Kemensos dan Unhan Matangkan Program Kadet di Sekolah Rakyat

Kemensos dan Unhan mematangkan program pengabdian kadet di Sekolah Rakyat untuk memperkuat pendidikan karakter dan kedisiplinan siswa, termasuk kesiapan teknis, materi, serta pelepasan kadet.
Kadet Unhan akan mendampingi siswa asrama membangun kebiasaan teratur, kebersihan, dan kerapian selama dua pekan, tanpa militerisasi, serta berperan sebagai kakak asuh.
Pelepasan kadet dijadwalkan 9 Oktober 2026 di Halim Perdanakusuma dengan dukungan delapan pesawat; Kemensos dan Unhan juga membahas pelatihan bagi wali asrama dan wali asuh.
Jakarta, IDN Times - Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Universitas Pertahanan (Unhan) mematangkan persiapan program pengabdian kadet Unhan di Sekolah Rakyat. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat pendidikan karakter dan kedisiplinan siswa.
Persiapan program dibahas dalam pertemuan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Rektor Unhan RI Letjen TNI (Purn.) Anton Nugroho di Kantor Kemensos, Jakarta, Senin (5/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas kesiapan teknis pemberangkatan kadet, upacara pelepasan, hingga materi yang akan diberikan selama berada di Sekolah Rakyat.
1. Kadet akan bantu bentuk kebiasaan disiplin siswa

Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Universitas Pertahanan (Unhan) mematangkan persiapan program pengabdian kadet Unhan di Sekolah Rakyat. Persiapan program dibahas dalam pertemuan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Rektor Unhan RI Letjen TNI (Purn.) Anton Nugroho di Kantor Kemensos, Jakarta, Senin (5/10/2026). (dok. Kemensos) Gus Ipul menegaskan keterlibatan kadet Unhan bukan untuk melakukan militerisasi terhadap siswa Sekolah Rakyat. Menurutnya, kehadiran kadet ditujukan untuk menularkan nilai-nilai kedisiplinan dalam keseharian siswa.
“Yang dikerjakan bukan militerisasi, tapi yang kita kerjakan itu ini loh, pemuatan kedisiplinan di Sekolah Rakyat. Memang kita perlu, semangat kedisiplinan itu harus ditularkan ke Sekolah Rakyat,” kata Gus Ipul.
Hal tersebut dinilai penting karena siswa Sekolah Rakyat mengikuti sistem pendidikan berasrama dengan aktivitas sepanjang hari. Pembiasaan seperti bangun pagi, menjaga kebersihan diri, mengikuti pembelajaran, beraktivitas secara teratur, hingga beristirahat tepat waktu akan dilatih secara konsisten.
Kadet juga diharapkan dapat menjadi kakak asuh yang memberikan contoh langsung kepada siswa dalam menjaga kerapian dan kebersihan, termasuk merapikan tempat tidur dan menata barang pribadi di lemari.
“Kalau bisa besok ada praktek kaya waktu itu di Jogja, nanti kita siapkan tempat, ada lemari, tempat tidur, jadi nanti biar demo dibersihkan, itu menarik,” ujarnya.
2. Program pengabdian kadet berlangsung selama dua pekan

Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Universitas Pertahanan (Unhan) mematangkan persiapan program pengabdian kadet Unhan di Sekolah Rakyat. Persiapan program dibahas dalam pertemuan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Rektor Unhan RI Letjen TNI (Purn.) Anton Nugroho di Kantor Kemensos, Jakarta, Senin (5/10/2026). (dok. Kemensos) Rektor Unhan RI Letjen TNI (Purn.) Anton Nugroho mengatakan pendampingan kadet akan diarahkan untuk membentuk kebiasaan siswa melalui aktivitas yang terstruktur.
Program pengabdian tersebut direncanakan berlangsung selama dua pekan. Selama periode tersebut, kadet akan mendampingi siswa sekaligus melibatkan wali asrama dan wali asuh agar kebiasaan yang dibangun dapat diteruskan setelah program selesai.
“Jadi kita libatkan terus Pak. Jadi kita membentuk habit saja selama dua minggu itu. Harapan kami setelah dua minggu itu mereka sudah terbiasa dan itu berkelanjutan terus. Tinggal mereka sudah berlanjut dengan wali asuhnya,” kata Anton.
Selain pengabdian kadet, Kemensos dan Unhan juga membahas peluang pelatihan bagi wali asrama dan wali asuh Sekolah Rakyat. Pelatihan tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan pengasuh dalam membangun karakter, kedisiplinan, kebersihan, serta kebiasaan positif siswa.
“Saya mohon Pak, kalau bisa pendidikan untuk pengasuh (wali asuh). Tetap di sekolah rakyat kayak sekarang, tapi khusus untuk pengasuhnya, tahun depan. Jadi kadetnya iya, pengasuhnya iya,” ungkap Gus Ipul.
3. Pelepasan kadet dijadwalkan 9 Oktober 2026

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) tinjau saat meninjau pelaksanaan program Taruna Bhakti Nusantara dan MPLS di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Gresik, Senin (3/8/2026). (Dok. Kemensos) Persiapan teknis program juga mencakup pelaksanaan upacara pelepasan kadet. Kegiatan tersebut rencananya digelar di Halim Perdanakusuma pada Jumat (9/10/2026).
Kepala Lembaga Pengembangan Pertahanan Negara (LPPN) Unhan RI Mayjen TNI Endro Satoto mengatakan pemberangkatan kadet akan mendapat dukungan transportasi udara.
“Nanti kita didukung pesawat itu delapan pesawat. Hercules 6 pesawat, Boeing-nya 1, CN-nya 1. Rencananya begitu pak, nanti pembukaan diacarakan jam 9 pagi,” kata Endro.
Kolaborasi Kemensos dan Unhan melalui program ini diharapkan dapat mendukung pembentukan karakter siswa Sekolah Rakyat sekaligus memperkuat peran wali asrama dan wali asuh dalam menjaga kebiasaan positif siswa secara berkelanjutan. (WEB)
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)






















