Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cara Melatih Keberanian Anak seperti Karakter Masha and The Bear
Bubur buatan Masha (youtube.com/Masha and The Bear)
  • Keberanian anak dapat tumbuh melalui kemauan mencoba, menghadapi kesalahan, dan tidak mudah menyerah.

  • Orangtua dapat membantu dengan memberi contoh, afirmasi positif, dan arahan yang konsisten.

  • Kejujuran dalam menyampaikan emosi menjadi bagian penting saat anak belajar berani.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Cara melatih keberanian pada anak melalui kegagalan, contoh orangtua, dan kejujuran dalam menyampaikan emosi.
  • Who?
    Orangtua dan anak, dengan Masha serta Bear sebagai karakter yang menjadi contoh dalam pembelajaran.
  • Where?
    Dalam kehidupan sehari-hari dan saat orangtua serta anak melakukan aktivitas bersama.
  • When?
    Saat sarapan, sebelum melakukan aktivitas, sebelum tidur, dan ketika anak menghadapi emosi yang sulit.
  • Why?
    Keberanian membantu anak mencoba hal baru, menghadapi kesalahan, mengembangkan potensi, dan tidak mudah menyerah.
  • How?
    Orangtua mengajarkan bahwa kegagalan tidak apa-apa, memberi contoh, memberikan afirmasi positif, serta mendukung kejujuran tentang emosi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Keberanian anak bisa dilatih dengan mencoba hal baru dan tidak takut gagal. Orangtua membantu dengan memberi contoh, berkata baik, dan mengajari anak jujur tentang perasaannya. Masha belajar dari Bear saat menghadapi masalah, rasa takut, dan kekhawatiran. Sekarang, anak bisa belajar berani sedikit demi sedikit dengan cara sederhana.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Cara sederhana seperti memberi contoh, menyampaikan afirmasi positif, dan membahas emosi dapat membantu orangtua membangun keberanian anak secara konsisten. Pendekatan ini juga memberi ruang bagi anak untuk memahami bahwa kegagalan bukan akhir, melainkan bagian dari proses belajar untuk menghadapi masalah dan mencoba kembali.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Keberanian tidak selalu berarti tak gentar menghadapi semua hal. Dalam kehidupan sehari-hari, keberanian juga dapat terlihat dari kemauan untuk mencoba hal baru, menghadapi kesalahan, hingga tidak mudah menyerah. Seorang anak yang memiliki keberanian, bisa mengembangkan potensi terbaik mereka.

Karakter Masha dalam kartun Masha and The Bear dikenal aktif, berani mengeksplorasi berbagai hal, dan penuh rasa ingin tahu. Meski terkadang tindakannya membuat situasi kacau, namun sikap Masha bisa menjadi pembelajaran yang berharga.

1. Berikan pengertian tentang kegagalan

apakah Masha punya pacar? (youtube.com/mashabearen)

Keberanian bukan berarti selalu menang, unggul, dan tidak mengenal takut saat melakukan apa pun. Terkadang, keberanian berarti tangguh menghadapi kegagalan. Sebab, mengutip VeryWell Mind, kegagalan adalah bagaimana anak belajar untuk berhasil.

Artinya, orangtua perlu mengarahkan keterampilan yang berguna pada anak agar tangguh menghadapi kegagalan. Hal ini juga dilakukan Bear untuk mengajarkan Masha. Terkadang, beruang itu membiarkan Masha terlibat dalam masalah agar bisa menghadapinya dengan baik.

"Kamu juga harus mengajari anak-anak bahwa tidak apa-apa untuk gagal," ujar Kathryn Smerling, seorang terapis keluarga.

2. Orangtua memberikan contoh

Masha and the Bear (dok. Animaccord/Masha and the Bear)

Dokter Roots dalam VeryWell Mind menyebut, anak-anak itu seperti spons yang menyerap segala hal pada orangtuanya, bahkan ketika orangtua sedang tidak memperhatikannya. Anak-anak selalu memperhatikan perilaku orangtua, termasuk dalam menghadapi emosi yang sulit.

Membangun keberanian pada anak harus dilakukan secara konsisten. Berikan afirmasi positif saat sarapan, sebelum melakukan aktivitas, bahkan sebelum tidur. Lakukan pemeriksaan emosional secara teratur agar orangtua dapat mengarahkan sikap berani dan tak mudah menyerah dalam diri mereka. Bear juga kelihatan sering mengarahkan sikap Masha saat mereka tengah melakukan aktivitas bersama.

3. Ajarkan mengenai kejujuran

potret karakter Masha dan si beruang (youtube.com/Masha and The Bear)

Saat hendak melatih keberanian, orangtua juga perlu menujukkan bahwa tidak apa-apa untuk menunjukkan emosi mereka. Anak-anak terkadang gugup, takut, dan khawatir, namun memilih untuk menyembunyikan emosi mereka. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam laman Children First Canada.

Tugas orangtua adalah mendukung anak untuk mengatakan kejujuran, termasuk soal emosi mereka. Bear sering kali mengobrol dengan Masha dan saling mengungkapkan perasaan yang tengah dihadapi satu sama lain. Tidak hanya menginterogasi Masha, beruang cokelat itu juga menunjukkan emosinya secara jujur.

Demikian tips untuk mengajarkan keberanian pada si kecil. Coba lakukan dengan cara yang sederhana dulu.

Curated For You

Editorial Team

Related Article