Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Brand Lokal Makin Dilirik, GlamLocal Hadirkan 65 Merek Lokal di IWF 2026

Brand Lokal Makin Dilirik, GlamLocal Hadirkan 65 Merek Lokal di IWF 2026
GlamLocal di Indonesia Women Fest 2026 (dok. GlamLocal)
Intinya Sih
  • GlamLocal bersama Indonesia Women Fest 2026 menghadirkan 65 brand lokal di ICE BSD, menyoroti peran perempuan sebagai penggerak utama industri modest wear Indonesia.
  • Kenyamanan menjadi fokus utama brand lokal dengan penggunaan bahan seperti katun dan tencel, menghadirkan koleksi office wear hingga daily wear yang fleksibel dan stylish.
  • Tren fashion terkini didominasi motif polkadot dan warna cerah seperti butter yellow, mencerminkan keberanian perempuan bereksperimen tanpa meninggalkan kenyamanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Fashion bukan lagi sekadar soal mengikuti tren, tetapi juga menjadi cara banyak perempuan mengekspresikan identitas dan gaya hidupnya. Dalam beberapa tahun terakhir, industri modest wear di Indonesia pun menunjukkan perkembangan yang semakin menarik, didorong oleh kebutuhan akan busana yang nyaman, fungsional, sekaligus tetap stylish.

Fenomena tersebut terlihat dari semakin banyaknya brand lokal yang berhasil membangun komunitas pelanggan setia. Tidak hanya menghadirkan koleksi yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari, para pelaku industri modest wear juga terus berinovasi agar mampu bersaing di tengah perubahan tren yang bergerak cepat.

1. Perempuan kini menjadi motor penggerak industri modest wear lokal

GlamLocal di Indonesia Women Fest 2026
GlamLocal di Indonesia Women Fest 2026 (dok. GlamLocal)

Di balik berkembangnya industri modest wear Indonesia, ada banyak perempuan yang berperan sebagai pelaku usaha sekaligus kreator di balik sebuah brand. Kehadiran mereka turut mendorong lahirnya berbagai produk yang lebih dekat dengan kebutuhan konsumen perempuan masa kini.

Hal tersebut juga terlihat dalam gelaran GlamLocal bersama Indonesia Women Fest 2026 yang menghadirkan 65 brand lokal di ICE BSD, Tangerang. Acara ini menjadi wadah bagi para pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka sekaligus memperkuat ekosistem bisnis yang banyak digerakkan oleh perempuan.

Tina Astari, dalam sambutannya menyoroti pentingnya ruang yang mendukung perempuan untuk terus berkembang dan berkarya. Menurutnya, perempuan Indonesia tidak hanya berperan dalam keluarga, tetapi juga memiliki kesempatan untuk membangun usaha dan menjadi sosok yang berdaya secara ekonomi.

"Tema Indonesia Women Festival ini sangat luar biasa. Ketika berbicara mengenai embracing woman support, tema ini mampu melihat peran wanita bukan hanya sekadar sebagai istri atau ibu, tetapi bagaimana perempuan Indonesia berani melangkah, bermimpi, dan berkarya," ujarnya, dalam rilis yang diterima IDN Times.

2. Kenyamanan menjadi faktor utama dalam memilih outfit sehari-hari

GlamLocal di Indonesia Women Fest 2026
GlamLocal di Indonesia Women Fest 2026 (dok. GlamLocal)

Selain desain yang menarik, kenyamanan kini menjadi pertimbangan utama saat memilih pakaian. Terlebih di tengah cuaca yang semakin panas, banyak orang mulai mencari busana dengan material yang terasa ringan dan nyaman digunakan sepanjang hari.

Tren tersebut membuat berbagai brand lokal mulai berfokus pada penggunaan bahan, seperti katun, katun Jepang, katun tencel, hingga semi-wool. Material tersebut dinilai mampu memberikan keseimbangan antara tampilan yang rapi dan kenyamanan saat beraktivitas.

Menurut Rizky Azhar, Koordinator sekaligus Penggagas GlamLocal, kurasi produk yang ditampilkan tahun ini memang disesuaikan dengan karakter masyarakat BSD yang didominasi ibu muda dan pekerja aktif yang beraktivitas di Jakarta.

Tidak heran, jika koleksi office wear, daily wear, hingga pakaian multifungsi yang bisa digunakan dalam berbagai kesempatan menjadi salah satu kategori yang paling banyak diminati. Kehadiran produk seperti ini menunjukkan bahwa fashion modern semakin mengutamakan fleksibilitas tanpa mengorbankan gaya.

3. Motif polkadot hingga warna cerah mulai kembali mendominasi tren

GlamLocal di Indonesia Women Fest 2026
GlamLocal di Indonesia Women Fest 2026 (dok. GlamLocal)

Setiap musim selalu menghadirkan tren baru yang menarik untuk diikuti. Setelah Lebaran, salah satu gaya yang mulai banyak mencuri perhatian adalah kemunculan motif polkadot dengan warna-warna yang lebih berani dan ekspresif.

Selain itu, tren outfit bernuansa feminin juga kembali populer melalui penggunaan outer berwarna cerah seperti butter yellow, serta berbagai koleksi rok yang dapat dipadukan untuk tampilan formal maupun semi-formal. Warna-warna cerah tersebut memberikan kesan segar sekaligus membuat penampilan terlihat lebih hidup.

Menariknya, tren ini menunjukkan bahwa perempuan kini semakin berani bereksperimen dengan warna dan siluet tanpa meninggalkan unsur kenyamanan. Fashion tidak lagi hanya berfungsi sebagai pelengkap penampilan, tetapi juga menjadi medium untuk menunjukkan karakter dan suasana hati. Karena itu, kehadiran berbagai brand lokal dengan identitas yang beragam memberi lebih banyak pilihan bagi konsumen untuk menemukan gaya yang paling sesuai dengan dirinya.

Perkembangan industri modest wear Indonesia tidak hanya mencerminkan perubahan tren fashion, tetapi juga menunjukkan bagaimana kreativitas pelaku UMKM lokal terus tumbuh dan beradaptasi. Di tengah banyaknya pilihan produk di pasaran, brand lokal membuktikan bahwa kualitas, inovasi, dan kedekatan dengan kebutuhan konsumen tetap menjadi kunci utama.

Kalau kamu sedang mencari inspirasi gaya baru atau ingin mendukung karya pelaku usaha lokal, mungkin ini saat yang tepat untuk mulai mengeksplorasi koleksi modest wear dari brand-brand Indonesia yang semakin kompetitif dan kreatif.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Muhammad Tarmizi Murdianto
EditorMuhammad Tarmizi Murdianto

Related Articles

See More