ilustrasi beasiswa LPDP (pixabay.com/Mohamed_hassan)
Setelah menentukan universitas tujuan, pelamar perlu menyiapkan sejumlah dokumen untuk proses pendaftaran. Seluruh dokumen yang diserahkan harus menggunakan bahasa Inggris. Dokumen yang dibutuhkan meliputi:
Transkrip akademik asli atau salinan yang telah dilegalisasi. Pelamar S2 perlu menyerahkan transkrip S1, sedangkan pelamar PhD wajib menyertakan transkrip S1 dan S2.
Ijazah atau sertifikat kelulusan asli maupun salinan yang telah dilegalisasi dari setiap jenjang pendidikan yang telah diselesaikan.
Surat keterangan kerja (certificate of employment)
Formulir rekomendasi yang telah diisi oleh pembimbing akademik dan pemberi kerja.
Deskripsi singkat mengenai rencana penelitian untuk tesis atau disertasi. Topik penelitian harus berkaitan dengan transformasi berkelanjutan sistem pertanian melalui inovasi di Asia Tenggara.
Sertifikat kesehatan dari dokter yang menyatakan pelamar berada dalam kondisi kesehatan yang baik dan mampu menjalani studi pascasarjana.
Bukti kemampuan bahasa Inggris berupa IELTS minimal 6.0 atau TOEFL iBT minimal 75. Hasil tes yang digunakan diutamakan berasal dari tes yang diambil dalam dua tahun sebelum pendaftaran.
Rencana penelitian juga perlu diarahkan pada salah satu fokus yang ditetapkan SEARCA. Seperti peningkatan pendapatan petani, ketahanan pangan dan nutrisi, ketahanan sistem pertanian terhadap perubahan iklim, serta pemberdayaan petani dan pemangku kepentingan di sektor pertanian.
Dengan demikian, sebelum mendaftar, calon peserta perlu memastikan universitas dan program studi yang dipilih sesuai dengan bidang yang menjadi fokus SEARCA. Sekaligus menyiapkan seluruh dokumen persyaratan dalam bahasa Inggris.