Comscore Tracker

Konotasi adalah: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya

Senjata andalan para perempuan, nih!

Konotasi adalah sebuah istilah yang merujuk pada suatu makna yang terdapat dalam kalimat, kata, hingga ungkapan. Nah, kalimat atau ungkapan yang mengandung konotasi seringkali membuat orang bingung tentang makna sebenarnya dari suatu kalimat atau ungkapan tersebut.

Selain itu, untuk mengetahui makna dari kalimat atau ungkapan yang mengandung konotasi, kamu harus memperhatikan konteks secara keseluruhan terlebih dahulu. Daripada makin bingung, langsung aja simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

1. Konotasi adalah?

Konotasi adalah: Pengertian, Ciri-Ciri, dan ContohnyaIlustrasi berpikir (pexels.com/Craig Adderley)

Berdasarkan KBBI Daring, konotasi adalah tautan pikiran yang menimbulkan nilai rasa pada seseorang ketika berhadapan dengan sebuah kata. Selain itu, kamus daring tersebut juga mengartikan konotasi sebagai makna yang ditambahkan pada makna denotasi. 

Merujuk pada pengertian di atas, konotasi merupakan sebuah kalimat, kata, atau ungkapan yang memiliki makna kiasan atau makna yang tidak sebenarnya. Sederhananya, ada makna lain atau maksud lain yang terkandung dari suatu kalimat atau ungkapan tersebut.

2. Ciri-ciri konotasi

Konotasi adalah: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnyailustrasi belajar bersama teman (unsplash.com/Alexis Brown)

Nah, setelah membaca pengertian konotasi, kamu pasti sudah terbayang bagaimana bentuk dari kalimat, kata, atau ungkapan yang mengandung makna konotasi ini. Yap, tentu saja ciri-ciri utama konotasi adalah suatu kalimat atau ungkapan yang memiliki makna kiasan.

Tidak hanya itu, kalimat atau ungkapan konotasi ini bisa memiliki makna yang berbeda-beda untuk setiap individu. Oleh karena itu, kamu harus memperhatikan konteks, waktu, dan tempat yang berkaitan dengan kalimat atau ungkapan konotasi tersebut.

Baca Juga: Sleep Call Artinya? Istilah Populer yang Sering Dipakai Pasangan

3. Contoh konotasi

Konotasi adalah: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnyailustrasi berdiskusi (pexels.com/mentatdgt)

Biar kamu lebih paham bagaimana bentuk kalimat atau ungkapan yang mengandung makna konotasi, coba perhatikan contoh-contoh berikut ini.

1. Saking cantiknya, Ani disebut-sebut sebagai kembang desanya Kecamatan Gayungsari.

Kembang desa di kalimat tersebut bukan diartikan sebagai makna sebenarnya, yakni tanaman bunga yang tumbuh di desa. Kembang desa di kalimat tersebut merujuk pada kecantikan Ani yang disamakan dengan kecantikan bunga yang sedang mekar.

2. Budi dikenal sebagai sosok yang ringan tangan.

Masih ingat jika kalimat atau ungkapan konotasi juga harus melihat bagaimana konteks situasi dari kalimat atau ungkapan itu sendiri? Dilansir KBBI Daring, ringan tangan memiliki dua arti, yakni orang yang suka membantu atau orang yang suka memukul.

Lantas, bagaimana cara mengetahui makna sebenarnya dari kalimat tersebut? Nah, tentu kamu harus memahami dan konteks saat kalimat atau ungkapan tersebut dibuat. Jika, kalimat tersebut dibuat saat melihat Budi sedang membantu temannya maka ringan tangan di kalimat itu diartikan sebagai budi anak yang suka menolong.

Beda halnya jika kalimat tersebut dibuat setelah melihat Budi memukul atau merundung temannya. Tentu saja artinya langsung berubah menjadi budi adalah anak yang suka memukul orang lain.

3. Di pembukaan Piala Dunia 2022 kemarin, Jungkook BTS unjuk gigi dengan membawakan lagu Dreamers.

Coba tebak apa makna unjuk gigi pada kalimat di atas? Yap, makna unjuk gigi dalam kalimat tersebut bukan berarti Jungkook BTS memperlihatkan atau menujukkan giginya, melainkan Jungkook BTS memperlihatkan penampilannya yang menyanyikan lagu Dreamers saat pembukaan Piala Dunia 2022.

Pada intinya, konotasi adalah suatu ungkapan atau kalimat yang memiliki makna ganda. Semoga membantu, ya!

Baca Juga: Tasamuh Adalah? Ini Penjelasan dan Contohnya dalam Islam

Topic:

  • Dinda Trisnaning Ramadhani
  • Yunisda Dwi Saputri
  • Stella Azasya

Berita Terkini Lainnya