ilustrasi orangtua transaksional (pexels.com/Monstera Production)
Ketika kamu dibesarkan oleh orangtua transaksional, kamu akan sering dibandingkan dengan orang lain untuk menilai kemampuan dan prestasimu. Dengan melakukan ini, mereka menciptakan rasa kompetisi yang tidak sehat dan menanamkan keyakinan padamu bahwa nilai diri seseorang bergantung pada perbandingan dengan orang lain.
Hal ini dapat menimbulkan rasa kurang percaya diri dan merasa tidak berharga, bahkan ketika kamu sudah melakukan yang terbaik. Selain itu, tekanan untuk selalu lebih baik dari orang lain bisa menyebabkan stres emosional yang berkepanjangan. Akibatnya, kamu yang terus-menerus dibandingkan akan merasa tidak pernah memenuhi harapan, yang berdampak pada hubunganmu dengan orangtua dan diri sendiri.
Tumbuh dengan orangtua yang transaksional bisa berdampak besar pada kehidupanmu, baik dalam cara kamu memandang diri sendiri maupun menjalin hubungan dengan orang lain. Kamu mungkin memiliki masalah kepercayaan, sulit untuk meminta bantuan, atau merasa hubungan harus selalu dalam hal memberi dan menerima.
Dengan memahami bahwa kamu dibesarkan dalam pola asuh ini, kamu dapat memulai langkah awal untuk memutus siklus tersebut, sehingga kamu bisa membangun hubungan yang lebih sehat dan mengembangkan kepercayaan diri tanpa merasa harus selalu memenuhi ekspektasi orang lain.