Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Fakta Carleton University di Kanada, Kampus S1 Dino Patti Djalal
Dino Patti Djalal dalam penghargaan Inspiring Newsmaker 2025 pada acara SAT 2026. (IDN Times/Herka Yanis) | Carleton University (instagram.com/carleton_u)
  • Carleton University berdiri tahun 1942 berkat inisiatif warga Ottawa yang ingin menjaga akses pendidikan di masa sulit pasca-Depresi Besar dan Perang Dunia II.
  • Kampus ini menempati peringkat ke-4 universitas komprehensif terbaik di Kanada dengan tingkat kepuasan mahasiswa tinggi serta 87,7% lulusannya terserap kerja sesuai bidangnya.
  • Melalui program Future EDge, Carleton mendorong pembelajaran seumur hidup dengan fokus pada upskill dan reskill bagi lulusan maupun profesional yang ingin terus berkembang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kalau bicara soal universitas ternama di Kanada, Carleton University di Ottawa mungkin belum selalu masuk daftar pertama yang terlintas di pikiran. Padahal, kampus ini punya rekam jejak akademik yang kuat dan menjadi tempat lahirnya banyak tokoh berpengaruh di berbagai bidang.

Termasuk Dino Patti Djalal, Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia ke-6, yang menempuh pendidikan S1-nya di sini. Jadi, apa yang bikin Carleton University spesial? Ternyata ada banyak fakta menarik di balik kampus yang berdiri di jantung ibu kota Kanada ini. Yuk, intip satu per satu!

1. Lahir pada 1942 dari semangat sebuah komunitas

Carleton University di Kanada (instagram.com/carleton_u)

Carleton University punya cerita asal-usul yang cukup unik dan berbeda dari kebanyakan universitas besar lainnya. Kampus ini lahir pada 1942, bukan dari dana pemerintah yang besar atau yayasan mewah. Namun, dari semangat warga Ottawa yang patungan demi memastikan anak-anak muda tetap bisa mengenyam pendidikan di tengah sulitnya kondisi ekonomi pasca-Great Depression dan Perang Dunia II.

Bahkan kelas pertamanya digelar di sebuah sekolah menengah biasa, jauh dari kesan kampus megah yang terbayang sekarang. Tapi dari titik yang sangat sederhana itu, Carleton terus berkembang hingga kini punya lebih dari 30.700 mahasiswa aktif dan alumni yang tersebar di lebih dari 45 negara di seluruh dunia.

2. Masuk 5 besar top universities di Kanada

Carleton University di Kanada (instagram.com/carleton_u)

Carleton University masuk peringkat ke-4 di Kanada untuk kategori universitas komprehensif dengan tingkat kepuasan mahasiswa yang masuk lima besar se-Kanada. Bukan cuma soal ranking, tingkat keterserapan kerja lulusannya pun mencapai 87,7 persen di bidang yang relevan dengan studi mereka.

Kampus ini juga punya lebih dari 200 program dan jalur studi yang menawarkan opsi co-op, memungkinkan mahasiswa untuk belajar sambil langsung terjun ke dunia kerja. Dengan 5 fakultas dan lebih dari 65 program yang tersedia, pilihan akademiknya terbilang lengkap dan fleksibel.

3. Kegiatan belajar tak berhenti ketika lulus

Carleton University di Kanada (instagram.com/carleton_u)

Carleton University punya program bernama Future EDge yang dirancang khusus untuk mereka yang ingin terus mengembangkan diri meski sudah lulus atau sudah bekerja. Konsepnya simpel, tapi relevan banget di era sekarang, yaitu upskill, reskill, dan belajar sepanjang hayat.

Program ini menggabungkan keahlian dari berbagai fakultas di Carleton dengan mitra-mitra kolaboratif dari luar kampus, sehingga materinya tetap segar, praktis, dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah. Jadi buat kamu yang merasa skill-nya perlu di-upgrade, Carleton siap jadi tempatnya!

Itu dia beberapa fakta unik di Carleton University. Bukan hanya berkembang secara akademik, Carleton juga punya berbagai program unik lainnya!

Editorial Team

Related Article