ilustrasi Al-Qur`an (freepik.com/Freepik)
Ayat pertama yang turun dalam peristiwa Nuzulul Quran adalah Surah Al-Alaq ayat 1–5. Ayat ini berisi perintah membaca dan menandakan pentingnya ilmu pengetahuan dalam Islam.
Bacaan Surat Al-‘Alaq Ayat 1–5
Ayat 1
اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ
Iqra' bismi rabbikalladzî khalaq.
Artinya: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.”
Ayat 2
خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍۚ
Khalaqal-insâna min 'alaq.
Artinya: “Dia menciptakan manusia dari segumpal darah.”
Ayat 3
اِقْرَأْ وَرَبُّكَ الْاَكْرَمُۙ
Iqra' wa rabbukal-akram.
Artinya: “Bacalah! Dan Tuhanmulah Yang Mahamulia.”
Ayat 4
الَّذِيْ عَلَّمَ بِالْقَلَمِۙ
Alladzî 'allama bil-qalam.
Artinya: “Yang mengajar manusia dengan perantaraan pena.”
Ayat 5
عَلَّمَ الْاِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْۗ
'Allamal-insâna mâ lam ya'lam.
Artinya: “Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.”
Ayat tersebut menunjukkan bahwa Islam sangat menekankan ilmu, pengetahuan, dan pendidikan. Oleh karena itu, wahyu pertama yang turun bukan tentang hukum atau ibadah, melainkan tentang pentingnya membaca dan belajar. Pesan ini juga menjadi dasar berkembangnya tradisi ilmu pengetahuan dalam peradaban Islam.