Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Trik Biar Nggak Malas Cuci Baju supaya Cucian Nggak Menumpuk

6 Trik Biar Nggak Malas Cuci Baju supaya Cucian Nggak Menumpuk
Baju di keranjang (freepik.com/ freepik)
Intinya Sih
  • Artikel menyoroti kebiasaan malas mencuci yang sering muncul karena cucian dibiarkan menumpuk, serta pentingnya mengatur waktu dan pola agar aktivitas mencuci terasa ringan.
  • Ditekankan enam trik praktis seperti membuat jadwal rutin, memisahkan baju sejak awal, memilih detergen beraroma favorit, hingga mencuci saat jumlah pakaian masih sedikit.
  • Penggunaan mesin cuci secara efisien dengan fitur cepat dan timer membantu menghemat waktu, menjadikan kegiatan mencuci lebih mudah tanpa terasa membebani.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Cuci baju itu kelihatannya simpel, tapi sering jadi masalah kalau dibiarkan menumpuk. Pekerjaan yang awalnya hanya satu dua potong baju bisa tiba-tiba jadi satu keranjang penuh. Hal ini membentuk kebiasaan jadi malas tanpa sadar.

Semakin sering ditunda, untuk memulainya jadi terasa lebih berat. Padahal kalau dikerjakan sedikit demi sedikit, pekerjaan mencuci tidak akan terasa berat. Kuncinya ada di cara mengatur waktu dan kebiasaan. Kalau kamu sudah menemukan pola yang pas, mencuci baju bisa jadi aktivitas ringan yang tidak membuat stres.

1. Bikin jadwal mencuci yang jelas

Kalender bulan Januari dalam bingkai kayu diletakkan di atas meja putih bersama vas berisi tanaman kering dan kamera vintage.
Kalender samping tanaman (Freepik.com/ Freepik)

Buat jadwal mencuci baju yang santai tapi konsisten. Misalnya dua atau tiga kali seminggu. Dengan jadwal yang lebih fleksibel, kamu tidak perlu merasa tertekan karena bisa lebih santai. Hal ini penting agar cucian tidak menumpuk.

Begitu kamu sudah punya jadwal, kamu akan secara otomatis menganggapnya sebagai rutinitas biasa. Bukan tugas berat yang harus ditunda. Jadi, tidak ada lagi kebiasaan menunda yang berujung bisa membuat cucian jadi menumpuk.

2. Pisahkan baju dari awal

Keranjang anyaman berisi handuk putih dan kain bergaris diletakkan di atas meja kayu terang dengan latar dinding putih.
Baju di keranjang (freepik.com/ freepik)

Salah satu alasan kegiatan mencuci baju terasa ribet adalah karena proses memilah baju yang membuat lelah lebih dulu. Kalau semua baju dicampur jadi satu, kamu masih harus memilah lagi sebelum mencucinya.

Solusinya, pisahkan baju dari awal dengan memasukkan ke tiap kategori. Minimal berdasarkan warna. Kalau mau, kamu bisa menambahkan kategori agar semakin rapi. Dengan cara ini, kamu tidak perlu berpikir panjang saat sudah waktunya mencuci.

Tinggal ambil baju kotor dan langsung cuci. Cara ini membuat proses jadi lebih cepat, praktis, dan tidak membuat kamu lelah di awal.

3. Pilih detergen yang wanginya kamu suka

Seorang wanita duduk di sofa sambil memegang dan memperhatikan baju denim berwarna biru di ruang tamu yang rapi.
Orang melihat baju (freepik.com/ jcomp)

Pilih detergen dengan wangi yang kamu suka agar kegiatan mencuci jadi terasa lebih menyenangkan. Dengan begitu, hasil cucian akan jadi lebih harum dan membuat kamu jadi merasa senang. Hal ini penting karena berpengaruh ke mood.

Memilih detergen dengan aroma yang disukai membantu agar kamu tidak merasa malas saat mencuci. Selain itu, baju yang bersih juga bikin kamu lebih percaya diri saat akan dipakai.

4. Cuci baju saat masih sedikit

Beberapa pakaian berwarna netral tersusun di dalam keranjang anyaman rotan di ruangan dengan pencahayaan lembut.
Baju dalam keranjang pakaian (Pexels.com/ RDNE Stock project)

Mulai mencuci baju saat jumlahnya masih sedikit. Begitu sudah mulai, biasanya tanpa sadar kamu akan melanjutkannya. Ini menjadi trik sederhana tapi efektif agar kamu tidak merasa malas duluan.

Tujuan utamanya bukan langsung selesai, tapi mulai mencuci terlebih dulu. Dengan cara ini, kamu bisa mengurangi rasa malas yang sering membuat kamu jadi menunda.

5. Jangan menunggu cucian menumpuk

Keranjang anyaman berisi pakaian hangat berwarna netral diletakkan di atas bangku kayu di depan sofa kain berwarna krem.
Keranjang isi baju (freepik.com/ wirestock)

Kebiasaan menunggu cucian sampai penuh mungkin terlihat efisien, tapi sebenarnya membuat pekerjaan jadi terasa berat. Begitu cucian menumpuk, kamu akan melihat tugas yang melelahkan.

Cara yang cukup efektif adalah dengan mengubah cara berpikir. Jangan menunggu cucian menumpuk. Cuci sedikit tapi rutin agar tidak terasa melelahkan bahkan sebelum memulainya. Dengan jumlah sedikit, proses mencuci jadi lebih cepat dan tidak membutuhkan banyak tenaga.

Selain itu, kamu juga akan selalu punya stok baju bersih. Jadi tidak perlu khawatir kehabisan baju saat membutuhkannya. Cara ini membantu agar kamu tidak perlu merasa kelelahan.

6. Gunakan mesin cuci secara efisien

Mesin cuci berwarna putih di ruangan minimalis dengan gantungan pakaian, tangga kayu, dan keranjang anyaman di sekitarnya.
Mesin cuci (freepik.com/ freepik)

Mesin cuci bisa jadi alat bantu yang bikin pekerjaan jadi lebih gampang. Manfaatkan fitur seperti quick wash untuk mencuci atau timer supaya bisa kamu tinggal. Dengan begitu, kamu tidak perlu menunggu selama proses mencuci.

Kamu bisa sambil mengerjakan hal lain tanpa merasa terganggu. Cara ini membuat proses mencuci jadi jauh lebih efektif. Kalau penggunaan mesin cuci sudah dimaksimalkan, kamu tidak perlu lagi malas saat mencuci.

 

Itulah beberapa hal yang bisa kamu lakukan agar tidak malas mencuci saat pakaian sudah menumpuk. Dengan begitu, kegiatan mencuci tidak lagi secara memberatkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Related Articles

See More