Comscore Tracker

Gak Harus Dari Buku Pelajaran, Ini 7 Cara Asik Belajar Sejarah

#EdFunFact Sejarah gak lagi membosankan

Pelajaran sejarah memang sering dianggap menjadi pelajaran paling membosankan. Kenapa? Karena selain harus menghafal berbagai peristiwa sejarah, nama-nama tokoh, hingga tanggal kejadian sering dijadikan alasan para siswa malas mempelajari mata pelajaran ini.

Meskipun pelajaran sejarah terkesan membosankan dan selalu diulang-ulang, tapi jangan salah ada banyak sekali manfaat belajar sejarah. Salah satunya adalah mengetahui kejadian pada masa lalu yang berhubungan dengan kejadian masa kini dan dapat dijadikan patokan agar bisa bertindak lebih baik lagi. Jadi sejarah juga memegang peranan penting bagi kehidupan masa ini.

Bagaimana mulai tertarik belajar sejarah? Ini 7 cara asyik belajar sejarah yang tidak membosankan.

1. Membaca buku autobiografi tokoh ternama

Gak Harus Dari Buku Pelajaran, Ini 7 Cara Asik Belajar Sejarahinkubuku.wordpress.com

Bagi kamu yang hobi membaca, ada cara asyik belajar sejarah dengan membaca autobiografi dari para tokoh ternama. Autobiografi adalah riwayat hidup pribadi yang ditulis sendiri. Autobiografi ditulis dengan gaya penulisan dan karakteristik tokoh sehingga dengan membaca autobiografi seorang tokoh kita seakan diajak melihat perjalanan hidup mereka.

Beberapa tokoh ternama Indonesia maupun dunia memiliki autobiografi mereka. Mereka menceritakan kehidupan mereka dari kecil hingga bisa meraih sukses. Tak luput mereka juga mencantumkan kesulitan-kesulitan yang mereka hadapi, pengalaman pribadi hingga peristiwa penting yang melibatkan mereka.

Oleh karena itu, dengan membaca autobiografi kamu akan otomatis lebih dekat dan lebih mengenal tokoh sejarah idola mu. Selain itu, kamu bisa belajar dari pengalaman hidup dan cerita-cerita mereka. Keren kan!

2. Melihat film sejarah

Gak Harus Dari Buku Pelajaran, Ini 7 Cara Asik Belajar Sejarahhariansejarah.id

Cara asyik berikutnya adalah dengan menonton film sejarah. Siapa sih yang gak suka nonton film? Apalagi film yang dibuat dengan melibatkan aktor dan aktris yang rupawan. Eits jangan kalo lihat film sejarah, jangan fokus dengan pemainnya saja ya, tetapi juga dengan alur cerita.

Dengan nonton film sejarah kamu bisa mengetahui suatu peristiwa sejarah dengan lebih gamblang. Penggambaran peristiwa yang didukung dengan teknologi grafis dapat meudahkanmu memahami apa yang sedang terjadi. Kamu juga akan lebih mudah menghapal nama-nama tokoh, tempat-tempat bersejarah, alur peristiwa, dan lain sebagainya.

Rekomendasi film sejarah yang dapat kamu tonton sendiri maupun dengan teman-teman mu adalah GIE (2005), Sang Pencerah (2010), Soegija (2012), Habibie & Ainun (2012), Soekarno (2013), Jenderal Soedirman (2015), Guru Bangsa: Tjokroaminoto (2015), Wage (2017) dan Kartini (2017).

3. Melihat drama kolosal

Gak Harus Dari Buku Pelajaran, Ini 7 Cara Asik Belajar Sejarahpangeran229.wordpress.com

Siapa pecinta drama angkat tangan ! Di Indonesia sendiri drama kolosal sering diputar di Televisi Nasional, entah itu menceritakan sejarah dalam negeri maupun luar negeri. Menonton drama kolosal memang memiliki sensasi tersendiri. Karena selain penonton dapat mengetahui peristiwa sejarah yang sedang terjadi, penoton juga akan menebak-nebak cerita apa yang akan tayang pada episode selanjutnya.

Kamu juga bisa nih, bawa catatan kecil buat mencatat kejadian-kejadian yang terjadi selama dram kolosal ini tayang. Karena drama kolosal memiliki episode yang panjang dengan menceritakan berbagai peristiwa sejarah dalam kurun waktu tertentu.

Melalui drama kolosal kamu juga dapat belajar sejarah, Asyik kan ? Belajar sambil nonton drama bareng keluarga.

Untuk drama kolosal Indonesia contohnya adalah Angling Dharma, Tutur Tinular, Keris empu gandring, Raden Kian Santang dll.

Ada juga drama kolosal dari luar negeri yang sempat populer di Indonesia, seperti drama kolosal India Jodha Akbar & Mahabharata. Dan drama kolosal dari negeri ginseng Korea seperti Dae Jang Geum: Jewel In The Palace, Jumong, Dongyi dan The Great Queen Of Seondeok.

4. Berwisata ke museum

Gak Harus Dari Buku Pelajaran, Ini 7 Cara Asik Belajar Sejarahmalangtimes.com

Cara asyik belajar sejarah selanjutnya adalah dengan jalan-jalan. Iya jalan-jalan ke museum. Jangan terpikir museum adalah tempat kuno, membosankan & berhantu ya ! Kini Indonesia mempunyai berbagai museum menarik yang dapat kamu kunjungi lho.

Beberapa museum yang harus kamu kunjungi antara lain adalah Museum nasional, Museum Angkut, Museum Geologi Bandung, Museum Tsunami Aceh, Museum Bank Indonesia hingga Museum Dinosaurus dan masih banyak lainnya.

Di Museum kamu bisa melihat secara langsung benda-benda bersejarah yang dipajang, membaca catatan ataupun dokumen sejarah bahkan kamu bisa menonton film dokumenter tentang suatu peristiwa sejarah lho. Selain itu, kamu juga bisa ber-selfie ria dengan latar vintage gitu. Asik kan?

Baca Juga: 9 Tahun Lalu Diresmikan UNESCO, Ini Sejarah Batik yang Harus Kamu Tahu

5. Mengunjungi tempat bersejarah

Gak Harus Dari Buku Pelajaran, Ini 7 Cara Asik Belajar Sejarahwacana.co

Selain museum, Kamu juga bisa mengunjungi tempat-tempat bersejarah lainnya. Seperti Istana Maimun, Benteng Vredeburg, Benteng Rotterdam, Candi Borobudur, Candi Prambanan, Cadas Goa Karst, hingga Kompleks situs peninggalan kerajaan Majapahit di Mojokerto.

Dengan berkunjung ke tempat bersejarah, kamu dapat melihat secara langsung dimana sebuah peristiwa bersejarah terjadi. Selain untuk tujuan belajar kamu juga bisa berwisata di tempat-tempat bersejarah tersebut.

6. Menghadiri acara adat dan kebudayaan

Gak Harus Dari Buku Pelajaran, Ini 7 Cara Asik Belajar Sejarahsulawesi-experience.com

Acara Adat Dan Kebudayaan memang masih sering diadakan di Indonesia. Hal ini karena adat istiadat masih dijalankan dan dipegang teguh oleh masyarakat Indonesia. Selain itu, diadakannya acara adat dan kebudayaan juga dilakukan sebagai langkah untuk melestarikan kebudayaan Indonesia.

Ada banyak sekali acara adat yang masih diselenggarakan hingga saat ini antara lain adalah Ngaben Bali, Rambu Solo Toraja, Sedekah laut, Sedekah Bumi, Gerebek Maulud di Jogjakarta, Festival Lembah Baliem, Festival Danau Toba dan masih banyak lainnya.

Kamu bisa melihat dan mengikuti jalannya acara adat tersebut. Kamu juga bisa mengetahui lebih dalam tentang "Untuk apa acara itu diadakan, Bagaimana sejarah awal mula acara itu dilakukan, hingga kenapa mereka masih melakukan acara itu hingga sekarang."

7. Bergabung dengankomunitas pecinta sejarah

Gak Harus Dari Buku Pelajaran, Ini 7 Cara Asik Belajar Sejarahmotivasinews.com

Kamu suka bersosialisasi atau berorganisasi ? Nah, Di Indonesia ada beberapa komunitas pecinta sejarah yang suka rela berbagi ilmu sesama member. Kamu bisa bergabung dengan komunitas-komunitas tersebut. Sambil nyari ilmu eh dapet teman. Asyik kan ?

Beberapa akun komunitas pecinta sejarah yang bisa kamu ikuti antara lain adalah Komunitas Historia Indonesia - Jakarta, Jenank (Jaringan Napak Tilas Kabupaten Kudus), Komunitas Sraddha Solo, Cagar Budaya Id, Malam Museum dll.

Baca Juga: 7 Wisata Sejarah di Kota Semarapura Klungkung ini Megah Banget

Dee zuma Photo Verified Writer Dee zuma

seorang mahasiswa biasa yang hobi corat-coret

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya