4 Plus Minus Punya Asisten atau Pekerja Rumah Tangga

- Tidak perlu pusing memikirkan urusan rumah
- Ada banyak waktu untuk mengembangkan diri
- Tinggal bersama PRT bikin kamu sulit punya privasi
Tidak dapat dimungkiri bahwa ada banyak sekali hal yang perlu dilakukan oleh orang dewasa, apa lagi bila sudah berkeluarga dan punya anak. Waktu dua puluh empat jam sehari semalam terkadang rasanya tidak cukup untuk menyelesaikan segala macam kesibukan. Kalau sedang sangat lelah, biasanya tugas-tugas rumah jadi kurang terurus, sehingga rumah kondisinya berantakan. Nah, bila sudah sering kewalahan begini, biasanya salah satu solusinya adalah mempekerjakan Pekerja Rumah Tangga (PRT) agar pekerjaan mengurus rumah menjadi lebih ringan.
Keberadaan PRT di rumah memang dirasa sangat dibutuhkan, terutama bagi orang-orang dengan pekerjaan yang menyita waktu. Kendati begitu, tinggal serumah dengan PRT juga pasti membawa konsekuensi tertentu. Oleh sebab itu, sebelum memutuskan untuk mempekerjakan PRT dan memintanya tinggal di rumah, pelajari beberapa plus minusnya ini dulu, yuk!
1. Tidak perlu pusing memikirkan urusan rumah

Tujuan utama mempekerjakan seorang PRT tentu saja untuk membantu mengerjakan berbagai tugas rumah, terutama urusan masak dan membersihkan tempat tinggal. Hal ini akan terasa sangat meringankan beban tatkala kamu sudah berkeluarga dan punya momongan. Pasalnya, mengurus anak kerap menyita energi dan waktu, kan?
Jika kamu punya PRT, maka bisa menyerahkan urusan bersih-bersih rumah kepadanya. Kamu dan pasangan tinggal fokus mengurus keluarga dan pekerjaan kalian. Hidup jadi terasa jauh lebih nyaman, deh!
2. Ada banyak waktu untuk mengembangkan diri

Tidak dapat dimungkiri bahwa setelah menikah, banyak perempuan jadi kekurangan waktu untuk dirinya sendiri. Pasalnya, mereka kini berusaha fokus memberikan yang terbaik untuk pasangan dan juga anak-anak. Keadaan ini juga semakin berat tatkala ditambah dengan tugas-tugas mengurus rumah.
Nah, pada situasi semacam ini, memiliki PRT adalah ide yang patut untuk dipertimbangkan. Jika ada orang yang bisa dipercaya untuk mengerjakan tugas rumah, kamu jadi punya waktu luang untuk diri sendiri. Kesempatan ini pun dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan diri dengan cara belajar aneka skill baru.
3. Tinggal bersama PRT bikin kamu sulit punya privasi

Mempekerjakan PRT yang bersedia untuk diajak tinggal bersama memang sangat memudahkan. Pasalnya, kapan saja butuh bantuan, ada yang siap untuk menolongmu. Rumah pun selalu bersih dan rapi, sehingga menciptakan suasana yang nyaman untuk seluruh anggota keluarga.
Kendati begitu, ada konsekuensi yang juga perlu kamu pahami. Bagaimana pun juga, PRT tetaplah orang asing, tetapi dia akan banyak mengetahui informasi tentang keluargamu. Situasi ini membuatmu sulit untuk punya privasi, sehingga terkadang menimbulkan perasaan kurang nyaman. Namun, selama kamu mengajarkan batasan yang jelas, seharusnya akan aman-aman saja, sih.
4. Tidak semua PRT baik dan bisa dipercaya

Banyak keluarga punya pengalaman positif dengan PRT yang baik, profesional, dan bisa dipercaya. Hubungan yang terbangun bahkan bisa terasa seperti keluarga sendiri karena terjalin dalam waktu lama dan penuh kepercayaan. Namun, seperti dalam hubungan kerja apa pun, pengalaman tiap orang bisa berbeda-beda.
Ada situasi di mana masalah muncul bukan karena niat buruk sejak awal, tapi karena miskomunikasi, perbedaan ekspektasi, atau sistem kerja yang kurang jelas. Karena itu, mempekerjakan PRT, apalagi yang tinggal bersama, perlu disikapi secara matang, terbuka, dan profesional. Dengan komunikasi yang sehat, aturan yang jelas, dan saling menghormati, hubungan kerja bisa berjalan lebih aman dan nyaman bagi semua pihak.



















