Comscore Tracker

5 Keluhan yang Biasanya Kamu Rasakan Ketika Menulis di Media Online

Hayo, siapa yang pernah mengalami hal serupa?

Menulis adalah salah satu bentuk escapism dari dunia nyata bagi beberapa orang, terutama bagi kalian yang hobi banget menulis. Entah itu puisi, cerpen, artikel informatif, dan berita yang paling update.

Mengingat bahwa konsumsi masyarakat belakangan ini adalah media online, kebanyakan penulis memilih untuk beralih ke wadah menulis online untuk menyesuaikan diri. Namun, menulis di media online tentu ada suka dukanya. Sehingga, tak jarang penulis baru ingin mengeluh dan kehilangan konsistensi. Waduh..

1. "Udah berminggu-minggu, nih. Kok tulisan gue masih pending?"

5 Keluhan yang Biasanya Kamu Rasakan Ketika Menulis di Media Onlinepexels.com

Nggak jelas nasibnya, bertengger di menu pending terus. Apakah diterbitkan, atau memang ditolak?

Media menulis online belakangan ini semakin ramai dan disukai oleh penulis-penulis lepas yang ingin sekadar menyalurkan hobi, atau mencari uang tambahan. Jadi, wajar saja jika artikelmu tidak dilirik oleh editor. Seharinya, mereka bisa mendapat ribuan, bahkan puluh ribuan artikel yang masuk untuk disortir sebelum akhirnya diterbitkan. Sangat melelahkan, tentunya.

Harus banyak-banyak sabar, ya!

2. "Kenapa tulisan gue ditolak? Sakit hati jadinya."

5 Keluhan yang Biasanya Kamu Rasakan Ketika Menulis di Media Onlinepexels.com

Mungkin, cara menulis kamu yang masih harus dibenahi. Atau artikel kamu yang tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan.

Bukannya nggak laku, tapi tulisanmu memang belum sesuai dengan selera pasar. Gosip kehidupan tentang artis, asmara zodiak, dan penampilan terbaru selebritas yang rasanya nggak penting-penting amat justru mendapatkan tempat tersendiri di hati para pembaca. 

Biasanya, media akan memanjakan para pembaca dengan konten yang up to date, dan topiknya juga terlalu berat. Jadi, jangan coba-coba memasukkan artikel tentang ilmu grafologi atau fakta tentang Ratu Elizabeth yang notabene hidup di abad ke-15!

Baca Juga: 7 Tips Simpel Memilih Laptop Bagi Kamu yang Hobi Menulis

3. "Viewers gue sedikit banget. Berhenti nulis, deh.."

5 Keluhan yang Biasanya Kamu Rasakan Ketika Menulis di Media Onlinepexels.com

Lagi-lagi, views atau jumlah pembaca memang identik dengan ketertarikan orang-orang untuk membaca tulisanmu. Dan ketertarikan membaca, lagi-lagi berkaitan dengan selera pasar.

Namun, di samping itu, ada kemungkinan bahwa tema yang kamu angkat dalam tulisanmu kurang menarik. Gambarnya kurang relevan, atau judul tulisanmu yang tidak eye-catchy. Ayo, jangan patah semangat! Perbaiki terus cara menulismu dan tingkatkan kualitas kontennya.

4. "Males banget gue harus revisi..."

5 Keluhan yang Biasanya Kamu Rasakan Ketika Menulis di Media Onlinehttps://www.pexels.com

Untuk sebagian orang, kata 'revisi' memang menjadi hal yang menyakitkan. Tetapi, tujuannya tetap satu: meninjau kembali untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas dari suatu karya. Jangan pernah takut untuk revisi, ya! Kamu bisa belajar banyak dari kesalahan yang sudah lalu, dan menjadi lebih baik lagi di kesempatan berikutnya.

5. "Ini kata baku atau bukan, ya? Duh, harus cek KBBI!"

5 Keluhan yang Biasanya Kamu Rasakan Ketika Menulis di Media Onlinepexels.com

Dulu, mungkin kamu nggak pernah menyentuh kamus Bahasa Indonesia. Atau malah, nggak peduli dengan baku atau tidaknya suatu kata. Tapi, begitu menulis di media online.. KBBI dengan sendirinya menjadi teman baikmu!

Nah, itu dia 5 keluhan yang ingin kamu sampaikan ketika baru menulis di media online. Jangan pernah menyalahkan editor atau pembaca, ya! Tetap semangat dalam menulis konten-konten informatif dan berkualitas demi mengedukasi bangsa.

Baca Juga: Ingat 5 Hal Ini untuk Menjaga Semangat Menulismu Agar Gak Kendur

Carmelita Vondra Wijaya Photo Community Writer Carmelita Vondra Wijaya

Educating the nation.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Siantita Novaya

JADWAL SALAT & IMSAK

23
MEI
2019
18 Ramadan 1440 H
Imsak

04.26

Subuh

04.36

Zuhur

11.53

Asar

15.14

Magrib

17.47

Isya

19.00

#MILLENNIALSMEMILIH

Versi: 23 May 2019 05:30:05

Progress: 765.196 dari 813.350 TPS (94.07955%)

Just For You