Comscore Tracker

Orangtua Millennials, Ini 5 Cara Menumbuhkan Rasa Empati Anak

Anak akan tumbuh menjadi pribadi penuh kasih sayang

Kebanyakan dari kita mungkin percaya bahwa empati adalah bawaan seseorang dan tidak untuk dipelajari. Padahal memupuk rasa empati dan melatih anak tentang cara yang benar untuk menanggapinya adalah cara yang bagus untuk menetapkan dasar bagi manusia yang penuh kasih sayang untuk tumbuh.

Mengajari anak-anak empati mungkin terdengar sulit, tetapi nyatanya empati bisa dibangun lewat hal-hal sederhana. Berikut ini lima cara yang mudah untuk mengajari anak untuk berempati. 

1. Jadilah orangtua yang memiliki empati

Orangtua Millennials, Ini 5 Cara Menumbuhkan Rasa Empati Anakunderstood.org

Membesarkan anak yang berempati membutuhkan orangtua yang berempati. Orangtua yang berempati adalah orang yang peka dengan cara kerja emosional pikiran anak mereka. Ketika kamu dengan mudah dapat membayangkan sudut pandang mereka, itu akan membantu kamu untuk mencegah membentak. 

Daripada mengeluarkan emosi dengan menunjukkannya secara kejam, lebih baik untuk membicarakan dengan anak. Katakan pada mereka, “Kamu telah membuatku sangat frustrasi.” atau “Kamu telah mengecewakanku.”, dengan nada yang tenang. Ini membuat proses berpikir empati mereka bergerak. 

2. Jadilah panutan

Orangtua Millennials, Ini 5 Cara Menumbuhkan Rasa Empati Anakelitedaily.com

Anak akan meniru orangtuanya. Baik itu tentang kata-kata yang diucapkan, tata bahasa, bahasa tubuh, pengendalian diri, dan lainnya. Jadi tidak mengherankan jika mereka bergantung pada pengamatan mereka terhadap orangtua untuk belajar bagaimana memperlakukan orang lain.

Oleh sebab itu, perlakukan lah orang lain dengan kebaikan atau pengertian terhadap seseorang yang melakukan kesalahan. Itu akan mendorong anak untuk meniru hal yang sama. 

Baca Juga: Bisa Tumbuhkan Empati, 5 Manfaat Memelihara Hewan Menurut Sains

3. Mengidentifikasi karakter pada buku

Orangtua Millennials, Ini 5 Cara Menumbuhkan Rasa Empati Anakkdnovelties.com

Membaca buku yang menceritakan kisah satu orang atau lebih, pada dasarnya adalah latihan empati. Inilah mengapa mengajarkan anak-anak empati melalui literatur sangatlah efektif. Setelah membaca buku, ajukan pertanyaan seperti, "Mengapa kamu menyukai karakter tersebut?", "Apakah ada orang di buku yang tidak kamu sukai?", dan lain sebagainya. Ini sangat membantu anak melepaskan perasaan empati mereka. 

4. Menonton

Orangtua Millennials, Ini 5 Cara Menumbuhkan Rasa Empati Anakpexels.com/August de Richelieu

Selain membaca buku, menonton adalah alternatif lain untuk mengajarkan empati anak. Saat menonton acara bersama anak, penting untuk mengetahui perasaan dan emosi berbeda yang diungkapkan. Jika anak kamu masih kecil, kamu dapat memberikan komentar saat tayangan berlangsung, seperti “Anak kucing itu terlihat sangat sedih. Aku ingin tahu apakah itu karena dia kehilangan ibunya? Bagaimana menurutmu, Nak?". Ini akan membantu melibatkan anak ke dalam emosi dari berbagai karakter, bukan hanya peristiwa yang terjadi di layar.

5. Minta anak mengerjakan pekerjaan rumah

Orangtua Millennials, Ini 5 Cara Menumbuhkan Rasa Empati Anakpexels.com/August de Richelieu

Mintalah anak untuk membantu pekerjaan rumah tangga yang sesuai dengan usianya. Ia bisa membantu ibu, ayah, atau kakek nenek. Bukan hanya sekadar membantu, tetapi lebih seperti memberi mereka tanggung jawab. ini akan membantu mereka melihat bagaimana orang lain menghabiskan hari-hari mereka dan kesulitan apa saja yang orang lain hadapi dalam melakukan pekerjaan rumah. 

Sebagai orangtua, sudah selayaknya menumbuhkan empati anak sejak dini. Mengasahnya melalui interaksi dan tontonan bisa jadi cara yang efektif untuk diterapkan. Sebagai orangtua sudah semestinya untuk selalu mengawasi tumbuh kembang mereka termasuk tentang empati mereka. 

Baca Juga: 6 Tips Sederhana untuk Menumbuhkan Empati pada Anak Sedari Dini

Sharma Khan Photo Verified Writer Sharma Khan

Cukup baca tulisanku tanpa harus tahu siapa aku

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Merry Wulan

Berita Terkini Lainnya