Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kunci Jawaban Survei Lingkungan Belajar 2026 untuk Guru dan Kepsek

Kunci Jawaban Survei Lingkungan Belajar 2026 untuk Guru dan Kepsek
ilustrasi guru sekolah dasar (pexels.com/Max Fischer)
Share Article

Sebagai bagian dari rangkaian Asesmen Nasional, Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) 2026 kembali digelar mulai 20 Juli hingga 17 Agustus 2026 mendatang. Survei ini wajib diisi oleh seluruh kepala satuan pendidikan dan guru dari berbagai jenjang, mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK sederajat sebagai upaya pemetaan kualitas lingkungan belajar di satuan pendidikan masing-masing.

Buat kamu yang masih bingung soal cara pengisian atau jenis pertanyaan yang bakal muncul di survei ini, tenang aja. Di bawah ini, ada beberapa contoh soal/pertanyaan beserta kunci jawabannya. Meski begitu, perlu dicatat, sebenarnya Sulingjar bukan tes dengan jawaban benar-salah, melainkan survei reflektif yang mengukur kondisi nyata di sekolah. Yuk, simak panduan lengkap dan gambaran pertanyaannya di bawah ini biar pengisiannya makin lancar!

1. Contoh pertanyaan tentang identitas/latar belakang dan praktik pembelajaran/asesmen

ilustrasi guru sedang mengajar di kelas
ilustrasi guru sedang mengajar di kelas (pexels.com/Max Fischer)

Bagian pertama dari Sulingjar biasanya berisi pertanyaan seputar identitas dan latar belakang responden, yang bertujuan buat memetakan kondisi guru secara umum. Beberapa contohnya:

  • Apakah Anda memiliki kontrak kerja di luar lingkup sekolah, misalnya mengajar di bimbel atau les privat? Jawab sesuai kondisi sebenarnya, misalnya "Tidak".
  • Akses internet apa saja yang Anda miliki di rumah? Pilih sesuai fasilitas yang benar-benar dimiliki, misalnya "Internet dari HP/WiFi".
  • Sudah berapa tahun Anda menjadi guru di sekolah ini? Pilih rentang tahun yang sesuai dengan masa kerja nyata, misalnya "6-10 tahun" atau "11-15 tahun".
  • Organisasi profesi apa yang Anda ikuti, dan apa peran Anda di dalamnya? Sebutkan organisasi seperti KKG/MGMP sesuai keikutsertaan sebenarnya, beserta peran, misalnya "Anggota".
  • Apakah Anda pernah mengikuti pelatihan atau diklat pengembangan profesi dalam satu tahun terakhir? Jawab sesuai riwayat pelatihan yang benar-benar diikuti.
  • Berapa jumlah jam mengajar Anda dalam satu minggu? Isi sesuai beban mengajar riil sesuai jadwal sekolah.

Sementara itu, bagian praktik pembelajaran dan asesmen lebih fokus menggali kebiasaan mengajar sehari-hari di kelas, seperti:

  • Seberapa sering Anda memberikan proyek untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa? Jawab dengan skala frekuensi nyata, misalnya "Sering" atau "Selalu", sesuai praktik yang benar-benar dijalankan.
  • Saya membuat soal untuk mengukur level kognitif murid sesuai tujuan pembelajaran. Pilih frekuensi yang mencerminkan kebiasaan mengajar Anda.
  • Saya membuat asesmen untuk mengukur sikap murid sesuai tuntutan kurikulum. Jawab sesuai praktik penilaian sikap yang benar-benar dilakukan.
  • Saya lebih mementingkan mengukur domain kognitif daripada keterampilan dan sikap. Jawab jujur, idealnya jarang atau tidak pernah jika penilaian sudah menyeluruh.
  • Saya memberikan nilai akhir tanpa mempertimbangkan hasil penilaian sikap murid. Jawab jujur, idealnya "Tidak Pernah" jika penilaian sikap memang turut dipertimbangkan.
  • Saya menggunakan berbagai jenis soal, seperti pilihan ganda, esai, benar-salah, dan sebagainya, untuk mengukur level kognitif murid. Pilih frekuensi sesuai variasi instrumen penilaian yang dipakai.
  • Saya menilai kemampuan murid dalam menerapkan pengetahuan melalui tugas praktik atau unjuk kerja. Jawab sesuai kebiasaan memberi tugas praktik di kelas.
  • Di kelas Anda, ada siswa yang tidak tertarik pada pembelajaran yang sedang dilaksanakan. Apa yang Anda lakukan, misalnya mengubah cara mengajar agar siswa tertarik? Pilih frekuensi sesuai tindakan nyata yang diambil.
  • Setelah selesai evaluasi pembelajaran murid, seberapa sering Anda menuliskan kata-kata pujian di lembar jawaban murid? Jawab sesuai kebiasaan memberi umpan balik positif.
  • Setelah evaluasi pembelajaran, seberapa sering Anda menuliskan kata-kata dorongan untuk murid yang skornya belum mencapai batas minimal? Jawab sesuai kebiasaan pemberian umpan balik di kelas.

2. Contoh pertanyaan tentang kepemimpinan sekolah/kolaborasi antar guru

ilustrasi guru sedang mengajar di kelas
ilustrasi guru sedang mengajar di kelas (pexels.com/Thirdman)

Bagian ini mengukur sejauh mana peran kepala sekolah dalam mendukung proses belajar mengajar, sekaligus menilai kualitas kolaborasi antar guru di lingkungan sekolah. Beberapa contoh pertanyaan seputar kepemimpinan kepala sekolah:

  • Kepala sekolah memfasilitasi kolaborasi guru dalam perencanaan pembelajaran, baik lintas jenjang maupun lintas mata pelajaran. Nilai sesuai pengalaman nyata di sekolah.
  • Kepala sekolah memastikan praktik asesmen pembelajaran yang dilakukan guru di kelas sesuai dengan tujuan pembelajaran. Jawab sesuai keterlibatan kepala sekolah yang sebenarnya.
  • Kepala sekolah terlibat dalam analisis data kemajuan murid sehingga memahami upaya perbaikan pembelajaran yang mungkin dilakukan. Nilai sesuai keterlibatan nyata kepala sekolah.
  • Bentuk dukungan apa yang diberikan kepala sekolah terhadap strategi pembelajaran yang Anda terapkan? Pilih opsi yang paling menggambarkan dukungan yang benar-benar diterima, misalnya "Memberikan masukan yang berarti terhadap rancangan pembelajaran".
  • Pemberian penghargaan untuk guru yang berprestasi dapat memotivasi guru lain untuk berprestasi lebih baik. Nilai sesuai persepsi dan pengalaman Anda di sekolah.
  • Kepala sekolah sebaiknya tidak memberikan tugas mendadak kepada guru saat sedang atau akan mengajar. Jawab sesuai persepsi Anda terhadap praktik manajemen waktu di sekolah.

Sementara itu, bagian kolaborasi antarguru dan pengembangan profesional lebih menyoroti interaksi sesama pendidik dalam mendukung proses belajar mengajar, seperti:

  • Seberapa sering Anda berdiskusi dengan sesama guru untuk membahas kesulitan belajar murid tertentu? Jawab sesuai kebiasaan kolaborasi yang benar-benar berjalan.
  • Apakah Anda pernah melakukan observasi kelas bersama rekan guru untuk saling memberi umpan balik mengajar? Jawab sesuai praktik nyata di sekolah.
  • Seberapa sering Anda berbagi perangkat ajar atau media pembelajaran dengan guru lain di sekolah? Pilih frekuensi sesuai kebiasaan berbagi sumber belajar.
  • Apakah sekolah menyediakan waktu khusus, misalnya rapat mingguan, untuk guru berdiskusi tentang pembelajaran? Jawab sesuai ketersediaan waktu kolaborasi yang benar-benar ada.

3. Pertanyaan dan jawaban seputar Sulingjar

guru di kelas
ilustrasi guru di kelas (pexels.com/yi lu)

Buat kamu yang masih punya beberapa pertanyaan umum soal Sulingjar 2026, berikut rangkuman singkatnya:

  1. Apa itu Sulingjar 2026?
    Sulingjar adalah survei dari Kemendikdasmen untuk mengevaluasi dan memetakan aspek pendukung kualitas pembelajaran di lingkungan satuan pendidikan, mulai dari praktik mengajar hingga iklim keamanan sekolah.
  2. Kapan jadwal pengisian Sulingjar 2026?
    Pengisian Sulingjar 2026 dipercepat dan berlangsung mulai 20 Juli sampai 17 Agustus 2026.
  3. Apa saja pembagian paket soal Sulingjar 2026?
    Ada Paket A untuk jenjang SD/MI, Paket B untuk jenjang SMP/MTs, dan Paket C untuk jenjang SMA/SMK/MA, selain sistem paket bernomor untuk kategori guru umum.
  4. Apakah Sulingjar memiliki jawaban benar atau salah?
    Tidak. Sulingjar bukan tes benar atau salah, melainkan survei persepsi dan pengalaman yang harus diisi jujur sesuai kondisi nyata di sekolah.
  5. Apa yang dibutuhkan untuk login ke portal Sulingjar 2026?
    Responden membutuhkan Kartu Login berisi NPSN, token, NIK, dan tanggal lahir yang dicetak dan dibagikan oleh operator satuan pendidikan.

Demikian beberapa contoh pertanyaan dan panduan jawaban Sunglijar 2026. Semoga membantu!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More