Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Lifehack Merawat Kulkas Lama agar Tetap Berfungsi dengan Baik

5 Lifehack Merawat Kulkas Lama agar Tetap Berfungsi dengan Baik
ilustrasi membersihkan kulkas (pexels.com/RDNE Stock Project)
Intinya Sih
  • Artikel menekankan pentingnya perawatan rutin agar kulkas lama tetap berfungsi optimal dan hemat listrik tanpa perlu segera diganti dengan yang baru.
  • Dijelaskan lima langkah utama, mulai dari menjaga kebersihan, mengatur isi kulkas, merawat karet pintu, hingga membatasi durasi membuka pintu.
  • Penyesuaian suhu sesuai kebutuhan juga disarankan agar komponen kulkas tidak cepat rusak dan efisiensi energi tetap terjaga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kulkas lama seringkali dianggap sudah ketinggalan dan waktunya pensiun. Padahal jika dilakukan perawatan yang tepat, kulkas tersebut masih tetap bisa berfungsi optimal. Sudah tentu ini menjadi pertimbangan tersendiri sebelum menggantinya dengan yang baru.

Di satu sisi, mempertahankan kulkas lama yang masih berfungsi dengan baik juga termasuk penghematan. Daripada buru-buru membeli yang baru, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan agar kulkas lama tetap dingin, hemat listrik, dan tidak cepat rusak. Berikut ini 5 lifehack yang harus diketahui.

1. Rutin membersihkan bagian dalam dan luar kulkas

Kulkas berwarna putih terbuka di dapur modern dengan beberapa sayuran segar seperti tomat, paprika, selada, dan lobak di dalamnya.
ilustrasi kulkas (pexels.com/Max Vakhtbovych)

Kebersihan adalah kunci utama menjaga performa kulkas, terutama yang sudah berusia lama. Sisa makanan, tumpahan cairan, atau bahkan bunga es yang menumpuk bisa mengganggu sirkulasi udara dingin di dalamnya. Setidaknya, bersihkan kulkas setiap 1–2 minggu sekali.

Gunakan campuran air hangat dan sedikit baking soda untuk menghilangkan bau tidak sedap tanpa merusak material kulkas. Jangan lupa juga membersihkan bagian luar, terutama kisi-kisi belakang (kondensor). Karena debu yang menumpuk bisa membuat mesin bekerja lebih keras.

2. Atur isi kulkas agar tidak terlalu penuh

Sayuran dan buah segar seperti wortel, stroberi, jeruk, dan seledri tersusun rapi di dalam lemari es bersama botol jus.
ilustrasi menyimpan sayuran (pexels.com/Polina Tankilevitch)

Banyak orang berpikir semakin penuh kulkas, semakin efisien. Padahal, ini justru bisa menjadi masalah, apalagi untuk kulkas yang sudah tua. Kulkas membutuhkan ruang agar udara dingin bisa bersirkulasi dengan baik.

Jika terlalu penuh, suhu di dalam kulkas jadi tidak merata, sehingga beberapa bagian tidak cukup dingin. Akibatnya, makanan cepat basi dan kulkas harus bekerja lebih keras. Sisakan sedikit ruang di antara makanan atau minuman. Selain menjaga suhu tetap stabil, ini juga membantu memperpanjang usia kulkas.

3. Periksa dan rawat bagian karet pada pintu

Seorang wanita tersenyum sambil membuka pintu kulkas stainless steel dan mengambil wadah makanan di dapur rumah.
ilustrasi membuka kulkas (pexels.com/Kindel media)

Karet pintu kulkas sering dianggap sepele, padahal perannya sangat penting. Jika karet ini sudah longgar atau tidak rapat, udara dingin akan keluar dan udara hangat masuk. Ciri-cirinya biasanya kulkas terasa kurang dingin meskipun sudah diatur maksimal, atau kompresor bekerja terus-menerus tanpa jeda.

Ini bisa membuat kulkas cepat rusak dan boros listrik. Cara sederhana mengeceknya adalah dengan menyelipkan kertas di pintu kulkas. Jika kertas mudah ditarik saat pintu tertutup, berarti karet sudah tidak rapat. Bersihkan karet secara rutin, dan jika sudah terlalu aus, pertimbangkan untuk menggantinya.

4. Jangan sering membuka tutup pintu terlalu lama

Seorang wanita berambut panjang mengenakan piyama merah memegang alpukat sambil membuka kulkas berisi berbagai bahan makanan.
Ilustrasi isi kulkas (freepik.com)

Kebiasaan membuka kulkas terlalu lama bisa berdampak besar, terutama untuk kulkas lama. Setiap kali pintu dibuka, udara dingin keluar dan suhu di dalam naik. Kompresor pun harus bekerja ekstra untuk menurunkan suhu kembali.

Jika ini sering terjadi, mesin bisa cepat panas dan usia kulkas jadi lebih pendek. Biasakan untuk mengambil barang dengan cepat dan tidak terlalu lama membiarkan pintu terbuka. Selain menjaga suhu tetap stabil, ini juga membantu menghemat listrik.

5. Atur suhu sesuai kebutuhan, bukan maksimal terus

Seorang perempuan membuka pintu kulkas dan mengambil makanan dari dalamnya di dapur rumah dengan pencahayaan alami.
ilustrasi membuka kulkas (pexels.com/Kevin Malik)

Banyak orang mengira semakin dingin suhu kulkas, semakin baik. Padahal, mengatur suhu ke level maksimal terus-menerus justru bisa mempercepat kerusakan, terutama pada kulkas lama. Gunakan pengaturan suhu sedang yang cukup untuk menjaga makanan tetap segar.

Biasanya, posisi tengah sudah ideal untuk penggunaan sehari-hari. Jika kulkas terlalu dingin, selain boros listrik, komponen di dalamnya juga lebih cepat aus. Sesuaikan suhu dengan isi kulkas dan kebutuhan. Misalnya, jika tidak terlalu penuh, tidak perlu menggunakan suhu paling rendah.

Merawat kulkas lama sebenarnya tidak sulit, hanya butuh konsistensi dan perhatian pada hal-hal kecil. Daripada mengeluarkan biaya besar untuk membeli yang baru, menerapkan lifehack sederhana ini bisa jadi solusi hemat sekaligus efektif. Kulkas mungkin sudah tua, tapi dengan perawatan yang tepat, performanya tetap bisa diandalkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Related Articles

See More