ilustrasi mahasiswa (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Agar mahasiswa baru lebih cepat akrab satu sama lain, panitia biasanya menyelenggarakan berbagai kegiatan interaktif, seperti ice breaking, permainan kelompok, pentas seni, hingga inagurasi. Beberapa kampus juga mengadakan malam keakraban (makrab) yang diisi dengan acara santai, penampilan bakat, serta sesi motivasi. Suasana hangat dan penuh kebersamaan ini membantu mahasiswa baru merasa lebih nyaman berada di lingkungan barunya.
Sebagai bentuk kepedulian dan pengenalan nilai pengabdian, mahasiswa baru sering diajak mengikuti kegiatan sosial. Bentuknya bisa berupa bakti sosial di sekitar kampus, kerja bakti membersihkan lingkungan, hingga kegiatan ramah lingkungan seperti menanam pohon. Aktivitas ini tidak hanya menumbuhkan rasa empati, tetapi juga memperkenalkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan di masyarakat.
Dengan rangkaian kegiatan penyambutan, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman tentang dunia kampus, tetapi juga merasakan ikatan emosional dengan teman seangkatan, kakak tingkat, maupun civitas akademika secara keseluruhan. Melalui kegiatan ini pula, mahasiswa baru diingatkan bahwa kehidupan perkuliahan bukan hanya soal belajar di kelas, tetapi juga tentang membangun karakter, mengembangkan potensi diri, dan berkontribusi bagi lingkungan sekitar. Dengan semangat baru, mereka siap melangkah sebagai generasi penerus yang berintegritas dan berdaya saing.