Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Buku Favorit Lily James yang Bisa Mengubah Cara Pandangmu
Lily James di Swiped (dok. 20th Century Studio/Swiped)
  • Lily James membagikan lima buku favoritnya yang mencerminkan kecintaannya pada karya sastra penuh emosi dan refleksi kehidupan, dari novel klasik hingga modern.
  • Setiap buku pilihan, seperti karya Jean Rhys, Tolstoy, Hemingway, McBride, dan Steinbeck, menyoroti tema kesepian, cinta, perjuangan hidup, serta pencarian makna manusia.
  • Daftar bacaan ini menunjukkan bagaimana literatur dapat mengubah cara pandang pembaca terhadap kehidupan melalui kisah-kisah yang jujur dan menyentuh hati.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bagi banyak orang, buku bukan hanya hiburan, tetapi juga jendela untuk melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda. Tak heran jika para aktor ternama sering memiliki daftar bacaan favorit yang meninggalkan kesan mendalam dalam hidup. Salah satunya adalah Lily James, aktris yang dikenal lewat berbagai film dan serial populer seperti Downton Abbey dan Cinderella.

Pilihan buku favorit Lily James menunjukkan kecintaannya pada karya-karya yang kaya emosi. Dari novel klasik hingga karya sastra modern, buku-buku ini menawarkan pengalaman membaca yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mampu mengubah cara pembaca memandang kehidupan itu sendiri. Kira-kira novel apa saja, ya?

1. Good Morning, Midnight – Jean Rhys

Good Morning, Midnight (goodreads.com)

Novel ini mengikuti kisah Sasha Jansen, seorang perempuan yang kembali ke Paris sambil membawa beban masa lalu yang penuh kehilangan dan kekecewaan. Di tengah kesepian dan pergulatan batinnya, Sasha berusaha menemukan makna hidup sekaligus menghadapi kenangan yang terus menghantuinya. Jean Rhys menulis kisah ini dengan gaya yang puitis sekaligus menyayat hati.

Lily James menyebut Jean Rhys sebagai salah satu penulis favoritnya karena kemampuannya menggambarkan tragedi manusia dengan sangat jujur. Buku ini tidak menawarkan jawaban mudah atau akhir yang manis, tetapi justru memperlihatkan sisi rapuh manusia yang sering disembunyikan. Membacanya bisa membuat seseorang lebih memahami kesepian.

2. The Lesser Bohemians – Eimear McBride

The Lesser Bohemians (

Berlatar London pada pertengahan 1990-an, novel ini bercerita tentang seorang mahasiswi sekolah drama yang jatuh cinta pada seorang aktor yang lebih tua darinya. Hubungan mereka berkembang penuh gairah, tetapi juga dibayangi oleh trauma dan rahasia yang perlahan terungkap. Gaya penulisan Eimear McBride yang unik membuat pembaca seolah masuk langsung ke dalam pikiran sang tokoh utama.

Lily James merasa dekat dengan novel ini karena ia juga pernah menjalani kehidupan sebagai mahasiswa sekolah drama. Menurutnya, kisah cinta pertama yang digambarkan dalam buku ini terasa sangat nyata, penuh kekacauan emosi dan kerinduan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.

3. War and Peace – Leo Tolstoy

War and Peace (goodreads.com)

Dianggap sebagai salah satu novel terbesar sepanjang masa, War and Peace membawa pembaca ke Rusia pada masa invasi Napoleon. Melalui berbagai karakter dari latar belakang yang berbeda, Leo Tolstoy menggambarkan bagaimana perang memengaruhi kehidupan pribadi, keluarga, persahabatan, dan hubungan romantis. Meski tebal dan kompleks, novel ini dipenuhi kisah-kisah yang sangat manusiawi.

Lily James sangat menyukai buku ini karena setiap karakternya terasa hidup dan memiliki cerita memikat. Ia juga pernah memerankan Natasha Rostova dalam adaptasi televisi novel tersebut. Menurutnya, buku ini memiliki sesuatu untuk semua orang, mulai dari kisah cinta pertama, patah hati, konflik keluarga, hingga perjuangan menemukan tujuan hidup.

4. The Old Man and the Sea – Ernest Hemingway

The Old Man and the Sea (simonandschuster.com)

Karya klasik Ernest Hemingway ini mengisahkan Santiago, seorang nelayan tua yang berjuang menangkap ikan marlin raksasa di perairan Kuba. Apa yang tampak sebagai cerita sederhana perlahan berubah menjadi refleksi mendalam tentang kegigihan, harapan, dan hubungan manusia dengan alam. Dengan gaya bahasa ringkas, Hemingway berhasil menyampaikan emosi sangat kuat.

Lily James mengaku bisa membaca buku ini berulang kali tanpa merasa bosan. Baginya, kisah Santiago menyimpan harapan yang tak pernah padam, bahkan ketika segala sesuatu tampak mustahil. Novel pendek ini mengingatkan pembaca bahwa kemenangan sejati tidak selalu diukur dari hasil akhir, melainkan dari keberanian untuk terus berjuang meski peluang keberhasilan sangat kecil.

5. East of Eden – John Steinbeck

East of Eden (

Sering dianggap sebagai mahakarya John Steinbeck, East of Eden adalah saga keluarga yang membentang selama beberapa generasi. Novel ini mengeksplorasi pertarungan antara kebaikan serta kejahatan dalam diri manusia. Dengan karakter kompleks dan alur yang kaya, buku ini mampu membuat pembaca benar-benar terikat secara emosional.

Lily James mengatakan bahwa setiap kali ia meletakkan buku ini, ia merindukan para karakternya. Salah satu favoritnya adalah Samuel Hamilton, sosok yang bijaksana dan penuh kehangatan. Kekuatan terbesar novel ini terletak pada kemampuannya menggambarkan manusia apa adanya dengan segala kekurangan, kesalahan, dan harapan mereka.

Pilihan buku favorit Lily James menunjukkan bahwa karya sastra terbaik adalah yang mampu membuat pembaca merasakan emosi yang mendalam sekaligus melihat kehidupan dari perspektif baru. Dari daftar tersebut, buku mana yang paling membuatmu penasaran untuk segera dibaca?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article