Seorang bayi meninggal dunia setelah mengalami kondisi kritis, diduga akibat diberi telur mentah oleh neneknya, yang merupakan ibu dari ayah bayi tersebut. Kisah ini viral di media sosial karena bayi yang baru berusia 28 hari itu sempat menjalani perawatan intensif sebelum akhirnya meninggal dunia. Peristiwa tragis ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga sekaligus pengingat akan pentingnya memahami kebutuhan dan keselamatan bayi, terutama pada masa awal kehidupan.
Di balik tragedi tersebut, muncul persoalan lain yang kerap dihadapi orangtua, khususnya ibu, dalam menjalani pengasuhan anak. Seorang ibu kerap hadapi tekanan dan campur tangan dari pihak eksternal, termasuk keluarga sendiri.
Keputusan seorang ibu dalam merawat bayinya tak jarang berhadapan dengan perbedaan pandangan antar generasi, termasuk keyakinan atau tradisi turun-temurun yang belum tentu sejalan dengan petunjuk medis. Jika tidak disikapi dengan tepat, perbedaan tersebut berpotensi menimbulkan risiko kesehatan dan keselamatan anak.
Menjadi seorang ibu saja sudah membawa tanggung jawab yang besar, terlebih ketika harus menghadapi tekanan dari lingkungan terdekatnya, saat ia justru membutuhkan dukungan, rasa aman, dan ruang untuk mengambil keputusan terbaik bagi buah hatinya.
