Ilustrasi seseorang anak sedang membaca (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Buku untuk anak usia 3 tahun sebaiknya menggunakan bahasa yang bisa dipahami dan membantu memperkaya kosakatanya secara bertahap. Beberapa kata baru tetap boleh dikenalkan, tetapi sebaiknya konteksnya mudah dipahami melalui gambar atau jalan cerita. Jadi, anak gak sekadar mendengar kata baru tanpa mengetahui maksudnya.
Orangtua juga bisa memilih buku yang memiliki pengulangan kata atau frasa tertentu. Pengulangan membuat anak lebih mudah mengingat kosakata dan bahkan memungkinkan mereka ikut mengucapkan bagian cerita yang sudah familiar. Kalau anak mulai bisa menebak atau mengulang kalimat tertentu, biarkan mereka mengambil bagian dalam membacakan cerita.
Memilih buku untuk anak usia 3 tahun sebenarnya gak harus berpatokan pada harga, jumlah halaman, atau popularitas sebuah judul. Hal yang lebih penting adalah apakah isi buku bisa dipahami anak, gambarnya menarik, bahasanya sesuai, dan ceritanya mampu membuat mereka tertarik untuk ikut membaca. Buku sederhana yang sering dibaca bersama juga bisa memberikan pengalaman yang berharga.
Jangan khawatir kalau anak belum bisa duduk tenang sampai buku selesai. Pada usia ini, proses membaca bisa berlangsung singkat dan tetap menyenangkan selama dilakukan secara rutin tanpa tekanan. Biarkan anak bertanya, menunjuk gambar, mengulang kata, atau bahkan memilih buku yang sama berkali-kali karena semua itu merupakan bagian dari proses mereka mengenal dunia melalui buku.