5 Cara Menyikapi Orang yang Suka Bertanya Kapan Punya Anak

Pertanyaan tentang momongan atau anak memang jadi satu hal yang sangat sensitif. Sama menyebalkannya seperti halnya pertanyaan kapan menikah. Tentu jika tak memiliki kesabaran yang tinggi dan cara menyikapi yang baik, kamu bisa stres sendiri.
Terkadang, orang lain memang tak mengerti kondisi mental seseorang ketika bertanya hal semacam itu. Oleh karenanya, kamu harus bisa menyikapi hal tersebut dengan bijak.
Kalau tiba-tiba ditanya, berikut lima cara untuk menyikapi pertanyaan kapan punya momongan. Jangan sampai emosi, ya!
1.Balas dengan senyuman sambil meminta doanya

Daripada langsung badmood dan marah, cobalah untuk tersenyum terlebih dahulu. Mengendalikan emosimu dengan memperbanyak sabar ketika datang pertanyaan seperti itu. Tersenyum sambil bilang "Mohon doanya, ya!"
Dengan begitu, orang pun akan sungkan untuk bertanya lebih lanjut. Terlebih sebenarnya ini adalah urusan yang cukup sensitif, apalagi kalau kamu sudah menikah cukup lama. Tentu pertanyaan ini bisa bikin telinga panas.
2.Beri pengertian bahwa ini semua di luar kendalimu

Cobalah beri pengertian jika urusan kehamilan tentu merupakan ketetapan Tuhan. Meskipun manusia sudah berusaha sekuat daya, tetapi jika belum diberi kepercayaan untuk diberi momongan, maka tetap akan sulit mendapatkannya.
Cukup katakan pada mereka bahwa kalian sedang berusaha untuk punya momongan. Tambahkan juga jika kalian sedang berdoa sebanyak-banyaknya agar segera dikabulkan keinginannya. Jadi, gak perlu khawatir berlebihan karena usaha dan doa sudah maksimal.
3.Balas secara singkat sambil bertanya hal lainnya

Tak hanya secara langsung, mungkin terkadang kamu juga menerima pertanyaan melalui pesan singkat atau panggilan suara. Tak perlu bertele-tele dan mengeluh ini dan itu, cukup balas dan jawab dengan singkat.
Hal ini dimaksudkan agar mereka gak terlalu kepo dan mau tahu lebih lanjut. Setelahnya, kamu bisa bertanya hal lain tentang orang tersebut untuk mengalihkan topik pembicaraan. Orang yang peka pasti akan tahu maksud tersebut, bahwa kamu tidak nyaman dengan pertanyaannya.
4.Sebisa mungkin hindari interaksi dengan orang yang membuatmu tak nyaman

Meski sudah dijelaskan berkali-kali, terkadang seseorang tetap saja terus bertanya. Setiap bertemu denganmu selalu menyinggung soal sudah punya momongan atau belum. Satu atau dua kali, sih, tak mengapa, tapi kalau keseringan pasti bikin jengkel juga.
Itulah mengapa sebaiknya kamu menjauhi orang seperti ini. Jika kamu tahu akan ada momen bertemu dengannya, maka sebisa mungkin hindari dan cari cara agar tidak bertemu. Hal ini penting untuk menghindari orang toksik di sekitarmu.
5.Miliki support system yang kuat dalam keluarga

Terakhir, pastikan kamu memiliki support system yang kuat. Siapa lagi kalau bukan keluarga sendiri, ya, kan? Jangan sampai kamu lemah hanya karena omongan orang lain yang gak mengenal dirimu seperti layaknya keluarga.
Dengan keluarga, kamu akan mendapatkan banyak dukungan dan kekuatan. Kamu bisa melalui masa sulit tersebut dan agar selalu semangat untuk berusaha. Bukannya malah mendengarkan cibiran orang lain yang tak berguna.
Daripada bergelut dengan tekanan batin, sebaiknya kamu speak up dan lebih tegas. Dengan begitu, orang lain gak terlalu sibuk mengurusi kehidupanmu, deh!