5 Rekomendasi Buku Anak yang Cocok Dibaca saat Liburan

Liburan sekolah merupakan waktu yang tepat untuk menumbuhkan kebiasaan membaca pada anak. Tanpa tekanan tugas dan jadwal belajar yang padat, anak dapat menikmati buku dengan lebih santai dan menyenangkan. Membaca selama liburan juga membantu menjaga kemampuan literasi sekaligus memperluas wawasan mereka.
Berikut beberapa rekomendasi buku anak yang cocok dibaca saat liburan. Mulai dari buku klasik internasional hingga karya penulis Indonesia, daftar buku ini sarat nilai positif dan petualangan menarik.
1. "The Little Prince" by Antoine de Saint-Exupéry

Buku klasik ini mengisahkan seorang pilot yang terdampar di gurun Sahara dan bertemu dengan seorang pangeran kecil yang berasal dari planet lain. Pertemuan tersebut membawa pembaca mengikuti berbagai kisah unik tentang persahabatan, kesepian, dan makna kehidupan.
Meski terlihat seperti buku anak, "The Little Prince" memiliki banyak pesan mendalam yang dapat dinikmati oleh pembaca dari berbagai usia. Cerita disampaikan dengan bahasa yang sederhana namun penuh imajinasi sehingga mudah dipahami anak-anak.
2. "Charlie and the Chocolate Factory" by Roald Dahl

Buku ini bercerita tentang Charlie Bucket, anak laki-laki sederhana yang mendapatkan kesempatan mengunjungi pabrik cokelat milik Willy Wonka yang misterius. Bersama anak-anak lainnya, Charlie mengikuti petualangan yang penuh kejutan di dalam pabrik tersebut.
Setiap ruangan dalam pabrik menghadirkan pengalaman yang unik dan fantastis. Anak-anak diajak berimajinasi mengenai sungai cokelat, permen ajaib, hingga berbagai penemuan luar biasa yang tidak mungkin ditemukan di dunia nyata. Selain menghibur, buku ini juga mengajarkan nilai tentang kejujuran, kesederhanaan, rasa syukur, dan pentingnya bersikap baik kepada orang lain.
3. "Kokokan Mencari Arumbawangi" by Cyntha Hariadi

Kokokan Mencari Arumbawangi karya Cyntha Hariadi mengisahkan tentang seorang anak perempuan yang secara ajaib datang dari langit, dibawa oleh burung kokokan dan jatuh di kebun bawang merah milik Nanamama. Anak itu kemudian diberi nama Arumbawangi dan dibesarkan dengan penuh kasih oleh Nanamama serta Kakaputu, putranya.
Kehadiran Arumbawangi membawa kebahagiaan dan warna baru dalam kehidupan keluarga kecil tersebut yang hidup sederhana di sebuah desa agraris. Seiring berjalannya waktu, kehidupan mereka mulai terusik ketika seorang pengusaha berencana membangun hotel di tengah hamparan sawah desa.
Hampir seluruh warga setuju menjual tanah mereka demi keuntungan yang dijanjikan, tetapi Nanamama menolak. Baginya, tanah bukan sekadar aset, melainkan sumber kehidupan yang harus dijaga. Penolakan itu membuat keluarga mereka berhadapan dengan tekanan sosial, prasangka, dan berbagai konflik yang semakin rumit.
4. "Na Willa" series by Reda Gaudiamo

Na Willa Series karya Reda Gaudiamo adalah trilogi novel anak yang mengikuti keseharian Na Willa. Ia adalah seorang anak perempuan yang tumbuh dengan rasa ingin tahu besar, imajinasi yang kaya, dan cara pandang yang unik terhadap dunia di sekitarnya. Melalui tiga buku Na Willa: Serial Catatan Kemarin, Na Willa dan Rumah dalam Gang, dan Na Willa dan Hari-hari Ramai, pembaca diajak melihat kehidupan dari sudut pandang seorang anak yang sederhana, lucu, sekaligus penuh makna.
Dalam Na Willa: Serial Catatan Kemarin, Na Willa tinggal di sebuah gang di pinggiran Surabaya bersama keluarganya. Hari-harinya dipenuhi berbagai pengalaman kecil yang terasa besar bagi seorang anak, mulai dari bermain dengan teman-temannya, pergi ke pasar bersama ibunya, hingga mengamati hal-hal yang membuatnya penasaran.
Kisah berlanjut dalam Na Willa dan Rumah dalam Gang ketika kehidupan Na Willa semakin berwarna. Ia masih menikmati hari-harinya bermain, membaca buku, dan bernyanyi, sementara hubungannya dengan sang ayah menjadi lebih dekat. Namun kebahagiaan itu mulai terusik saat keluarganya menghadapi perubahan besar yang mengguncang dunia kecil Na Willa.
Sementara dalam Na Willa dan Hari-hari Ramai, Na Willa harus beradaptasi dengan lingkungan baru di Jakarta, jauh dari rumah dan teman-teman masa kecilnya. Di tengah rasa rindu dan kesepian, ia bertemu berbagai tokoh unik yang membawanya pada petualangan baru serta pelajaran berharga tentang keluarga, persahabatan, dan proses bertumbuh.
5. "Matilda" by Roald Dahl

"Matilda" mengisahkan seorang anak perempuan yang sangat cerdas dan gemar membaca. Sayangnya, ia tumbuh di lingkungan keluarga yang kurang menghargai kecerdasannya. Meski menghadapi berbagai kesulitan, Matilda tetap mempertahankan semangat belajar dan menemukan cara-cara kreatif untuk menghadapi tantangan yang muncul dalam hidupnya.
Kisahnya dipenuhi humor dan petualangan yang membuat pembaca sulit berhenti membaca. Buku ini dapat menginspirasi anak untuk mencintai buku, percaya pada kemampuan diri sendiri, dan berani menghadapi situasi yang tidak menyenangkan dengan cara yang positif.
Membaca buku selama liburan tidak hanya menjadi kegiatan yang menyenangkan, tetapi juga membantu anak mengembangkan imajinasi, kemampuan bahasa, dan wawasan mereka. Dengan memilih buku yang sesuai usia dan minat, orangtua dapat membuat waktu liburan menjadi lebih bermakna tanpa terasa seperti kegiatan belajar yang membosankan.



















