ilustrasi snack (unsplash.com/Denny Müller)
Kadang ada dilema antara membiarkan anak bebas berekspresi dan menjaga kenyamanan sekitar. Keduanya sebenarnya bisa berjalan beriringan jika orangtua peka terhadap situasi. Tidak semua penumpang memiliki toleransi yang sama terhadap kebisingan, apalagi di perjalanan panjang.
Beberapa orangtua memilih cara kreatif, seperti memberi catatan kecil berisi permintaan maaf jika anak rewel, meskipun tidak semua merasa perlu melakukan itu. Di sisi lain, ada juga penumpang yang telah mengambil inisiatif untuk menjaga diri dengan selalu membawa noise-cancelling earphones di dalam tas agar tetap nyaman. Artinya, solusi tidak selalu satu arah. Selama orangtua berusaha menjaga situasi tetap terkendali, biasanya penumpang lain juga lebih bisa memahami.
Ajak anak naik transum memang tidak selalu mulus, tetapi bisa dikelola dengan persiapan yang tepat. Setiap orangtua punya cara masing-masing, yang penting tetap memperhatikan kenyamanan bersama tanpa merasa terbebani. Pada akhirnya, sebagai orangtua kita telah berusaha sebaik mungkin untuk membuat perjalanan tetap aman dan minim drama. Jadi, sudah siap mencoba cara di atas untuk perjalanan berikutnya?