Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Cara Hadapi Hari yang Berantakan dengan Mindfulness, Lebih Tenang!

4 min read
5 Cara Hadapi Hari yang Berantakan dengan Mindfulness, Lebih Tenang!
ilustrasi seorang perempuan yang sedang menikmati kopi (magnific.com/senivpetro)
Share Article

Dalam hidup ada hari-hari tertentu yang terasa berjalan tak sesuai rencana. Pekerjaan menumpuk, jadwal berubah mendadak, tubuh terasa lelah, atau ada kejadian kecil yang membuat suasana hati ikut berantakan. Ketika semuanya datang bersamaan, rasanya mudah untuk ikut terbawa emosi dan merasa bahwa seluruh hari sudah gagal.

Mindfulness tak selalu berarti membuat keadaan menjadi tenang atau menyelesaikan semua masalah yang muncul. Justru, mindfulness mengajak kamu untuk menyadari apa yang sedang terjadi tanpa langsung menghakimi keadaan. Dengan begitu, kamu bisa menghadapi hari yang berantakan dengan sedikit lebih tenang dan memberikan ruang bagi diri sendiri untuk menentukan langkah berikutnya. Nah, berikut lima cara hadapi hari yang berantakan dengan mindfulness. Keep scrolling!

  1. 1. Akui bahwa harimu memang sedang berantakan

    Ilustrasi perempuan berambut panjang duduk sambil memegang kepala dengan ekspresi murung saat sedang bad mood.
    ilustrasi perempuan yang sedang bad mood (freepik.com/drazenzigic)

    Ketika sesuatu gak berjalan sesuai rencana, kamu mungkin tergoda untuk berpura-pura baik-baik saja. Padahal, menolak kenyataan bahwa kamu sedang lelah, kecewa, atau kewalahan justru bisa membuat perasaan tersebut semakin berat. Langkah pertama dalam mindfulness adalah menyadari keadaan tanpa harus langsung memperbaikinya.

    Cobalah mengatakan kepada diri sendiri bahwa hari ini memang terasa sulit. Kamu tak perlu memaksa diri untuk selalu positif atau mencari hikmah dari setiap kejadian. Dengan mengakui apa yang sedang kamu alami, kamu memberikan kesempatan kepada diri sendiri untuk menghadapi situasi berdasarkan kenyataan, bukan berdasarkan tuntutan bahwa semuanya harus baik-baik saja.

  2. 2. Kembali pada hal yang sedang terjadi

    Ilustrasi seorang perempuan yang fokus bekerja dengan ekspresi serius dalam suasana kerja yang profesional.
    ilustrasi seorang perempuan fokus bekerja (freepik.com/zynkevych)

    Saat hari terasa kacau, pikiran biasanya ikut melompat ke berbagai arah. Kamu mungkin memikirkan kesalahan yang terjadi beberapa jam lalu sambil membayangkan masalah lain yang mungkin muncul nanti. Akibatnya, satu kejadian bisa terasa jauh lebih besar karena bercampur dengan banyak kekhawatiran sekaligus.

    Cobalah kembali memperhatikan apa yang sedang terjadi saat ini. Fokus pada satu hal yang memang perlu kamu hadapi sekarang, lalu biarkan persoalan lain menunggu gilirannya. Kalau hal yang membuatmu tertekan adalah pekerjaan, maka fokuslah menyelesaikan pekerjaanmu yang ada di depan mata. Kamu gak harus menyelesaikan seluruh masalah dalam satu waktu karena memecah perhatian justru bisa membuat pikiran semakin penuh.

  3. 3. Beri jeda sebelum mengambil keputusan

    Ilustrasi perempuan berambut panjang duduk bersila sambil melakukan latihan pernapasan dengan mata terpejam.
    ilustrasi seorang cewek sedang latihan pernapasan (freepik.com/yanalya)

    Hari yang buruk bisa membuat emosi berada pada titik yang lebih tinggi dari biasanya. Dalam kondisi seperti ini, kamu mungkin lebih mudah membalas pesan dengan terburu-buru, mengambil keputusan secara impulsif, atau mengatakan sesuatu yang sebenarnya gak ingin kamu ucapkan. Memberikan jeda bisa membantu kamu menyadari bahwa emosi yang kuat gak selalu membutuhkan tindakan langsung.

    Ketika merasa mulai kewalahan, berhentilah sejenak dan tarik napas perlahan. Perhatikan apa yang sedang kamu rasakan tanpa harus langsung mencari solusi. Setelah emosi sedikit mereda, kamu bisa kembali menentukan apakah sesuatu memang perlu ditindaklanjuti sekarang atau sebenarnya masih bisa menunggu.

  4. 4. Sederhanakan target untuk hari itu

    Ilustrasi pekerja duduk di depan laptop dengan tumpukan dokumen dan banyak tugas yang menggambarkan beban kerja berlebih.
    ilustrasi terlalu banyak pekerjaan (magnific.com/wayhomestudio)

    Ketika rencana berantakan, kamu mungkin justru berusaha mengejar semuanya sekaligus agar hari tersebut kembali sesuai target. Namun, memaksakan terlalu banyak hal ketika energi sudah terkuras bisa membuat keadaan semakin melelahkan. Mindfulness mengajak kamu memperhatikan kondisi saat ini, termasuk batas kemampuan yang sedang dimiliki.

    Coba tentukan satu atau dua hal yang benar-benar penting untuk diselesaikan. Sisanya bisa ditunda jika memang memungkinkan. Hari yang berantakan gak harus berubah menjadi hari yang produktif luar biasa agar dianggap berhasil, karena terkadang menyelesaikan satu hal penting dan memberikan waktu untuk beristirahat juga sudah cukup.

  5. 5. Tutup hari tanpa terus menghakimi diri sendiri

    Ilustrasi konsep mindfulness yang menggambarkan praktik kesadaran penuh untuk membantu menenangkan pikiran sehari-hari.
    ilustrasi mindfulness (magnific.com/benzoix)

    Setelah melewati hari yang sulit, kamu mungkin menghabiskan malam dengan mengulang berbagai kejadian di kepala. Kamu memikirkan apa yang seharusnya dilakukan, kesalahan yang dibuat, atau hal-hal yang gak berjalan sesuai rencana. Refleksi memang bisa membantu, tetapi terus menyalahkan diri sendiri gak akan mengubah apa yang sudah terjadi.

    Sebelum tidur, coba lihat kembali harimu dengan lebih lembut. Tanyakan apa yang bisa dipelajari, apa yang memang berada di luar kendali, dan apa yang bisa kamu lakukan berbeda di hari berikutnya. Setelah itu, izinkan dirimu berhenti memikirkan hari tersebut dan beristirahat tanpa merasa harus menyelesaikan semuanya malam itu juga.

    Hari yang berantakan tak selalu membutuhkan solusi besar. Terkadang, yang kamu butuhkan hanyalah berhenti sejenak dan mengakui bahwa keadaan memang sedang sulit. Mindfulness membantu kamu memberikan ruang antara kejadian yang terjadi dan respons yang kamu pilih. Dengan menerapkan mindfulness, kamu bisa menyelesaikan masalah tanpa terpengaruh keadaan dan suasana hati.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More