5 Novel Favorit Nicole Kidman untuk Menemani Waktu Luang

- Nicole Kidman memiliki lima novel favorit dengan tema beragam, dari pencarian jati diri, konflik keluarga, hingga sisi rumit hubungan manusia.
- Daftarnya mencakup All Fours karya Miranda July, War and Peace karya Leo Tolstoy, serta Big Little Lies karya Liane Moriarty.
- Pilihan lain adalah Same As It Ever Was karya Claire Lombardo dan Fates and Furies karya Lauren Groff, yang menyoroti dinamika keluarga serta pernikahan.
Nicole Kidman dikenal sebagai salah satu aktris dengan pilihan peran yang beragam, mulai dari drama keluarga hingga thriller psikologis. Namun, ketertarikannya pada cerita yang menarik tidak hanya terlihat dari film yang dibintanginya. Aktris asal Australia ini juga memiliki sejumlah novel favorit yang menghadirkan kisah tentang pencarian jati diri hingga sisi rumit kehidupan manusia.
Menariknya, beberapa buku yang disukai Nicole Kidman menawarkan cerita dengan karakter perempuan yang kuat dan konflik personal yang cukup kompleks. Ada novel klasik yang terkenal tebal dan serius, tetapi ada pula bacaan modern dengan gaya penceritaan yang lebih ringan.
Nah, kalau sedang mencari rekomendasi novel untuk menemani waktu luang, lima novel favorit Nicole Kidman berikut ini bisa kamu baca. Mau baca yang mana dulu, ya?
1. All Fours — Miranda July

All Fours (dok. Miranda July) All Fours mengikuti seorang seniman yang cukup terkenal, tetapi masih berada di level semifamous, yang memutuskan untuk melakukan perjalanan dari Los Angeles ke New York. Rencana tersebut awalnya terdengar seperti perjalanan biasa untuk mencari suasana baru. Namun, hanya sekitar 20 menit setelah meninggalkan suami dan anaknya di rumah, ia tiba-tiba keluar dari jalan tol dan memilih tinggal di sebuah motel sederhana.
Keputusan spontan itu kemudian membawanya pada perjalanan yang jauh lebih personal daripada yang pernah ia bayangkan. Novel Miranda July ini mengeksplorasi keinginan untuk melepaskan diri sejenak dari kehidupan yang selama ini dijalani. Pengalaman sang tokoh utama di motel perlahan menjadi bentuk pencarian identitas dan kesempatan untuk melihat kembali kehidupannya dari sudut pandang yang berbeda.
2. War and Peace — Leo Tolstoy

War and Peace (dok. Goodreads) Kalau ingin membaca novel klasik dengan cerita yang luas dan kompleks, War and Peace karya Leo Tolstoy bisa menjadi pilihan. Kisahnya berlatar pada invasi Napoleon ke Rusia pada 1812 dan mengikuti kehidupan tiga karakter utama, yaitu Pierre Bezukhov, Prince Andrei Bolkonsky, dan Natasha Rostov.
Ketiganya memiliki latar belakang serta tujuan hidup yang berbeda, tetapi perjalanan mereka saling terhubung di tengah gejolak perang dan kehidupan bangsawan Rusia. Dari persoalan cinta hingga pencarian makna hidup, novel ini menawarkan banyak lapisan cerita. Bagi Nicole Kidman, buku ini memiliki arti khusus karena menjadi salah satu alasan yang membuatnya tertarik menjadi seorang aktris.
3. Big Little Lies — Liane Moriarty

Big Little Lies (dok. Liane Moriarty) Big Little Lies memperkenalkan tiga perempuan dengan kehidupan yang tampak berbeda. Madeline dikenal sebagai sosok yang tegas, sulit melupakan kesalahan orang lain, dan tidak takut menyuarakan pendapatnya. Sementara itu, Celeste terlihat seperti perempuan sempurna dengan kehidupan yang membuat banyak orang iri, meski di balik penampilan tersebut tersimpan persoalan yang tidak diketahui banyak orang.
Ada pula Jane, seorang ibu tunggal yang baru pindah ke kota tersebut sambil membawa masa lalunya yang misterius dan kesedihan yang sulit dijelaskan. Kehidupan ketiganya kemudian semakin terhubung hingga membawa mereka pada peristiwa mengejutkan. Liane Moriarty dengan menarik membangun cerita yang awalnya terasa seperti drama kehidupan sehari-hari, tetapi perlahan berubah menjadi penuh rahasia dan ketegangan.
4. Same As It Ever Was — Claire Lombardo

Same As It Ever Was (dok. Claire Lombardo) Same As It Ever Was berpusat pada Julia Ames, perempuan berusia 57 tahun yang akhirnya merasa kehidupannya sudah cukup tertata. Setelah melewati berbagai fase dalam hidup, Julia mengira dirinya sudah memahami cara menghadapi keluarga dan berbagai masalah yang datang. Namun, ketenangan tersebut tidak berlangsung lama ketika putranya memberi kabar yang mengejutkan.
Di saat yang sama, hubungan dengan putrinya yang masih remaja mulai mengalami keretakan dan masa lalu kembali muncul dalam kehidupannya. Novel Claire Lombardo terasa dekat karena membahas keluarga dari sudut pandang yang sangat manusiawi. Julia bukan karakter yang selalu mengambil keputusan yang tepat, tetapi justru ketidaksempurnaannya membuat perjalanan hidupnya terasa realistis.
5. Fates and Furies — Lauren Groff

Fates and Furies (dok. Penguin Random House) Fates and Furies menceritakan Lotto dan Mathilde, pasangan yang bertemu ketika masih berusia 22 tahun. Mereka digambarkan sebagai pasangan muda yang menarik, penuh ambisi, sangat mencintai satu sama lain, dan terlihat memiliki masa depan cerah. Sepuluh tahun kemudian, pernikahan mereka masih tampak sempurna di mata orang-orang di sekitarnya.
Namun, semakin jauh cerita berjalan, pembaca akan menyadari bahwa hubungan tersebut ternyata jauh lebih rumit daripada yang terlihat. Salah satu hal menarik dari novel Lauren Groff adalah cara cerita memperlihatkan pernikahan dari sudut pandang yang tidak sesederhana kelihatannya. Apa yang diketahui satu pasangan belum tentu sama dengan apa yang disembunyikan oleh pasangannya.
Novel-novel favorit Nicole Kidman di atas menawarkan pengalaman membaca yang cukup beragam. Dari kelima judul tersebut, novel mana yang paling ingin kamu masukkan ke dalam daftar bacaan?










![[QUIZ] Pilih Adegan di Bikini Bottom, Ini Masalah Terbesarmu di Tempat Kerja](https://image.idntimes.com/post/20261004/pexels-a-darmel-7710185_caaafff6-d7b9-4b58-a079-89f4c64fdece.jpg)



![[QUIZ] Dari Nasihat Opah, Ini Ketakutan Terbesarmu Soal Masa Depan](https://image.idntimes.com/post/20261008/1000000392_2013a758-0a32-4715-b653-08768b14a8cf.jpg)









