Comscore Tracker

Bukan Nolak Rezeki, Tapi Tunda Punya Anak jika 5 Hal Ini Gak Terjamin!

Jadi orangtua harus bertanggung jawab

Setiap pasangan yang menikah pada umumnya mengharapkan kehadiran buah hati sebagai pelengkap keluarga kecilnya. Kalian tentu saja menginginkan anak tumbuh dengan segala kelayakan yang bisa kalian sediakan.

Nah, sebelum kalian memutuskan untuk punya anak, yuk simak dulu lima hal ini sudah terjamin atau belum. Kalau jawabannya belum, maka sebaiknya kalian tunda dulu rencana memiliki momongannya.

1. Kondisi rumah tangga yang udah stabil secara emosional

Bukan Nolak Rezeki, Tapi Tunda Punya Anak jika 5 Hal Ini Gak Terjamin!pixabay.com/natik_1123

Rukun gak kalian sebagai pasutri? Atau di awal pernikahan karena kaget mengetahui hal-hal baru dalam diri pasangan, kalian jadi sering cek-cok? Pastikan kalian sudah dalam kondisi stabil ya. Bukan gak boleh berselisih paham, namun bisa meredam dan mengontrol emosi saat berdebat itu yang penting.

Akan lebih repot jika sudah memiliki anak, namun masih terus saling berargumen dan gak ada yang mau ngalah. Kasihan anak kalian ya!

2. Kondisi finansial yang sudah cukup layak buat membesarkan seorang anak

Bukan Nolak Rezeki, Tapi Tunda Punya Anak jika 5 Hal Ini Gak Terjamin!pixabay.com/Kredite

Selanjutnya baru membahas masalah finansial. Memiliki berapa jumlah anak itu penting disepakati. Jangan sampai anak kebanyakan sementara pemasukan sebenarnya hanya cukup untuk misal dua orang anak saja. 

Memang kalian gak tau ke depannya akan seperti apa, tapi pastikan dulu kondisi finansial saat ini dan dalam lima tahun ke depan, bisa memungkinkan untuk punya anak berapa? Jangan sampai anak terakhir kalian jadi seperti yang gak terawat sendiri, karena kalian gak telaten seperti merawat anak pertama. 

Baca Juga: Tanda Toxic, Ini 6 Dosa Orangtua pada Anak yang Sering Gak Disadari

3. Kesiapan mental menjadi orangtua

Bukan Nolak Rezeki, Tapi Tunda Punya Anak jika 5 Hal Ini Gak Terjamin!pixabay.com/Victoria_Borodinova
Next adalah mental orangtua. Sudah siap belum kalian punya anak? Sudah siap begadang? Sudah siap dengan suara tangisan bayi? Sudah siap harus mandikan dan nyebokin anak? Jangan terkecoh dengan ungkapan "rindu tangisan bayi di rumah". Kalau mental belum siap, percayalah tangisan itu ibarat radio rusak bagi kalian.
 
Maka pertimbangkan dulu masak-masak. Sudah bisakah menerima semua hal gak enaknya punya anak bayi. Dan yang lebih penting, sudah bisakah jadi contoh yang baik bagi anak kalian.

4. Karier yang sudah siap jika terganggu karena memiliki momongan

Bukan Nolak Rezeki, Tapi Tunda Punya Anak jika 5 Hal Ini Gak Terjamin!pixabay.com/nastya_gepp

Karier penting juga untuk menentukan siap atau tidaknya punya anak. Para suami, walau punya karier sibuk dan memang tugasnya mencari uang, jangan bilang siap punya anak jika pulang kantor saja jam 11 malam.
Istri juga perlu dibantu dalam hal mengasuh anak. 

Jadi, gak hanya karier ibunya yang dipertanyakan. Namun karier keduanya. Apakah memungkinkan punya anak atau masih sibuk dengan karier masing-masing. Daripada nanti keteteran sendiri.

5. Kondisi lingkungan sekitar tempat anak dibesarkan nantinya

Bukan Nolak Rezeki, Tapi Tunda Punya Anak jika 5 Hal Ini Gak Terjamin!pixabay.com/TheVirtualDenise
Selanjutnya adalah tempat lingkungan di mana kalian tinggal sekarang. Sudah kondusif belum untuk punya anak? Jika kalian masih numpang di mertua dengan ipar kalian yang sudah punya anak, jelas merepotkan ya. 
 
Maka pertimbangkan dulu, lingkungan kalian sudah bisa belum menerima seorang anak. Bagaiamana pun, anak akan tinggal dan berbaur dengan lingkungan sekitarnya bukan? Maka jangan lewatkan poin penting ini juga ya. 
 
Jadilah orangtua yang bertanggung jawab dengan kebahagiaan anak kelak ya. Tugas orangtua bukan hanya sekadar melahirkan anak ke dunia ini. Namun, bagaimana kalian mendidik anak kelak, itu yang tugas terpenting sebagai orangtua. 

Baca Juga: 6 Hal Ini Sebaiknya Disiapkan Pasutri yang Menunda Kehamilan

Laurensius Aldiron Photo Verified Writer Laurensius Aldiron

Seorang pegawai kantoran pada umumnya, yang memilih menulis untuk mengeluarkan opini yang tak bisa disampaikan secara langsung..

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Merry Wulan

Berita Terkini Lainnya