Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Stop Kontak Ternyata Bisa Picu Api, Ini 4 Penyebab Utamanya

Stop Kontak Ternyata Bisa Picu Api, Ini 4 Penyebab Utamanya
ilustrasi stop kontak (pexels.com/ Markus Spiske)
Intinya Sih
  • Percikan api pada stop kontak bisa jadi tanda bahaya serius dan umumnya disebabkan oleh koneksi listrik longgar akibat usia atau pemasangan yang tidak rapi.
  • Kerusakan fisik seperti aus, retak, atau karat pada komponen stop kontak dapat menghambat aliran listrik dan memicu loncatan arus berbahaya.
  • Beban berlebih serta arus pendek karena isolasi rusak atau kelembapan tinggi menjadi penyebab utama percikan api yang bisa berujung kebakaran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Stop kontak merupakan salah satu elemen penting yang terdapat dalam instalasi listrik rumah, namun sering kali bagian ini justru bisa menjadi sumber masalah apabila tidak digunakan atau dirawat dengan benar. Salah satu masalah yang kerap terjadi adalah munculnya percikan api pada saat mencolokkan atau mencabut perangkat listrik dari bagian stop kontak.

Walau mungkin sekilas terlihat sepele, namun percikan api bisa menjadi tanda bahaya yang serius jika diabaikan begitu saja. Percikan api memang dapat diakibatkan karena berbagai faktor. Berikut ini empat penyebab utama terjadinya percikan api dari stop kontak, sehingga kamu perlu mengetahuinya.

1. Koneksi listrik yang longgar

ilustrasi stop kontak
ilustrasi stop kontak (pexels.com/Jan van der Wolf)

Salah satu penyebab utama dari adanya percikan api pada stop kontak bisa terjadi karena bagian koneksi listrik yang mengalami kelonggaran. Hal ini bisa terjadi karena kabel listrik tidak terpasang dengan baik atau melemah akibat faktor usia atau karena aliran listrik yang tidak stabil, sehingga secara otomatis dapat menimbulkan loncatan arus yang bisa memicu adanya percikan api.

Koneksi yang longgar biasanya dapat terjadi karena stop kontak yang sudah tua atau pemasangannya yang tidak rapi. Jika hal ini dibiarkan, maka bisa memicu panas berlebih atau overheating yang dapat berpotensi menyebabkan kebakaran. Untuk mencegah hal ini, maka pastikan bahwa pemasangan stop kontak di rumahmu dilakukan oleh teknisi profesional, serta dilakukan pemeriksaan berkala dari instalasi listrik di rumah agar kondisinya tetap aman.

2. Kerusakan pada komponen stop kontak

ilustrasi stop kontak
ilustrasi stop kontak (pexels.com/ La Miko)

Kerusakan fisik pada stop kontak bisa terjadi berupa aus retakan atau bahkan logam yang ada di dalamnya tampak berkarat, sehingga bisa menimbulkan adanya percikan api. Memang komponen yang mengalami kerusakan tidak dapat menghubungkan arus listrik dengan maksimal, sehingga hal inilah yang dapat menimbulkan adanya loncatan arus.

Biasanya kerusakan pada komponen stop kontak bisa terjadi apabila bagian tersebut sudah lama digunakan atau terkena kelembaban berlebih. Untuk menghindari hal seperti ini, maka segera ganti stop kontak yang sudah mulai terlihat rusak dan aus, serta gunakan produk berkualitas yang tahan lama agar nantinya tetap aman digunakan dalam jangka panjang.

3. Mengalami overload atau beban berlebih

ilustrasi stop kontak
ilustrasi stop kontak (pexels.com/ Саша Алалыкин)

Stop kontak yang digunakan untuk menyuplai daya bisa mengalami masalah apabila terlalu banyak perangkat yang dicolokkan sekaligus ke bagian tersebut. Pada saat beban listrik mengalami kelebihan kapasitas, maka arus listrik pun menjadi cenderung tidak stabil dan dapat memicu adanya percikan api secara berlebihan.

Salah satu contohnya jika kamu mencolokkan alat dengan daya tinggi, seperti pemanas air, microwave, atau AC ke bagian stop kontak yang sama tanpa memperhitungkan kapasitasnya, maka hal ini akan menimbulkan adanya percikan api. Solusi terbaik adalah dengan menggunakan stop kontak dengan kapasitas daya yang sudah sesuai dengan kebutuhan, sehingga bisa menghindari penggunaan adaptor yang mungkin dapat membebani satu titik terlalu banyak.

4. Terjadi arus pendek atau short circuit

ilustrasi stop kontak
ilustrasi stop kontak (pexels.com/Kenny Ginapp)

Arus pendek merupakan salah satu penyebab yang paling berbahaya dari risiko percikan api pada stop kontak. Hal ini bisa terjadi apabila kabel positif dan negatif saling bersentuhan karena isolasinya yang mengalami kelembaban rusak atau pemasangannya yang dilakukan secara keliru.

Pada saat arus pendek terjadi, maka aliran listrik akan melonjak secara drastis, sehingga menyebabkan adanya percikan api yang dapat merusak stop kontak atau perangkat yang terhubung. Untuk mengurangi risiko seperti ini, maka kamu harus memastikan bahwa instalasi listrik di rumah memang telah dilengkapi dengan pengamanan, seperti MCB atau sekering.

Percikan api pada stop kontak memang menjadi tanda peringatan yang tidak boleh kamu abaikan begitu saja, sebab bisa berpotensi menyebabkan risiko kebakaran atau kerusakan pada perangkat listrik. Setidaknya jika kamu dapat memahami berbagai penyebab, maka bisa mengambil langkah pencegahan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan. Kamu pun bisa menjaga keamanan rumah dan melindungi keluarga dari risiko bahaya listrik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya

Related Articles

See More