustrasi metode sandwich dalam desain interior (generated image by ChatGPT/Aliya F. Izetti)
Share Article

Dalam desain interior ada salah satu istilah penataan ruangan yang dipinjam dari dunia fashion, loh! Yup, dikenal dengan metode sandwich, ini menjadi salah satu trik cerdas, di mana menciptakan pakaian yang harmonis.

Prinsip yang sama berlaku untuk desain interior rumah. Metode ini membantu menciptakan keseimbangan dalam ruangan dengan kombinasi yang tepat. Metode ini juga menjadi kunci untuk menciptakan ruang yang terasa tertata dan disengaja. So, cari tahu, yuk, apa itu metode sandwich dalam desain interior di sini!

1. Apa itu metode sandwich dalam desain interior

Ilustrasi metode sandwich dalam desain interior
Ilustrasi metode sandwich dalam desain interior (generated image by ChatGPT/Aliya F. Izetti)

Ide metode sandwich ini dipinjam dari dunia fashion, di mana pengulangan warna di bagian atas dan bawah pakaian menciptakan kesatuan, seperti sandwich. Dalam desain interior, logika yang sama berlaku, yaitu ketika mata melihat warna yang diulang di atas dan di bawah, seluruh ruangan terasa lebih terencana dan harmonis.

Ini adalah trik mudah bagi siapa pun yang ingin bereksperimen dengan warna tanpa harus menggunakan dinding yang sepenuhnya berwarna.

“Seringkali, para desainer menggunakan trik ini dalam menata ruangan. Misalnya, mengambil warna yang berada tepat di luar palet utama di tengah ruangan, menciptakan kedalaman berlapis yang terasa disengaja namun tak terduga," kata desainer Jess Milburn dari North & Madison, mengutip laman Apartment Theraphy.

Tujuannya bukanlah simetri sempurna, tetapi keseimbangan yang tampak. Warna harus terlihat "berdialog", bukan "bersaing". Kontras antara bagian atas dan bawah memungkinkan bagian tengah ruangan bersinar sementara langit-langit dan lantai secara "diam-diam" menambahkan daya tarik dan kesan yang unik.

2. Cara menerapkan metode sandwich dalam ruangan

Ilustrasi metode sandwich dalam desain interior
Ilustrasi metode sandwich dalam desain interior (generated image by ChatGPT/Aliya F. Izetti)

Salah satu cara menerapkan metode sandwich yang paling populer ialah memadukan atap yang dicat dengan lis dinding yang serasi, kemudian memilih warna dinding yang lebih lembut, atau kontras. Hasilnya adalah ruangan yang terasa terbingkai, meskipun palet warnanya minimal. 

"Buat statement berani pada langit-langit dengan menambahkan sentuhan menyenangkan dan unik dengan kontras yang cerah. Ini bisa sangat efektif apabila menggunakan warna yang kuat atau motif yang berani pada dinding. Metode ini juga akan membuat ruangan terasa lebih serasi, terutama jika kamu menggunakan warna yang sama dengan lis dinding di bagian bawah dinding," kata Patrick O'Donnell, duta merek dan ahli di Farrow & Ball, mengutip laman Homes and Gardens.

Dengan mengulang warna di bagian atas dan bawah, kamu menciptakan efek seperti pembatas yang terasa kokoh. Ini adalah cara untuk melapisi warna yang terasa modern dan dinamis tanpa membuat ruangan terasa berlebihan. Sama seperti dalam dunia fashion, di mana aksesori dapat membuat penampilan terasa terencana, teknik ini dalam desain interior menghadirkan kualitas yang terkurasi pada suatu ruang, meskipun palet warnanya lembut.

3. Metode sandwich di ruang kecil

Ilustrasi metode sandwich dalam desain interior
Ilustrasi metode sandwich dalam desain interior (generated image by ChatGPT/Aliya F. Izetti)

Metode sandwich juga sangat efektif diterapkan pada ruang kecil, di mana pengulangan yang halus sekalipun dapat membuat ruangan terasa kohesif dan tidak berantakan. Ini juga merupakan cara yang bagus untuk memperkenalkan warna berani dalam dosis yang mudah diterima.

Ruang-ruang compact seperti kamar mandi kecil atau dapur kecil lebih mudah ditata, dan hasilnya langsung terlihat. Sementara itu, dalam menerapkan metode ini di ruang kecil, cara tahu "arah emosional" ruangan tersebut. Mulai dari apa yang dibutuhkan ruangan, momen dramatis, atau sesuatu yang lebih ringan dan menyenangkan.

"Setelah ruang dan suasana tercipta, kamu dapat memilih warna atau wallpaper yang menakjubkan. Wallpaper dengan warna yang mencolok lebih baik daripada yang bernuansa senada. Kamu menginginkan pola dengan cukup banyak warna untuk dipadukan dalam metode ini," ujar Clara Jung, pendiri Banner Day Interiors di Berkeley, California, mengutip laman Vogue.

Metode sandwich memang bisa berisiko tinggi, tetapi juga memberikan hasil yang besar. Ada kesalahpahaman bahwa desain maksimalis dan penuh warna pada dasarnya eklektik atau kacau atau bahwa 'apa pun boleh'.

Tetapi sebenarnya pengendalian diri itulah yang membuat ruang-ruang ini berhasil. Untuk menciptakan ruang yang elegan dan hangat daripada berlebihan, fokuslah pada detail, sandwich tersebut harus serasi dengan furnitur, lantai, dan bahkan tirai. So, apakah kamu tertarik mengaplikasikan metode ini di rumah?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More