Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Hal di Kamar Tidur yang Bisa Bikin Stres, Segera Atasi!

4 min read
5 Hal di Kamar Tidur yang Bisa Bikin Stres, Segera Atasi!
ilustrasi kamar yang berantakan (pexels.com/cottonbro)
Share Article

Kamar tidur seharusnya menjadi tempat untuk beristirahat setelah menjalani berbagai aktivitas seharian. Namun, tanpa disadari, beberapa kondisi di dalamnya justru bisa membuat pikiran sulit tenang dan tubuh kurang rileks. Bahkan, hal-hal kecil yang sering dianggap sepele bisa membuat kamar terasa kurang nyaman.

Mulai dari barang yang berantakan hingga perangkat elektronik yang terus menyala, berbagai hal di kamar bisa menjadi sumber gangguan. Jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat membuat waktu istirahat terasa kurang maksimal. Yuk, kenali hal-hal di kamar tidur yang diam-diam bisa bikin kamu stres dan cara mengatasinya!

  1. 1. Barang-barang yang berantakan

    ilustrasi kamar yang berantakan
    ilustrasi kamar yang berantakan (pexels.com/cottonbro)

    Barang yang berserakan di kamar bukan cuma membuat ruangan terlihat kurang rapi, tetapi juga bisa menjadi gangguan visual. Tumpukan barang atau meja yang penuh dapat membuat pikiran terus memproses informasi yang sebenarnya gak diperlukan. Akibatnya, kamar yang seharusnya menjadi tempat beristirahat bisa terasa kurang nyaman.

    “Ketika ruang pribadi seseorang terasa penuh dan gak tertata, wajar jika mereka merasa stres dan gak nyaman. Kekacauan bisa terasa sangat membebani dan sulit bagi seseorang untuk menenangkan pikirannya ketika di kamar tidur selalu ada pengingat fisik mengenai sesuatu yang membuat stress,” ujar Samantha Gambino, psikolog klinis berlisensi di New York City, dikutip dari Apartment Therapy.

    Daripada membiarkan barang menumpuk, coba tentukan tempat khusus untuk setiap benda yang sering berada di kamar. Kamu juga bisa menyediakan keranjang atau wadah sementara untuk barang yang sebenarnya bukan bagian dari kamar tidur agar permukaan meja dan lantai tetap lebih lega.

  2. 2. Tempat tidur yang gak dirapikan

    ilustrasi tempat tidur yang berantakan
    ilustrasi tempat tidur yang berantakan (pexels.com/edgard)

    Tempat tidur yang berantakan bisa membuat kamar terlihat semakin gak tertata. Meski sepele, kondisi ini dapat menjadi pengingat bahwa masih ada pekerjaan yang belum diselesaikan. Karena itu, kebiasaan sederhana seperti merapikan tempat tidur pada pagi hari bisa membantu menciptakan suasana kamar yang lebih nyaman.

    “Tempat tidur yang gak dirapikan adalah contoh lain dari ketidakteraturan yang dapat membuat kamar tidur terasa lebih penuh tekanan,” ujar Cecille Ahrens, terapis yang menjadi pembawa acara podcast kesehatan mental Get Mental, dikutip dari Business Insider.

    Gak perlu membuat tempat tidur terlihat sempurna seperti kamar hotel setiap pagi. Cukup rapikan selimut, bantal, dan permukaannya agar kamar terasa lebih siap digunakan untuk aktivitas berikutnya sekaligus lebih nyaman ketika kamu kembali beristirahat pada malam hari.

  3. 3. Pakaian menumpuk di berbagai tempat

    ilustrasi kamar yang berantakan
    ilustrasi kamar yang berantakan (pexels.com/cottonbro)

    Pakaian yang menumpuk di kursi, lantai, bangku, atau tempat tidur bisa membuat kamar terasa lebih sempit. Tumpukan tersebut gak cuma memakan ruang, tetapi juga menjadi gangguan visual saat kamu ingin bersantai. Apalagi jika pakaian bersih dan kotor tercampur, pekerjaan mencuci dan merapikannya bisa terasa seperti tugas yang terus menunggu.

    “Membiarkan pakaian menumpuk di kursi, bangku, tempat tidur, atau lantai juga dapat menjadi gangguan secara visual dan mengambil ruang berharga di kamar tidur,” ujar Weena Cullins, terapis, dikutip dari Business Insider.

    Supaya pakaian gak terus menguasai kamar, biasakan memasukkannya ke keranjang cucian setelah digunakan dan segera menyimpan pakaian bersih setelah dilipat. Kalau lemari terlalu penuh, pertimbangkan untuk memilah pakaian yang masih sering dipakai dan yang sudah jarang digunakan agar penyimpanannya lebih teratur.

  4. 4. Area kerja berada terlalu dekat dengan tempat tidur

    ilustrasi wanita bermain laptop (pexels.com/vladakarpovich)
    ilustrasi wanita bermain laptop (pexels.com/vladakarpovich)

    Bagi yang bekerja atau belajar dari rumah, kamar tidur terkadang ikut berubah menjadi ruang kerja. Laptop, dokumen, dan perlengkapan kerja yang terus terlihat dapat membuat batas antara waktu produktif dan istirahat menjadi kabur. Akibatnya, saat berada di tempat tidur, kamu masih bisa merasa seperti sedang menjalani rutinitas pekerjaan.

    “Jika kamar tidurmu tiba-tiba berubah menjadi semacam kantor, kamu perlu melakukan perubahan yang diperlukan agar ruangan tersebut sesuai dengan perubahan gaya hidup dan fungsi barunya,” ujar Stacy Lewis, desainer interior di Eternity Modern, Irvine, California, dikutip dari Apartment Therapy.

    Kalau memungkinkan, letakkan meja kerja di luar kamar agar area tidur benar-benar digunakan untuk beristirahat. Namun, jika ruang terbatas, buat pembagian zona yang jelas dengan menempatkan meja di sisi berbeda dari tempat tidur atau menggunakan rak maupun pembatas ruangan.

  5. 5. Perangkat elektronik terlalu dekat dengan tempat tidur

    ilustrasi televisi (pexels.com/fotios-photos)
    ilustrasi televisi (pexels.com/fotios-photos)

    Televisi, ponsel, dan laptop memang bisa menjadi hiburan setelah hari yang melelahkan. Namun, perangkat tersebut juga dapat membuatmu terus menonton, scrolling media sosial, mengecek pesan, atau membuka email pekerjaan saat seharusnya beristirahat. Cahaya dan notifikasi dari perangkat pun bisa membuat pikiran tetap aktif sehingga kamar kurang mendukung untuk tidur.

    Kalau masih ingin menggunakan perangkat sebelum tidur, pilih aktivitas yang menenangkan dan batasi durasinya. Setelah selesai, matikan atau jauhkan perangkat dari tempat tidur dan redupkan pencahayaan kamar. Dengan begitu, pikiran bisa lebih mudah beralih dari aktivitas harian ke waktu istirahat.

    Pada akhirnya, kamar tidur gak harus selalu sempurna untuk terasa nyaman. Dengan mengurangi barang berantakan, menyelesaikan pekerjaan kecil seperti merapikan tempat tidur dan pakaian, serta membatasi distraksi, suasana kamar bisa terasa lebih tenang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More