Di tengah hidup yang serba cepat, banyak orang mulai merasa lelah karena harus selalu produktif, selalu tersedia, dan terus mengejar banyak hal dalam waktu bersamaan. Tidak heran, jika konsep slow living semakin menarik perhatian karena mengajak kita untuk hidup lebih sadar, sederhana, dan tidak terburu-buru.
Slow living bukan berarti hidup malas atau berhenti mengejar mimpi. Konsep ini lebih tentang memilih hal yang benar-benar penting, menikmati proses, dan memberi ruang untuk diri sendiri agar tidak mudah burnout. Kalau ingin mulai memahami gaya hidup ini, buku apa saja yang sekiranya cocok untuk dibaca? Yuk, intip di bawah!
