Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Catat! Ini 4 Hal Penting Saat Memasak Bersama Anak
ilustrasi memasak bersama anak (pexels.com/RDNE Stock project)
  • Memasak bersama anak jadi momen bonding yang seru sekaligus sarana mengajarkan kemandirian tanpa paksaan agar anak merasa nyaman dan senang.

  • Kegiatan ini bisa melatih motorik, kreativitas, serta daya ingat anak lewat pengenalan alat dapur dan bahan makanan secara menyenangkan.

  • Orangtua disarankan memilih menu simpel namun menarik sambil menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan dan tanggung jawab di dapur.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mendekatkan diri pada anak adalah dengan memasak bersama. Pasalnya, memasak tentu menjadi kegiatan sehari-hari yang pasti dilakukan ibu atau ayah di rumah untuk menyiapkan makanan buat keluarga tersayang.

Selain bisa jadi sarana bonding bagi orangtua dan anak, mengajak anak memasak bersama juga dapat mengasah skill mereka. Bagaimana pun, anak kelak akan tumbuh dewasa dan harus hidup mandiri, maka tidak ada salahnya untuk mengajarkan skill penting yang satu ini. Namun, ada hal-hal yang sebaiknya orangtua perhatikan jika ingin mengajak anak memasak bersama. Apa saja? Yuk, simak!

1. Jangan memaksa anak

ilustrasi anak memasak (pexels.com/cottonbro studio)

Memang, memasak bersama anak akan memberikan banyak manfaat khususnya bagi mereka. Namun, sebaiknya orangtua tidak memaksa anak untuk membantu memasak. Alasannya jelas, setiap hal yang dipaksakan kemungkinan hasilnya tidak akan bagus.

Alih-alih membantu meringankan pekerjaan orangtua atau menambah skill anak, memaksa justru akan membuat mereka merasa kesal. Akibatnya, anak malah akan berontak dan tidak patuh pada orangtua. Ajaklah anak memasak bersama lewat cara yang baik, yaitu menawarkan dengan bahasan yang lembut. Momen memasak bersama haruslah jadi momen menyenangkan. Jangan sampai anak malah kesal pada orangtua dan merasa tertekan karena dipaksa.

2. Ajarkan mereka pengetahuan baru

ilustrasi anak belajar memasak (pexels.com/Gustavo Fring)

Sebagai orangtua, kamu bisa menjadikan momen memasak bersama anak sebagai sarana untuk belajar, salah satunya belajar mengenal alat-alat dapur dan bahan-bahan makanan. Mengajarkan mereka mengocok telur, mengaduk adonan tepung, atau memarut keju bisa membantu melatih otot-otot motorik anak.

Memasak juga dapat membantu melatih kreativitas dan daya ingat anak. Apalagi jika kalian memutuskan untuk membuat kue bersama misalnya. Bebaskan anak untuk menghias sendiri cup cake atau kue tart buatannya sendiri. Hal ini otomatis akan mengasah kreativitas anak dan sekaligus menggali potensi mereka. Siapa tahu, anak ternyata berbakat menjadi chef, pastry chef, atau bahkan bakatnya ada di bidang seni melukis misalnya.

3. Pilih masakan yang simpel tapi menarik

ilustrasi ayah dan anak (pexels.com/Los Muertos Crew)

Dalam memilih jenis masakan apa yang bisa dimasak bersama, usahakan untuk memilih menu yang simpel tapi menarik. Membuat cake atau cookies bisa jadi pilihan karena kebanyakan anak-anak cenderung menyukai makanan manis. Atau, bisa juga memilih menu makanan sehat tapi praktis seperti sushi atau sandwich.

Memilih camilan manis untuk dibuat bersama sah-sah saja, asalkan tidak terlalu sering. Sementara, memilih makanan sehat yang simpel dan praktis sangat baik untuk mendekatkan anak-anak pada makanan-makanan sehat. Jika terbiasa membuat makanan sehat, kemungkinan mereka juga akan senang menyantapnya.

4. Ajarkan anak menjaga kebersihan

ilustrasi memasak pizza (pexels.com/RDNE Stock project)

Ketika sedang memasak bersama, ajarkan anak-anak untuk selalu menjaga kebersihan. Pakaikan celemek saat memasak, ajarkan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah memegang bahan-bahan makanan, termasuk menjaga kebersihan lantai dapur misalnya.

Mengajarkan kebersihan dengan mencuci tangan berarti menerapkan pola hidup sehat. Sementara membersihkan meja dan lantai dapur setelah selesai memasak berarti mengajarkan anak-anak tentang pentingnya tanggung jawab.

Nah, itu tadi empat hal penting yang perlu orangtua perhatikan ketika akan mengajak anak-anak memasak bersama. Selain kebutuhan bonding, mengajarkan skill memasak akan sangat bermanfaat bagi kehidupan mereka di masa depan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team