Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Strategi Mengerjakan Soal Sulit saat Ujian, Jangan Langsung Panik!

7 Strategi Mengerjakan Soal Sulit saat Ujian, Jangan Langsung Panik!
ilustrasi mengerjakan ujian (pexels.com/Andy Barbour)
Intinya Sih
  • Jangan habiskan terlalu banyak waktu pada satu soal yang sulit.

  • Kerjakan soal yang paling dikuasai terlebih dahulu untuk menjaga kepercayaan diri.

  • Gunakan teknik eliminasi dan sisakan waktu untuk mengecek ulang jawaban.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Saat ujian berlangsung, hampir semua siswa pernah bertemu soal yang membuat bengong. Baru baca satu kalimat saja sudah langsung merasa blank, panik, bahkan jadi kehilangan fokus untuk mengerjakan soal lain. Padahal, kemampuan menghadapi soal sulit sering kali lebih penting daripada sekadar hafalan materi.

Banyak siswa sebenarnya paham pelajaran. Namun, karena terlalu gugup saat menemukan soal susah, akhirnya waktu habis dan hasil ujian jadi kurang maksimal. Nah, biar hal itu tidak terjadi lagi, ada beberapa strategi yang bisa kamu lakukan saat menghadapi soal sulit ketika ujian berlangsung. Yuk, simak cara-caranya!

1. Jangan terpaku terlalu lama pada satu soal

ilustrasi mengerjakan ujian
ilustrasi mengerjakan ujian (pexels.com/Andy Barbour)

Kesalahan paling umum saat ujian ialah memaksa diri menyelesaikan satu soal sulit terlalu lama. Akibatnya, waktu habis, sementara soal lain yang sebenarnya lebih mudah malah belum dikerjakan. Jadi, kalau kamu merasa sebuah soal terlalu rumit dan belum menemukan jawabannya dalam beberapa menit, coba tandai dulu, lalu lanjut ke soal berikutnya. Cara ini membantu otak tetap tenang dan menjaga ritme pengerjaan soal. Kadang, setelah mengerjakan soal lain, otak justru jadi lebih segar dan solusi untuk soal tadi muncul sendiri.

2. Kerjakan soal yang paling kamu yakin dulu

ilustrasi mengerjakan tryout
ilustrasi mengerjakan tryout (unsplash.com/Nguyen Dang Hoang Nhu)

Strategi ini sederhana, tapi efektif sekali. Saat ujian, usahakan mengumpulkan poin sebanyak mungkin dari soal yang memang kamu kuasai terlebih dahulu. Selain membuat waktu lebih efisien, cara ini juga bisa meningkatkan rasa percaya diri. Saat melihat banyak jawaban sudah terisi, pikiran biasanya jadi lebih tenang dibanding terus berkutat dengan soal sulit dari awal. Jangan sampai mental langsung jatuh hanya karena satu soal yang susah.

3. Pahami inti pertanyaan

ilustrasi mengerjakan ujian
ilustrasi mengerjakan ujian (pexels.com/Andy Barbour)

Kadang, soal terasa sulit bukan karena materinya terlalu rumit, melainkan karena kita salah memahami pertanyaannya. Apalagi, kadang soal dibuat panjang atau menggunakan kalimat yang menjebak. Beberapa kata kunci penting yang perlu kamu perhatikan:

  • kecuali,
  • paling tepat,
  • penyebab utama, dan
  • berikut ini yang benar.

Banyak siswa sebenarnya sudah tahu jawabannya, tetapi kehilangan fokus saat membaca soal. Akibatnya, mereka jadi salah memahami maksud pertanyaan. Karena itu, memahami inti soal dengan teliti sangat penting saat ujian.

4. Gunakan teknik eliminasi jawaban

ilustrasi mengerjakan ujian
ilustrasi mengerjakan ujian (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Kalau ujian berbentuk pilihan ganda, jangan langsung menyerah saat tidak tahu jawaban pastinya. Gunakan teknik eliminasi atau mencoret pilihan yang jelas salah. Biasanya, akan ada 1 atau 2 opsi yang memang terlihat tidak masuk akal. Dengan mengurangi pilihan jawaban, peluang menjawab benar jadi lebih besar. Teknik ini sering dipakai saat UTBK, ujian CPNS, bahkan ujian sekolah karena cukup membantu ketika benar-benar buntu.

5. Manfaatkan petunjuk dari soal lain

ilustrasi mengerjakan ujian
ilustrasi mengerjakan ujian (pexels.com/Kindel Media)

Ini jarang disadari siswa. Kadang, jawaban sebuah soal ternyata bisa membantu menjawab soal lainnya, apalagi pada ujian yang materinya saling berkaitan. Karena itu, penting untuk membaca semua soal terlebih dahulu. Bisa saja ada istilah, rumus, atau konsep yang muncul berulang dan membantu mengingat materi yang tadi lupa. Oleh sebab itu, jangan langsung menyerah sebelum melihat keseluruhan soal.

6. Sisakan waktu untuk mengecek ulang

ilustrasi mengerjakan ujian
ilustrasi mengerjakan ujian (pexels.com/Monstera Production)

Banyak siswa terlalu fokus mengerjakan sampai lupa menyisakan waktu untuk revisi jawaban. Padahal, mengecek ulang sering membantu menemukan kesalahan kecil. Adapun, beberapa di antaranya:

  • salah hitung,
  • salah baca soal,
  • jawaban tertukar, dan
  • ada nomor yang belum terisi.

Jika memungkinkan, sisakan sekitar 10–15 menit terakhir untuk mengecek ulang jawaban. Tinjauan singkat bisa membantu menemukan kesalahan kecil yang sebelumnya tidak disadari. Kadang, perubahan kecil pada saat-saat akhir bisa membuat nilai jadi lebih baik.

7. Jangan mengosongkan jawaban kalau tidak ada pengurangan nilai

ilustrasi mengerjakan ujian
ilustrasi mengerjakan ujian (pexels.com/This And No Internet 25)

Kalau ujian tidak menerapkan sistem minus, usahakan tetap mengisi jawaban meski ragu. Peluang benar tetap ada dibanding membiarkan kosong. Gunakan logika terbaikmu, eliminasi pilihan, lalu pilih jawaban yang paling masuk akal. Siapa tahu ternyata itu benar. Ini bisa dilakukan daripada kosong dan pasti nol, kan?

Jadi, kalau nanti ketemu soal yang terasa sulit, usahakan tetap tenang dan jangan langsung panik. Coba kerjakan secara perlahan dengan strategi yang tepat. Selain itu, percaya pada kemampuan diri sendiri juga penting agar tetap fokus saat ujian.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎

Related Articles

See More