Di era digital, berita perang bukan lagi konsumsi orang dewasa semata. Anak-anak bisa terpapar konflik global, termasuk berita perang Israel Iran, lewat media sosial, televisi, bahkan obrolan di sekolah. Karena itu, orangtua memegang peran penting dalam menanamkan empati dan nilai kedamaian sejak dini.
Menghindari pembahasan soal perang bukanlah solusi terbaik. Anak justru membutuhkan pendampingan emosional agar bisa memahami dunia dengan cara yang aman dan manusiawi. Yuk, simak cara mengajarkan empati dan kedamaian pada anak di tengah isu World War 3 berikut ini!
