Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dekorasi Kamar Anak Perempuan yang Baru Belajar Bobok Sendiri
Deokasi kamar anak perempuan (pexels.com/Ron Lach)
  • Tidur mandiri dapat dibiasakan sejak dini; sebagian besar anak mampu tertidur sendiri saat taman kanak-kanak, dengan kemampuan lebih mapan pada usia 6–7 tahun.
  • Warna pastel atau dingin seperti hijau dan biru dapat mendukung suasana tenang, sementara kamar perlu disesuaikan dengan perabotan serta kesukaan anak.
  • Sediakan penyimpanan mainan yang mudah dijangkau, izinkan barang kesayangan di tempat tidur, minimalkan dekorasi dan cahaya terang agar anak lebih nyaman tidur sendiri.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Membiasakan anak untuk tidur mandiri di kamarnya sendiri bisa dimulai sejak usia dini. Bahkan, beberapa orangtua sudah membiasakan anaknya tidur terpisah dari mereka sejak masih bayi.
Mengutip dari laman Social Child Pyschology, tidak ada satu usia pun yang tepat untuk setiap anak, tetapi sebagian besar anak mampu tertidur sendiri saat masuk taman kanak-kanak dan kemampuan tidur mandiri sudah cukup mapan bagi sebagian besar anak di rentang usia 6-7 tahun.

Nah, salah satu cara menarik minat anak untuk menempati kamar tidurnya sendiri adalah mendekorasi ruangan tersebut semenarik mungkin, terutama bagi anak perempuan yang sangat menyukai detail perintilan. Berikut ide dekorasi kamar anak perempuan yang baru belajar bobok sendiri.

1. Memilih cat tembok yang mendukung suasana nyaman

Dekorasi kamar anak perempuan (pexels.com/LỬNG Studio)

Biasanya, anak perempuan menyukai warna-warna pastel nan lembut, seperti pink, tosca, kuning, putih, atau krem. Warna-warna soft seperti ini secara psikologis dipercaya dapat memberikan ketenangan dan kenyamanan. Dr. Larry Mitnaul, seorang psikiater anak, mengatakan bahwa warna-warna gelap seperti merah dan oranye sering dikaitkan dengan stimulasi yang lebih tinggi sehingga memberikan ketegangan dan rasa tidak nyaman.

"Sebaliknya, warna-warna dingin seperti hijau dan biru bisa memberikan ketenangan, terutama bagi anak-anak yang sulit merasa rileks," sambung Mitnaul, seperti dikutip dari laman HGTV.

Oleh karena itu, memilih cat tembok yang tepat bisa jadi langkah awal untuk mendekorasi kamar tidur anak. Sesuaikan warna cat dengan perabotan dan hal kesukaan anak supaya mereka lebih merasa memiliki kamar tersebut.

2. Ruang rahasia untuk menyimpan mainan

Dekorasi kamar anak perempuan (pexels.com/Stephen Andrews)

Jika jumlah ruangan di rumah sangat terbatas dan kamu menginginkan kamar tidur anak sekaligus menjadi playground mereka, maka perlu ditambahkan ruang penyimpanan di sana. Anak-anak perempuan biasa memiliki banyak koleksi boneka dan disarankan untuk tidak membawa serta semuanya ke atas tempat tidur.

"Sertakan ruang penyimpanan yang mudah dibuka dan dipegang oleh anak-anak serta memiliki roda," ujar Deborah DiMare, seorang desainer interior seperti dikutip dari HGTV.

Menurutnya, mendorong dan menarik sangat bagus untuk kesadaran tubuh anak dan membuat mereka relaks sehingga gampang tertidur. Ruang penyimpanan rahasia ini bisa diletakkan di bawah tempat tidur atau di sudut ruangan. Pastikan untuk menatanya dengan rapi, jadi tidak membuat ruangan menjadi sempit.

3. Mengizinkan anak membawa beberapa barang kesayangannya saat tidur

Deokasi kamar anak perempuan (pexels.com/Ron Lach)

Mungkin awalnya, anak akan merasa canggung dan takut tidur sendirian, terutama untuk anak yang usianya lebih tua. Mereka mungkin akan merengek dan enggan ditinggalkan. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah mengizinkan si kecil membawa beberapa barang kesayangannya ke atas tempat tidur.

"Setiap anak itu unik, jadi disarankan untuk membicarakan kebutuhan mereka. Menambahkan selimut atau boneka kesayangan akan membuat anak lebih nyaman," kata Dr. Larry Mitnaul dan Dr  Willough Jenkins, dikutip dari HGTV.

Dengan adanya selimut hangat dan boneka kesayangan sebagai 'teman tidur', anak akan merasa aman dan nyaman bobok sendirian. Jangan lupa mengatur pencahayaan seminim mungkin dan lebih baik memanfaatkan cahaya alami ketimbang memasang terlalu banyak lampu.

4. Berikan perintilan dekorasi seminimalis mungkin

Dekorasi kamar anak perempuan (pexels.com/Ron Lach)

Bisa jadi karena terlalu bersemangat menata ulang kamar tidur untuk si kecil, orangtua jadi ingin memasukkan sebanyak-banyaknya item dekorasi. Padahal, semakin penuh isi kamar anak, itu akan semakin mengganggu ketenangan dan fokus mereka kala hendak tidur.

Erin Junker, seorang konsultan tidur bayi dan balita profesional sekaligus pendiri The Happy Sleep Company, berpendapat bahwa anak-anak akan mudah tidur ketika tidak dikelilingi oleh lampu-lampu berkedip dan barang-barang yang merangsang ketertarikan mereka. Erin memberi contoh hiasan gantung yang mencolok hingga akuarium mainan sebagai benda yang haram dimasukkan ke dalam kamar anak.

"Cahaya yang terlalu terang juga bisa mengganggu jam tidur anak. Tutup semua lampu yang berkedip dan terang, lindungi diri dari cahaya terang, seperti sinar matahari dan lampu jalan dengan memberikan gorden," ujar Erin seperti dikutip dari laman The Happy Sleep Company.

Membuat dekorasi kamar anak perempuan senyaman mungkin, akan membantu mereka untuk segera terbiasa dengan kamar barunya dan gak takut tidur sendirian. Menyesuaikan warna cat tembok hingga meminimalisir perabotan, adalah cara jitu untuk membuat anak betah dan nyaman berada di kamarnya sendiri. Bagaimana menurutmu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article