8 Tips agar Rumah Tua Nyaman Dihuni, Perlu Renovasi Sedikit

- Pastikan atap dan drainase aman untuk perlindungan rumah dari kebanjiran.
- Cat ulang bagian yang terkelupas atau berjamur setelah memastikan kekuatan dinding.
- Buka jendela pagi-sore, bersihkan setiap sudut, tanam tanaman berwarna-warni, optimalkan dekorasi vintage atau konsep tabrak rumah tua vs dekorasi kekinian, sering dipakai untuk ibadah dan kegiatan bersama.
Menghuni rumah milik sendiri, warisan, atau kontrakan merupakan anugerah. Setidaknya kamu punya lebih banyak kebebasan daripada hanya menempati sebuah kamar kos. Bahkan meski rumah yang ditempati tergolong tua.
Rumah sudah berumur puluhan tahun. Jika rumah diwariskan dari kakek dan nenek ke orangtuamu kemudian padamu bisa telah berusia lebih dari setengah abad. Rumah masih bergaya Belanda atau tradisional Indonesia.
Jangan minder melihat rumah orang lain yang baru dibangun dengan gaya kekinian. Rumah tua pun bisa nyaman ditempati cukup dengan melakukan sedikit renovasi, pembersihan menyeluruh, dan penataan ulang. Apa saja yang perlu dilakukan? Simak delapan tips agar rumah tua nyaman dihuni berikut ini.
1. Pastikan atap dan drainase aman

Dua hal ini paling utama untuk diperiksa di setiap rumah baik baru maupun lama. Fungsi utama rumah ialah memberikan perlindungan. Jika atap dan drainase rembes tentu rumah bisa kebanjiran. Tanda kerusakan mudah diketahui begitu musim hujan tiba. Bila terdapat kebocoran atau saluran air tersumbat segera panggil tukang.
2. Cat ulang jika banyak bagian terkelupas atau berjamur

Sebelum pengecatan ulang dilakukan tentu kekuatan dinding mesti dipastikan dulu. Gak ada retakan besar atau kemiringan yang membuatnya rawan ambruk. Bila terdapat retakan besar atau tembok sudah miring sebaiknya dibongkar sekalian.
Kemudian buat dinding baru. Namun, jika kekuatannya masih bagus dan masalah cuma pada cat, pengecatan ulang sudah cukup. Demikian pula apabila terdapat jamur yang menandakan ada rembesan air yang bikin tembok lembap. Bersihkan lalu gunakan cat pelindung.
3. Buka jendela pagi sampai sore

Rumah tua memerlukan sirkulasi udara yang baik biar gak terkesan pengap serta menyeramkan. Biarkan cahaya matahari leluasa masuk dari pagi hingga sore hari. Apabila jendelanya kecil-kecil dapat diperbesar. Demikian pula jendela yang terlalu sedikit dibandingkan luas ruangan bisa ditambah.
4. Bersihkan setiap sudut

Pembersihan rumah tua mungkin butuh tenaga ekstra. Apalagi jika rumah sempat kosong lama. Ini harus dilakukan dengan cermat. Jangan sampai ada bagian yang diabaikan walaupun itu hanya gudang.
Boleh jadi sudut tersebut malah menjadi sarang tikus atau ular. Perabot dengan debu melekat kuat barangkali gak cukup hanya dilap. Perabot juga mesti dicuci dengan teknik khusus supaya tidak rusak.
5. Tanam tanaman yang berwarna-warni agar asri

Tanaman akan memberikan nuansa kehidupan di rumah tua. Sekalipun kamu ada di dalam, ketiadaan tumbuh-tumbuhan akan membuatnya tampak sangat gersang. Seakan-akan rumah tidak berpenghuni.
Untuk warna tanaman juga diusahakan beragam. Jangan hanya hijau daun. Beri tanaman berbunga warna-warni atau berdaun merah, kuning, dan keputihan. Padukan juga jenis tanaman berbatang pendek, tanaman rambat, dan 1 atau 2 pohon yang agak besar.
6. Optimalkan dekorasi vintage

Rumah sudah tua karena usia dan desainnya. Mempercantiknya tidak terlalu sulit. Supaya kamu gak terlihat terpaksa menempatinya, optimalkan kesan vintage dengan dekorasi yang sesuai. Misal, alih-alih dirimu membeli kursi dengan dudukan empuk, pilih kursi kayu model lawas seperti dalam ilustrasi.
Taruh piringan hitam di sudut ruangan. Juga perapian ala rumah klasik di negara empat musim bila model bangunan sesuai. Jika gaya rumah tradisional Indonesia, anglo bisa ditempatkan di ruang tengah atau ruang tamu. Bukan hanya buat hiasan, melainkan dapat langsung digunakan untuk memanaskan kopi atau teh.
7. Atau justru konsep tabrak rumah tua vs dekorasi kekinian

Jika kamu gak nyaman dengan dekorasi vintage karena bikin rumah tua terasa menyeramkan, terapkan gaya beda. Gunakan perabot dengan model kekinian. Pilih sofa empuk dengan kain pelapis berwarna terang daripada kursi panjang kayu jati dengan ukiran.
Dekorasi yang tak sesuai usia rumah bisa membuatnya lebih hidup. Tadinya orang mungkin ragu untuk memasuki rumahmu. Sampai mereka kaget melihat bagian dalamnya yang keren dan Instagramable. Konsep dekorasi menabrak umur rumah juga dapat diterapkan sejak teras dengan pemilihan kursi serta meja teras yang mengikuti zaman.
8. Sering dipakai untuk ibadah dan kegiatan bersama

Rumah yang kerap dipakai untuk beribadah dan berdoa akan terasa lebih ringan. Baik ibadah bersama warga maupun sekadar keluarga sendiri. Jika kamu tinggal sendirian dapat bergantian memakai ruangan-ruangan yang ada untuk beribadah.
Kegiatan bersama lainnya guna menghidupkan suasana dan menghangatkan rumah, misalnya, arisan atau rapat RT. Bila teman ada keperluan denganmu, minta saja ia ke rumah daripada kalian janjian di tempat lain. Jangan justru dirimu malu dengan rumah tuamu sehingga seakan-akan melarang orang datang.
Di tengah pembangunan banyak perumahan baru yang keren, rumah tua tetap memiliki fungsi yang sama. Cukup terapkan tips agar rumah tua nyaman dihuni, kamu pun bisa memiliki tempat tinggal yang layak. Keuntungan dari rumah tua biasanya masih memakai kayu berkualitas tinggi yang sekarang jarang digunakan di perumahan baru. Ukuran bangunan serta tanahnya pun mungkin lebih besar. Tinggal dipoles saja.


















