Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi mahasiswa (dok. Tanoto Foundation)
ilustrasi mahasiswa (dok. Tanoto Foundation)

Intinya sih...

  • PKKMB adalah kegiatan pengganti OSPEK yang dipimpin oleh dosen, bertujuan memperkenalkan lingkungan kampus dan mengubah mahasiswa baru menjadi dewasa, mandiri, dan siap belajar.

  • Mahasiswa baru mendapatkan pembekalan tentang sistem perkuliahan, kurikulum, etika akademik, serta pelatihan kepemimpinan dan kerja sama tim.

  • Kegiatan interaktif seperti ice breaking, malam keakraban, dan kegiatan sosial membantu mahasiswa baru merasa nyaman di lingkungan kampus dan memperkenalkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan di masyarakat.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Menyambut mahasiswa baru merupakan tradisi penting di setiap perguruan tinggi yang bertujuan membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan kampus. Melalui berbagai rangkaian kegiatan, mahasiswa baru diperkenalkan pada dunia perkuliahan, sistem akademik, organisasi, serta nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh kampus.

Tidak hanya sekadar mengenalkan aturan, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, mempererat hubungan antarmahasiswa, dan memupuk rasa bangga sebagai bagian dari civitas akademika. Dengan demikian, masa penyambutan mahasiswa baru menjadi langkah awal yang bermakna dalam perjalanan panjang mereka menempuh pendidikan tinggi.

1. PKKMB

ilustrasi mahasiswa (pexels.com/Yan Krukau)

Dilansir laman IBLAM School of Law, PKKMB adalah kegiatan yang tujuannya menggantikan program OSPEK yang dahulu sering kita kenal sebagai penyambutan kepada calon mahasiswa. Meskipun sama-sama bertujuan untuk menyambut siswa baru, OSPEK dan PKKMB memiliki perbedaan yang signifikan. Salah satunya yaitu kegiatan ini tidak melibatkan peran senior atau kakak kelas, namun yang memimpinnya langsung oleh dosen selaku pembina.

Tujuan utama dari PKKMB adalah untuk memperkenalkan lingkungan kampus kepada mahasiswa. Jadi, ajang PKKMB ini merupakan ajang yang pimpinan Perguruan Tinggi manfaatkan untuk memperkenalkan semua hal tentang kampus kepada para mahasiswa yang baru masuk. PKKMB juga merupakan upaya transisi yang mengubah Maba (mahasiswa baru) menjadi mahasiswa yang dewasa, mandiri dan siap belajar mengikuti dinamika yang ada di universitas.

2. Materi pembekalan

ilustrasi mahasiswa (pexels.com/Charlotte May)

Dalam kegiatan ini, mahasiswa baru mendapatkan berbagai penjelasan penting terkait sistem perkuliahan, kurikulum, tata tertib, serta layanan mahasiswa, seperti beasiswa, konseling, hingga kegiatan akademik lainnya. Materi ini juga sering mencakup etika akademik, bahaya plagiarisme, serta sosialisasi mengenai pencegahan perundungan dan penyalahgunaan narkoba. Dengan adanya pembekalan, mahasiswa baru diharapkan siap mengikuti perkuliahan sesuai aturan kampus.

Selain materi akademik, mahasiswa baru juga dibekali dengan kegiatan yang berfokus pada pengembangan keterampilan non-akademik. Melalui pelatihan kepemimpinan, kerja sama tim, komunikasi, serta seminar motivasi, mereka didorong untuk lebih percaya diri dalam menghadapi dunia kampus. Aktivitas ini bermanfaat agar mahasiswa dapat menyeimbangkan prestasi akademik dengan kemampuan personal yang akan mendukung karier di masa depan.

3. Kegiatan kebersamaan

ilustrasi mahasiswa (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Agar mahasiswa baru lebih cepat akrab satu sama lain, panitia biasanya menyelenggarakan berbagai kegiatan interaktif, seperti ice breaking, permainan kelompok, pentas seni, hingga inagurasi. Beberapa kampus juga mengadakan malam keakraban (makrab) yang diisi dengan acara santai, penampilan bakat, serta sesi motivasi. Suasana hangat dan penuh kebersamaan ini membantu mahasiswa baru merasa lebih nyaman berada di lingkungan barunya.

Sebagai bentuk kepedulian dan pengenalan nilai pengabdian, mahasiswa baru sering diajak mengikuti kegiatan sosial. Bentuknya bisa berupa bakti sosial di sekitar kampus, kerja bakti membersihkan lingkungan, hingga kegiatan ramah lingkungan seperti menanam pohon. Aktivitas ini tidak hanya menumbuhkan rasa empati, tetapi juga memperkenalkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan di masyarakat.

Dengan rangkaian kegiatan penyambutan, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman tentang dunia kampus, tetapi juga merasakan ikatan emosional dengan teman seangkatan, kakak tingkat, maupun civitas akademika secara keseluruhan. Melalui kegiatan ini pula, mahasiswa baru diingatkan bahwa kehidupan perkuliahan bukan hanya soal belajar di kelas, tetapi juga tentang membangun karakter, mengembangkan potensi diri, dan berkontribusi bagi lingkungan sekitar. Dengan semangat baru, mereka siap melangkah sebagai generasi penerus yang berintegritas dan berdaya saing.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team