Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Rekomendasi Japanese Cozy Fiction untuk Akhir Pekan

5 Rekomendasi Japanese Cozy Fiction untuk Akhir Pekan
ilustrasi orang membaca buku (pexels.com/Cristian Benavides)
Intinya Sih
  • Japanese cozy fiction direkomendasikan sebagai bacaan akhir pekan karena menghadirkan alur santai, suasana hangat, dan cerita sederhana yang bermakna.
  • Days at the Morisaki Bookshop, Hari Ini Aku Datang Kembali ke Toko Buku Kobayashi, serta The Cat Who Saved Books mengangkat pemulihan diri melalui dunia buku.
  • What You Are Looking For Is in the Library dan The Kamogawa Food Detectives menyoroti peran buku serta makanan dalam membangkitkan semangat dan kenangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Setelah seminggu berkutat dengan pekerjaan yang seperti gak ada habisnya, akhir pekan jadi momen paling pas untuk mengistirahatkan pikiran. Nah, salah satu cara sederhana tapi ampuh untuk recharge energi adalah dengan membaca.

Ada banyak lho rekomendasi buku bacaan ringan yang gak bikin pusing atau menambah pikiran, termasuk untuk subgenre Japanese cozy fiction. Novel-novel ala Jepang ini terkenal dengan alurnya yang santai, suasananya yang hangat, dan kisah-kisahnya yang sederhana tapi tetap bermakna. Penasaran apa saja judul bukunya? Berikut 5 rekomendasi Japanese cozy fiction yang bisa menenangkan pikiranmu di akhir pekan!

1. Days at the Morisaki Bookshop karya Satoshi Yagisawa

cover buku Days at the Morisaki Bookshop karya Satoshi Yagisawa
cover buku Days at the Morisaki Bookshop karya Satoshi Yagisawa (www.amazon.com)

Novel Jepang ini menyajikan cerita yang hangat dan menyentuh. Halamannya pun gak begitu banyak, hanya terdiri dari 144 halaman yang bisa kamu baca seharian di akhir pekan. Days at the Morisaki Bookshop berkisah tentang Takako, seorang perempuan muda, yang tengah ada di titik terendah dalam hidupnya.

Takako menerima tawaran sang paman untuk tinggal di lantai atas Morisaki Bookshop. Morisaki Bookshop sendiri adalah toko buku milik pamannya. Bagi Takako, toko buku itu hanyalah tempat singgah. Namun, perlahan, buku-buku dan percakapan dengan pelanggan toko buku itu mampu menyembuhkan hati Takako. Kisah yang disajikan Satoshi Yagisawa memang terkesan sederhana, tetapi punya makna yang luar biasa. Kisah sederhana ini justru dapat menghadirkan ketenangan dan kehangatan bagi para pembacanya.

2. Hari Ini Aku Datang Kembali ke Toko Buku Kobayashi karya Tetsuya Kawakami

cover buku Hari Ini Aku Datang Kembali ke Toko Buku Kobayashi karya Tetsuya Kawakami
cover buku Hari Ini Aku Datang Kembali ke Toko Buku Kobayashi karya Tetsuya Kawakami (www.gramedia.com)

Latar novel ini sama dengan novel sebelumnya, yakni toko buku. Terjemahan novel ini diterbitkan oleh Gramedia Widiasarana Indonesia dengan tebal 187 halaman. Novel karya Tetsuka Kawakami ini bercerita tentang Oomori Rika yang merupakan seorang karyawan baru yang bekerja di perusahaan distribusi. Perusahaan itu menghubungkan toko buku dengan penerbit.

Tentunya, menjadi karyawan baru punya tantangan tersendiri, begitu pula yang dialami Rika. Sampai ia bertemu dengan Yumiko Kobayashi, pemilik Toko Buku Kobayashi. Setiap berkunjung ke toko buku itu dan bertemu Yumiko, Rika selalu merasa senang dan antusias. Lewat obrolan-obrolan sederhana, Rika pun menemukan kembali semangatnya. Buat kamu yang merasa jenuh dan lelah karena tekanan hidup, buku ini bisa menjadi penawar yang cocok.

3. The Cat Who Saved Books karya Sosuke Natsukawa

cover buku The Cat Who Saved Books karya Sosuke Natsukawa
cover buku The Cat Who Saved Books karya Sosuke Natsukawa (www.amazon.com)

Judulnya menarik, bukan. Bagaimana seorang kucing menyelamatkan buku-buku? Novel ini memang menyajikan cerita yang unik, sederhana, ringan, tetapi berkesan. Terjemahan buku ini diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama tahun 2024 dengan tebal 200 halaman. The Cat Who Saved Books bercerita tentang Rintaro Natsuki, pemilik toko buku bekas warisan kakeknya, yang bertemu dengan seekor kucing bernama Tiger.

Mereka berdua punya tugas menyelamatkan buku-buku yang kesepian dan gak dipedulikan. Buku-buku itu harus dibebaskan dari pemilik yang gak menghargainya. Ada banyak pelajaran yang bisa diambil dari petualangan dan perjalanan Rintaro dan Tiger menyelamatkan buku-buku. Alur cerita dalam novel ini mengalir, pas untuk kamu yang butuh bacaan ringan sekaligus menyentuh di akhir pekan.

4. What You Are Looking For Is in the Library karya Michiko Aoyama

cover buku What You Are Looking For Is in the Library karya Michiko Aoyama
cover buku What You Are Looking For Is in the Library karya Michiko Aoyama (www.amazon.com)

Katanya, membaca buku ini seperti mendapat surat cinta untuk orang-orang pencinta buku. Cerita yang disajikan dalam buku ini ringan dan menghangatkan. What You Are Looking For Is in the Library terdiri dari lima cerita berbeda dengan kesamaan yakni tokohnya pergi ke perpustakaan. Di perpustakaan komunitas tersebut, setiap tokoh akan bertemu dengan Sayuri Komachi (pustakawan).

Komachi akan memberikan referensi buku yang diminta setiap pelanggannya sekaligus memberikan bonus menarik. Lewat buku ini, kamu mungkin akan terkesima dengan tugas seorang pustakawan dan bagaimana sebuah buku bisa mengubah seseorang. Buku ini cocok deh dibaca di akhir pekan untuk menyegarkan pikiranmu, pun memberimu dorongan semangat baru.

5. The Kamogawa Food Detectives karya Hisashi Kashiwai

cover buku The Kamogawa Food Detectives karya Hisashi Kashiwai
cover buku The Kamogawa Food Detectives karya Hisashi Kashiwai (www.amazon.com)

Rekomendasi japanese cozy fiction terakhir adalah buku karya Hisashi Kashiwai berjudul The Kamogawa Food Detectives. Buku ini bercerita tentang dua pemilik Kedai Kamogawa, Nagare dan Koishi Kamogawa yang memiliki pekerjaan sampingan sebagai detektif makanan. Usaha Detektif Makanan Kamogawa itu mereka iklankan dan menarik banyak pelanggan.

Di usaha Detektif Makanan Kamogawa, tugas mereka adalah membantu para klien mencari resep masa lalu yang hilang untuk bisa memulihkan kenangan mereka. Buku ini menghadirkan suasana yang hangat dan menenangkan. Kamu diajak untuk merasakan bagaimana setiap hidangan menyimpan cerita emosional yang bermakna. Buku ini cocok deh untuk menemani waktu bersantai kamu di akhir pekan.

Cerita-cerita tersebut gak hanya menawarkan kisah yang ringan, ya, tapi juga kehangatan yang bisa bikin pikiranmu tenang. Jadi, mana yang akan kamu baca lebih dulu weekend ini? Ketika membacanya, jangan lupa juga untuk menyiapkan comfort food atau comfort drink favorit kamu, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More