Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

10 Perlengkapan Haji Wanita yang Sering Terlupakan, Fix Harus Bawa!

10 Perlengkapan Haji Wanita yang Sering Terlupakan, Fix Harus Bawa!
ilustrasi perlengkapan haji wanita yang sering terlupakan (pexels.com/Goran Mustafa)
Intinya Sih
  • Artikel menyoroti pentingnya mempersiapkan perlengkapan kecil bagi jamaah haji wanita agar ibadah berjalan nyaman dan lancar tanpa gangguan di Tanah Suci.
  • Disebutkan sepuluh barang esensial seperti pantyliner, botol semprotan air, gunting kecil, kaos kaki jempol cadangan, hingga sabun non-parfum yang sering terlupakan namun sangat dibutuhkan.
  • Penulis menekankan bahwa perhatian pada detail perlengkapan pribadi membantu menjaga kebersihan, kenyamanan, serta kekhusyukan selama menjalani seluruh rangkaian ibadah haji.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Momen keberangkatan ke Tanah Suci pasti bikin deg-degan sekaligus happy sampai kadang fokus kamu terpecah. Saking semangatnya, kamu mungkin cuma fokus sama barang besar dan malah melewatkan perlengkapan haji wanita yang sering terlupakan karena dianggap sepele. Padahal, detail kecil inilah yang bakal menentukan kenyamanan kamu selama menjalani rangkaian ibadah di sana nanti.

Bayangkan kalau kamu lagi di tengah ribuan jamaah tapi baru sadar ada barang krusial yang gak terbawa dari rumah. Rasanya pasti panik dan bakal ganggu kekhusyukan ibadah kamu yang cuma sekali seumur hidup ini. Makanya, pastikan kamu cek daftar ini pelan-pelan supaya gak ada drama ketinggalan barang pas sudah sampai di Makkah atau Madinah.


1. Pantyliner dalam jumlah yang banyak

Beberapa pantyliner berwarna putih dalam kemasan tergeletak di atas permukaan berwarna merah muda lembut.
ilustrasi pantyliner (pexels.com/ www.kaboompics.com)

Masalah kebersihan di area kewanitaan sering kali terabaikan saat kamu sibuk berpindah dari satu lokasi ibadah ke lokasi lain. Solusinya, jangan lupa menyelipkan pantyliner dalam jumlah banyak di tas kecil yang selalu kamu bawa setiap hari. Dengan memakai ini, kamu gak perlu merasa risi atau bolak-balik ganti pakaian dalam saat jadwal ibadah sedang sangat padat. Ibadah jadi terasa lebih segar dan kamu bisa tetap fokus tanpa gangguan rasa gak nyaman sepanjang hari.

2. Botol semprotan air berukuran kecil

Seseorang dengan handuk di kepala menyemprotkan setting spray ke wajah di depan cermin dengan pencahayaan hangat.
ilustrasi menggunakan setting spray (pexels.com/cottonbro studio)

Cuaca di Arab Saudi yang sangat panas sering kali bikin kulit wajah terasa perih dan kering banget secara tiba-tiba. Kamu wajib membawa botol spray kecil yang bisa diisi air zam-zam atau air mineral biasa untuk membasahi wajah. Semprotan ini gak cuma mendinginkan suhu tubuh, tapi juga bisa membantu kamu saat butuh wudu darurat di perjalanan. Kulit tetap terhidrasi, rasa kantuk hilang, dan kamu siap melanjutkan aktivitas ibadah dengan lebih semangat.

3. Gunting kecil untuk prosesi tahallul

Dua gunting kecil berwarna emas dengan desain ukiran halus diletakkan di atas permukaan berwarna krem polos.
ilustrasi gunting kecil (pexels.com/www.kaboompics.com)

Sering kali jamaah wanita bingung mencari pinjaman gunting saat harus memotong rambut setelah menyelesaikan rangkaian umrah atau haji. Bawa gunting kecil sendiri yang aman supaya kamu gak perlu antre lama atau merepotkan jamaah lain yang juga sedang sibuk. Pastikan gunting ini disimpan di dalam bagasi pesawat, bukan di tas kabin, agar gak terkena sita pihak bandara, ya. Membawa peralatan sendiri bikin proses ibadah kamu jadi jauh lebih efisien dan mandiri tanpa bergantung pada orang lain

4. Kaos kaki jempol cadangan

Seseorang melipat dan menyusun kaus kaki serta pakaian dalam berwarna netral ke dalam kotak penyimpanan kain berwarna putih.
ilustrasi menyimpan kaos kaki (freepix.com/Freepix)

Berjalan kaki dalam jarak jauh setiap hari bisa membuat kaos kaki kamu cepat kotor, basah karena keringat, atau bahkan berlubang. Solusinya adalah membawa kaos kaki model jempol dalam jumlah lebih agar kamu bisa berganti sesering mungkin demi menjaga kebersihan. Kaos kaki yang bersih bakal melindungi kaki kamu dari lecet dan bakteri yang ada di lantai masjid atau jalanan. Kaki yang nyaman jadi kunci agar kamu gak cepat lelah saat harus tawaf atau sai berkali-kali.

5. Kantong khusus untuk menyimpan sandal

Dua pasang sandal berwarna putih dan hitam serta dua tas kain diletakkan di atas pasir pantai dengan jejak kaki di sekitarnya.
ilustrasi tas sandal (pexels.com/Cristiano Junior)

Banyak kejadian jamaah kehilangan sandal karena lupa menaruhnya atau tertukar saat keluar dari pintu masjid yang berbeda. Kamu butuh kantong kain atau tas serut kecil untuk selalu membawa sandal masuk ke dalam masjid dan meletakkannya di dekatmu. Cara ini jauh lebih aman daripada meninggalkan sandal di rak luar yang sangat padat oleh ribuan sandal lainnya. Dengan sandal yang selalu ada di genggaman, kamu gak perlu khawatir harus pulang ke hotel dengan kaki telanjang yang panas.

6. Pelembap bibir tanpa aroma

Seorang wanita mengoleskan lip balm pada bibirnya dengan lembut menggunakan stik lip balm berwarna putih.
ilustrasi memakai lip balm (pexels.com/Burst)

Udara kering di Tanah Suci bisa bikin bibir kamu pecah-pecah sampai berdarah jika gak segera diberikan perlindungan ekstra. Bawalah lip balm yang gak mengandung pewangi atau alkohol agar tetap sesuai dengan aturan saat sedang dalam keadaan ihram. Mengoleskan pelembap ini secara rutin bakal menjaga bibir kamu tetap sehat dan bebas dari rasa perih yang mengganggu. Bibir yang sehat bikin kamu lebih nyaman saat membaca doa atau berzikir dalam waktu yang lama.

7. Kantong kain untuk batu kerikil

Seseorang menutup kantong plastik ziplock transparan di atas meja kayu dengan kedua tangan, mengenakan jam tangan dan cincin.
ilustrasi plastik ziplock (pexels.com/www.kaboompics.com)

Saat akan melakukan prosesi lempar jumrah, banyak jamaah yang bingung mencari wadah untuk mengumpulkan batu-batu kecil di Muzdalifah. Kamu sebaiknya sudah menyiapkan kantong kain kecil atau kantong plastik ziplock khusus agar batu-batu tersebut gak berhamburan di dalam tas. Wadah yang rapi memudahkan kamu menghitung jumlah batu yang dibutuhkan tanpa ada yang hilang terselip di sela-sela barang lain. Persiapan kecil ini bakal sangat menolong kamu saat kondisi lapangan sedang sangat ramai dan padat, lho.

8. Pembalut kain atau cadangan darurat

Dua tampon dan satu pembalut wanita diletakkan di atas nampan kayu berwarna cokelat dengan latar belakang terang.
ilustrasi pembalut wanita (pexels.com/Karolina Grabowska)

Meskipun kamu sudah berkonsultasi dengan dokter soal siklus bulanan, perubahan hormon karena kelelahan terkadang bikin jadwal menstruasi jadi gak teratur. Membawa pembalut cadangan atau pembalut kain jadi langkah antisipasi paling cerdas agar kamu gak panik kalau tiba-tiba "tamu" datang. Kamu gak perlu repot mencari toko di tengah jadwal ibadah yang sangat padat dan menguras banyak tenaga.

9. Botol minum yang bisa dikalungkan

Seseorang memegang botol air re-usable berwarna putih di atas kapal dengan latar belakang laut yang tenang dan sinar matahari.
ilustrasi botol air re-usable (unsplash.com/Bluewater Swede)

Menjaga tubuh agar gak dehidrasi adalah kewajiban utama saat beribadah di tengah cuaca ekstrem yang bisa mencapai suhu sangat tinggi. Gunakan botol minum yang memiliki tali panjang agar bisa dikalungkan sehingga tangan kamu tetap bebas untuk memegang buku doa. Dengan botol yang selalu menempel di tubuh, kamu bakal lebih sering minum tanpa harus repot membongkar isi tas. Tubuh yang terhidrasi dengan baik bakal menjaga stamina kamu tetap stabil sampai seluruh rangkaian haji selesai.

10. Sabun dan sampo tanpa parfum

Dua botol sampo dan kondisioner argan oil diletakkan di keranjang rotan dengan hiasan daun hijau di atas kain putih.
ilustrasi sampo (pexels.com/Frecelynne Roman)

Perlu diingat bahwa saat sedang berihram, kamu dilarang menggunakan produk perawatan tubuh yang mengandung wewangian atau parfum menyengat. Siapkan sabun, sampo, dan lotion khusus yang non-perfumed jauh-jauh hari sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Produk-produk ini biasanya memang dibuat khusus untuk kebutuhan jamaah haji agar ibadahnya tetap sah dan sesuai syariat. Kamu bisa mandi dengan tenang tanpa takut melanggar larangan ihram sambil tetap menjaga kebersihan tubuh dengan maksimal.

Mempersiapkan perlengkapan haji wanita yang sering terlupakan memang butuh ketelitian ekstra supaya ibadah makin tenang. Semoga perjalanan spiritual kamu lancar, sehat, dan pulang membawa predikat haji mabrur yang penuh berkah. Semangat buat kamu yang sedang berjuang menyempurnakan rukun Islam kelima ini, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Related Articles

See More