Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rekomendasi Buku Anak ala Daniel Radcliffe, Cocok buat Bedtime Story
Daniel Radcliffe (dok. Warner Bros. Pictures/Harry Potter Series)
  • Daniel Radcliffe kini rutin membacakan buku anak untuk putranya sebagai bagian dari ritual bedtime story yang hangat dan menyenangkan.
  • Dua buku favoritnya adalah “One Fish, Two Fish, Red Fish, Blue Fish” karya Dr. Seuss dan “I Want My Hat Back” karya Jon Klassen dengan gaya cerita unik dan imajinatif.
  • Daniel menekankan pentingnya memilih buku yang seru dibaca keras-keras, tak harus selalu bermoral tinggi, asal bisa memicu imajinasi serta interaksi antara orang tua dan anak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Daniel Radcliffe, aktor Inggris yang terkenal berkat perannya sebagai Harry Potter kini sudah memiliki anak, lho! Sebagai seorang Ayah, Daniel ternyata punya ritual manis, yakni membacakan buku cerita untuk anaknya.

Dalam wawancara dengan The New York Times Daniel sempat menyebutkan dua buku anak favoritnya yang dia bacakan untuk putranya. Kira-kira buku apa ya?

1. One Fish, Two Fish, Red Fish, Blue Fish — Dr. Seuss

One Fish, Two Fish, Red Fish, Blue Fish (goodreads.com)

One Fish, Two Fish, Red Fish, Blue Fish adalah buku anak berima karya Dr. Seuss yang terbit pada 1960. Lewat rangkaian cerita konyol yang super imajinatif, buku ini mengenalkan konsep dasar seperti angka, warna, dan lawan kata dengan cara yang ringan dan fun.

Pembaca diajak mengikuti dua anak yang “bertemu” berbagai makhluk aneh, kocak, dan tak terduga di sepanjang halaman. Menariknya, di balik ceritanya yang menyenangkan, Dr. Seuss tetap menyelipkan pesan tentang keberagaman, bahwa tiap orang dan tiap “makhluk bisa berbeda, tapi tetap layak diterima apa adanya.

2. I Want My Hat Back — Jon Klassen

I Want My Hat Back — Jon Klassen (goodreads.com)

I Want My Hat Back adalah buku anak bergambar dengan gaya yang kelihatannya sederhana, tapi diam-diam tajam dan lucunya “dingin”. Buku ini bercerita tentang seekor beruang kehilangan topi, lalu ia bertanya satu per satu ke hewan lain apakah mereka melihat topinya? Teksnya minimal, tapi ilustrasinya banyak “bicara”.

Daniel menyebut buku ini seperti “revenge thriller” untuk anak-anak karena ada rasa misteri, ada twist, dan secara moral agak abu-abu, tapi justru itu yang bikin seru dan beda dari buku anak yang biasanya serba manis. Buku ini cocok untuk sesi baca bareng yang interaktif, karena kamu bisa berhenti di beberapa halaman dan mengajak anak menebak.

3. Tips membacakan buku ke anak ala Daniel Radcliffe

ilustrasi membaca buku anak (Pexels.com/Yan Krukov)

Dari cara Daniel membahas dua buku tersebut, bisa terlihat bahwa ia menikmati momen membaca sebagai pengalaman bersama anak, bukan sekadar “membacakan teks”. Dari sini, tips membacakan buku ke anak yakni pilih buku yang memang enak untuk dibaca nyaring. Dr. Seuss misalnya, ritmenya bikin anak fokus dan kamu pun lebih ekspresif saat membacakan.

Selanjutnya, dari buku 'I Want My Hat Back', Daniel seolah mengatakan gak perlu takut kalau ceritanya absurd atau “loncat-loncat”, karena imajinasi anak memang suka yang liar dan tidak selalu rapi. Justru, itu yang bikin sesi membaca bersama anak terasa hidup.

Terakhir, Daniel secara tak langsung menyampaikan bahwa buku anak gak harus selalu menggurui atau punya pesan moral khusus. Cerita yang agak gelap atau konyol pun bisa jadi pintu diskusi yang aman, selama orangtua mendampingi dan menyesuaikan cara membacanya dengan usia anak.

Itu tadi rekomendasi buku anak ala Daniel Radcliffe. Yuk, bacakan buat anak mulai malam ini!

Editorial Team