Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mengenal Soft Kitchen, Tren Dapur Nyaman dan Mutifungsi!

Mengenal Soft Kitchen, Tren Dapur Nyaman dan Mutifungsi!
Ilustrasi dapur (pexels.com/Jivitharsan Suresh)
Share Article

Pernahkah kamu masuk ke dapur rumahmu dan merasa sedikit suasananya sedikit kaku? Dapur terlalu praktis, terlalu rapi, hanya fungsi tanpa sentuhan emosional? Jika merasakannya, dapurmu mungkin membutuhkan "soft kitchen".

Ini sejalan dengan tren di mana dapur menjadi lebih lembut, menjadi ruangan yang lebih nyaman yang benar-benar ingin kita tempati, hampir seperti perpanjangan dari ruang keluarga. Penasaran tren soft kitchen yang dapat merubah suasana dapurmu lebih nyaman? Pelajari di sini!

1. Apa itu tren soft kitchen?

Ilustrasi dapur
Ilustrasi dapur (pexels.com/Curtis Adams)

Soft kitchen artinya persis seperti namanya, yaitu ruang di mana sentuhan 'keras' digantikan oleh tekstur, kehangatan, dan kenyamanan visual.

"Soft kitchen dicirikan oleh pendekatan desain yang lebih santai dan berlapis. Bukan garis tajam dan sentuhan akhir yang kontras tinggi, dapur bergaya ini berfokus pada bentuk yang lembut, palet warna yang kalem, dan material yang nyaman disentuh," kata Sam Harris, desainer senior di Ashford Kitchens & Interiors, mengutip laman House Beautiful.

Namun, ini bukan hanya soal estetika. Pergeseran menuju dapur yang lebih lembut juga mencerminkan bagaimana kita menggunakan ruang tersebut sehari-hari.

"Meskipun dapur masih menjadi salah satu ruangan paling praktis dan sering digunakan di rumah, ada pergeseran ke arah dapur yang benar-benar multifungsi. Mulai dari memasak dan menjamu tamu hingga bekerja dan bersosialisasi," jelas Sophie Chapman, desainer interior di The Vawdrey House, mengutip laman House Beautiful.

2. Mengapa soft kitchen jadi tren di tahun 2026?

Ilustrasi dapur
Ilustrasi dapur (pexels.com/Max Vakhtbovych)

Tren soft kitchen pertama kali mulai mendapatkan perhatian menjelang akhir tahun 2025 lalu, dan tidak menunjukkan tanda-tanda melambat. Bahkan, para desainer mengatakan tren ini justru semakin populer hingga tahun 2026.

"Dapur fleksibel atau soft kitchen menjadi tren di tahun 2026 karena mencerminkan pergeseran yang lebih luas dalam cara orang ingin tinggal di rumah. Dapur bukan lagi sekadar ruang kerja fungsional, tetapi lingkungan sosial dengan tata ruang terbuka tempat orang memasak, bersantai, bekerja, dan menghabiskan waktu bersama," jelas Alex Main, direktur di Main, mengutip laman House Beautiful.

Menurut Brani Hadzhi, direktur kreatif & salah satu pendiri Multiliving Scavolini Store, soft kitchen populer karena cara dapur tersebut memikat indra.

"Soft kitchen adalah dapur yang melibatkan indra daripada hanya pikiran praktis, seperti warna-warna hangat dan alami, material yang natural dan mudah disentuh, lapisan tekstur yang membuat ruangan terasa nyaman dan personal, bukan steril," mengutip dari laman House Beautiful.

3. Daya tarik soft kitchen

Ilustrasi dapur
Ilustrasi dapur (pexels.com/Max Vakhtbovych)

Soft kitchen mendefinisikan dapur dengan tepian yang lebih lembut, warna-warna hangat, dan dekorasi yang nyaman berpadu untuk menciptakan ruang yang, meskipun tetap fungsional, juga berfungsi sebagai ruangan yang mengundang untuk menghabiskan waktu di luar kegiatan memasak, makan, dan membersihkan.

Ini tentang memperkenalkan elemen yang lebih lembut, seperti bantal hias di tempat duduk, kursi bar berlapis kain, tirai jendela berlapis, dan bahkan mendesain ruang yang menyembunyikan peralatan untuk tampilan yang kurang fungsional.

"Dapur dengan nuansa lembut terasa lebih hangat, lebih santai, dan lebih seperti ruang keluarga daripada dapur yang ramping dan fungsional. Daya tariknya terletak pada menciptakan ruang yang terasa sosial dan ramah, mencerminkan bagaimana klien menggunakan dapur untuk berkumpul, bekerja, dan bersantai, bukan hanya untuk memasak," jelas Cath Beckett, salah satu pendiri Yellow London, mengutip dari laman Homes and Gardens.

Tren ini berfokus pada kenyamanan dan karakter. Material alami, semburan warna, dan tekstur berlapis membantu melembutkan ruangan, sementara elemen-elemen seperti tempat duduk berlapis kain, karpet berwarna-warni, lampu dinding atau meja, dan karya seni membuatnya terasa lebih nyaman seperti di rumah.

4. Bagaimana cara menciptakan soft kitchen di rumah?

Ilustrasi dapur
Ilustrasi dapur (pexels.com/Jonathan Borba)

Gunakan pencahayaan lembut

Jika ingin mencegah dapur terasa suram atau dingin, pencahayaan yang tepat adalah kuncinya. Pencahayaan yang lebih lembut, seperti lampu dinding atau lampu meja, dan tempat duduk yang santai, seperti bangku atau kursi santai, membantu menciptakan suasana yang lebih nyaman.

Gunakan palet warna hangat

Tren warna dapur bernuansa alami semakin populer di tahun 2026. Nuansa ini membangkitkan perasaan nyaman yang membuat dapur terasa mengundang, ditambah lagi warna-warna klasik ini tidak akan ketinggalan zaman.

"Warna memainkan peran besar. Warna hijau lembut dan biru muda menghadirkan rasa keseimbangan dan ketenangan pada ruangan dan sangat cocok untuk lemari. Nuansa ini menambahkan kehangatan tanpa membuat ruangan terasa sesak, menciptakan latar belakang yang santai untuk kehidupan sehari-hari," jelas Al Bruce, pendiri Olive & Barr, mengutip dari laman Ideal Home.

Lapisi dengan soft furnishing

Soft kitchen adalah tentang menciptakan lingkungan yang terasa seperti ruang tamu, itulah mengapa menumpuk banyak material lembut dan furniture tempat duduk sangat penting.

"Karpet adalah salah satu cara paling sederhana untuk menciptakan tampilan dapur yang lembut yang memadukan kenyamanan ruang tamu dan elemen praktis dapur. Karpet menambahkan nuansa santai ke ruangan yang sering didominasi oleh permukaan keras," ungkap Kirsty Barton, manajer pemasaran di Alternative Flooring, mengutip laman Ideal Home.

Gunakan material alami

Material alami adalah kunci untuk menjembatani dapur dan ruang tamu. Kayu, batu, linen, dan rotan menambah kehangatan dan tekstur, dan ketika digunakan pada lemari, furnitur, dan aksesori, membantu menciptakan lingkungan yang kohesif dan lebih santai yang mengaburkan batasan antar zona.

Itulah seluk beluk soft kitchen yang perlu kamu ketahui, tren yang membuat ruang dapur lebih santai dan nyaman ditempati. Tidak hanya untuk memasak, tetapi bisa diandalkan untuk berbagai kegiatan keluarga. Kamu tertarik dengan tren ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima

Related Articles

See More

Mengenal Soft Kitchen, Tren Dapur Nyaman dan Mutifungsi!

30 Mei 2026, 14:00 WIBLife