"Kalau pakaian masih aman diputar di mesin cuci, gunakan putaran tercepat untuk mengurangi kadar air sebelum dijemur," ujar Ashley Iredale, Consumer Expert CHOICE Australia, dikutip dari The Guardian.
8 Cara Menjemur Baju yang Benar agar Awet dan Gak Cepat Rusak

- Artikel menekankan pentingnya teknik menjemur yang benar agar pakaian tetap awet, tidak cepat pudar, melar, atau berbau apek meski sering dicuci.
- Dijelaskan delapan langkah efektif seperti mengurangi air sebelum dijemur, menjaga jarak antar pakaian, memilih tempat berventilasi baik, hingga membalik pakaian berwarna agar tidak cepat kusam.
- Panduan juga menyoroti pentingnya memperhatikan jenis bahan dan label perawatan, termasuk cara menggantung atau mengeringkan datar untuk menjaga bentuk serta kualitas kain.
Menjemur baju kelihatannya sepele, padahal ini salah satu faktor penting yang menentukan umur pakaian. Salah teknik sedikit saja, baju bisa cepat pudar, melar, atau bahkan berbau apek. Karena itu, cara menjemur yang benar penting banget buat diperhatikan.
Kalau dilakukan dengan tepat, pakaian bisa lebih awet, bentuknya tetap terjaga, dan warnanya tidak cepat kusam. Bukan cuma soal cepat kering, tapi juga soal menjaga kualitas kain dalam jangka panjang. Berikut cara menjemur baju yang benar biar gak cepat rusak.
Sumber :
https://www.thespruce.com/how-to-line-dry-clothes-indoors-1387951
https://www.theguardian.com/lifeandstyle/2022/jul/19/laying-it-on-the-line-how-to-air-dry-your-clothes-in-all-weather-conditions
https://www.realsimple.com/how-to-hang-dry-laundry-7370977
1. Kurangi air sebelum menjemur

Sebelum menjemur, pastikan pakaian sudah tidak terlalu basah. Pakaian yang masih penuh air akan lebih lama kering dan gampang bau apek, apalagi kalau cuaca lembap. Selain itu, berat air juga bisa bikin pakaian melar saat digantung.
Kalau pakai mesin cuci, manfaatkan fitur spin agar air lebih banyak terbuang. Untuk pakaian halus, cukup diperas pelan tanpa dipelintir. Cara ini bantu menjaga serat kain tetap kuat dan tidak cepat rusak.
2. Jangan jemur pakaian terlalu rapat

Menjemur terlalu rapat bikin udara susah mengalir. Akibatnya, pakaian jadi lebih lama kering dan bisa bau apek karena lembap terperangkap. Banyak orang sering melakukan ini karena ingin hemat tempat, padahal efeknya kurang bagus.
Sebaiknya beri jarak antar pakaian supaya udara bisa masuk dari berbagai sisi. Selain lebih cepat kering, pakaian juga jadi lebih rapi karena tidak banyak lipatan. Cara simpel ini sering diremehkan, padahal efeknya besar.
"Pakaian lembap butuh ruang untuk bernapas dan sirkulasi udara," jelas Jonathan Propper, Founder & CEO Dropps, dikutip dari Real Simple.
3. Pilih tempat dengan sirkulasi udara bagus

Banyak orang fokus ke matahari, padahal udara juga sama pentingnya. Tanpa sirkulasi udara yang baik, pakaian bisa tetap lembap meski sudah dijemur lama. Ini yang sering bikin pakaian jadi bau tidak sedap.
Kalau bisa, jemur di tempat terbuka yang kena angin. Kalau di dalam rumah, pilih area dekat jendela atau ventilasi. Intinya, pastikan udara tetap bergerak di sekitar pakaian
4. Balik pakaian berwarna saat dijemur

Sinar matahari bisa bikin warna pakaian cepat pudar kalau terlalu lama kena langsung. Pakaian gelap dan warna cerah biasanya paling rentan. Karena itu, membalik pakaian jadi trik sederhana yang sering dipakai.
Dengan bagian dalam di luar, warna asli pakaian lebih terlindungi. Cara ini bikin baju tetap terlihat baru lebih lama. Cocok banget buat kaus sablon atau jeans favorit.
"Kalau khawatir warna memudar, balik pakaian saat dijemur di bawah matahari terik," Kelly Love, Co-founder Branch Basics, dikutip dari Real Simple.
5. Gunakan hanger untuk pakaian tertentu

Kemeja dan blus lebih bagus dijemur pakai hanger. Cara ini bantu menjaga bentuk bahu dan mengurangi bekas lipatan. Hasil akhirnya juga lebih rapi dan gampang disetrika.
Tapi, pastikan hanger cukup kuat menahan beban pakaian basah. Kalau terlalu kecil atau rapuh, bentuk pakaian bisa berubah. Jadi, pilih hanger yang sesuai ukuran dan bahan.
6. Jangan gantung pakaian rajut

Pakaian rajut seperti sweater atau bahan elastis tidak cocok digantung. Berat air bisa bikin kain melar dan berubah bentuk. Ini sering bikin pakaian jadi nggak seperti ukuran aslinya lagi.
Lebih aman kalau dikeringkan secara datar. Letakkan di atas handuk atau rak khusus sambil dirapikan bentuknya. Cara ini menjaga struktur pakaian tetap stabil.
7. Hindari panas berlebihan

Panas memang bikin pakaian cepat kering, tapi terlalu panas bisa merusak kain. Serat bisa jadi rapuh, warna memudar, bahkan bisa menyusut. Jadi, jangan asal taruh dekat sumber panas.
Kalau cuaca kurang mendukung, pakai kipas atau cari area berangin. Cara ini lebih aman dibandingkan panas langsung. Selain itu, juga lebih menjaga kualitas pakaian.
8. Cek label perawatan pakaian

Setiap pakaian punya aturan perawatan yang berbeda. Label di dalam baju sebenarnya sudah memberi panduan cara mencuci dan menjemur yang benar. Sayangnya, banyak orang masih sering mengabaikannya.
Kalau tertulis “lay flat to dry”, berarti harus dikeringkan datar, bukan digantung. Mengikuti label ini bisa bikin pakaian lebih awet. Hal kecil tapi efeknya besar banget buat umur pakaian.
Menjemur baju ternyata bukan sekadar rutinitas setelah mencuci. Cara yang benar bisa bikin pakaian lebih tahan lama, tetap nyaman dipakai, dan gak cepat rusak. Jadi mulai sekarang, jangan cuma fokus bikin baju cepat kering, tapi juga perhatikan cara menjemurnya.


















