Berdamai dengan diri sendiri bukan proses yang instan. Ia sering muncul setelah lelah berjuang, setelah kecewa pada harapan, atau ketika hidup tidak berjalan sesuai rencana. Pada fase ini, banyak orang tidak membutuhkan nasihat keras atau motivasi berlebihan, melainkan pengertian dan keheningan yang jujur.
Buku-buku dari penulis Korea dan Jepang dikenal mampu menawarkan ketenangan semacam itu. Dengan bahasa yang sederhana, reflektif, dan penuh empati, bacaan-bacaan berikut membantu pembaca menurunkan ekspektasi terhadap diri sendiri dan menerima hidup apa adanya, tanpa merasa gagal sebagai manusia.
Berikut 5 buku Korea dan Jepang yang membantu berdamai dengan diri sendiri.
