"Ajak anakmu melalui banyak langkah pengambilan keputusan. Bantu mereka menimbang pilihannya, mengevaluasi pro dan kontra, membuat keputusan akhir, dan kemudian melihat bagaimana hasilnya," tambahnya.
6 Macam Skill yang Harus Ditanamkan pada Anak di Bawah 10 Tahun

Umur 10 tahun merupakan saat di mana anak-anak akan belajar banyak hal baru, baik di sekolah maupun di lingkungan sekitar. Sebagai orangtua yang baik, kamu wajib membekali anakmu dengan berbagai skill dasar yang akan sangat berguna untuk tumbuh kembang dan masa depannya.
Pada usia ini, anak-anak cenderung ingin belajar dan mengetahui lebih banyak hal dalam hidupnya. Nah, di bawah ini ada beberapa skill yang wajib dimiliki oleh anak.
1. Membuat keputusan

Melatih anak untuk bisa membuat keputusan perlu dilakukan sedini mungkin menggunakan berbagai cara yang sederhana. Dilansir Verywellfamily, Apryl Duncan, seorang penulis dan ibu rumah tangga, menjelaskan, kamu bisa mulai dengan pilihan dasar seperti, es krim cokelat atau vanila, kaus kaki biru atau putih. Anak SD dapat mulai belajar tentang manfaat keputusan yang baik dan konsekuensi keputusan buruk.
2. Menjaga kesehatan dan kebersihan

Kamu pasti setuju bahwa, kesehatan dan kebersihan adalah aspek yang sangat penting dilakukan setiap orang. Sehingga, sebaiknya cobalah tanamkan pemikiran tersebut pada anakmu yang masih berusia 10 tahun, untuk membuatnya jadi terbiasa hingga ia dewasa. Misalnya, kamu mengajarkan anakmu untuk rutin menyikat gigi dua kali sehari, mandi, mengganti baju, dan kegiatan sederhana lainnya.
Duncan mengemukakan, sebaiknya jelaskan kepada anakmu mengapa kesehatan dan kebersihan selalu menjadi rutinitas penting bagi mereka. Kamu juga bisa membuatkannya bagan kegitan yang harus dilakukannya setiap hari, lalu biarkan ia menandai hal-hal yang telah dilakerjakan. Lewat cara tersebut, anak akan jadi lebih semangat dalam merawat dirinya hingga akhirnya menjadi sebuah kebiasaan.
3. Manajemen waktu

Kamu mungkin menyadarinya di usia dewasa bahwa, sangat penting memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik agar segala hal bisa berjalan sesuai rencana. Gak perlu menunggu anak dewasa, kamu bisa juga melatihnya saat usia anakmu di bawah 10 tahun. Sehingga, saat memasuki usia dewasa, dia sudah sangat terbiasa.
Duncan menuturkan, mengajari anak tentang manajemen waktu akan sangat membantu kamu. Anak jadi memiliki kesadaran kapan waktu ia harus bangun, berangkat sekolah, makan, bermain, dan sebagainya.
4. Menyiapkan makanan sederhana

Melatih anak untuk bisa menyiapkan makanan sederhana juga cukup penting dilakukan. Hal tersebut bertujuan agar anak bisa jadi lebih mandiri dan gak bergantung kepada orang lain. Mengutip dari Parents, Michelle Chourch, seorang jurnalis, menyebutkan, kamu bisa mengajak anak menyiapkan makanan dan melatihnya agar tetap tenang ketika gak sengaja menumpahkan tepung. Pertama, mungkin kamu bisa membiarkannya memotong-motong pisang menggunakan pisau plastik, menyendok yogurt, dan lainnya.
Untuk anak berusia berusia 5 tahun, kamu bisa coba mengajarinya membuat roti isi. Kemudian, setelah berumur 7 tahun coba latih anak menggunakan kompor dan tetap berikan pengawasan penuh.
5. Merawat luka ringan

Terjatuh saat bermain dengan teman, adalah hal yang biasa terjadi pada anak di bawah 10 tahun. Gak jarang mereka akan pulang dengan keadaan kaki tangan yang lecet. Beberapa anak mungkin akan menangis dan panik saat mendapati luka tersebut. Sebagai orangtua, sudah sepatutnya kamu bersikap tenang dan mengajrkan ketenangan pada anak.
Chourch menyampaikan, untuk membantu anak supaya gak panik, kamu bisa coba alihkan perhatiannya dengan mengajarkan dia tentang pertolongan pertama. Selain membantunya mengalihkan rasa sakit, hal tersebut juga akan sangat berguna saat kamu gak lagi di dekatnya.
6. Menjaga diri

Anak-anak kerap dipandang sebagai sosok yang lemah. Sehingga, sangat berIsiko untuk menjadi korban tindak kejahatan. Selain itu, orangtua juga gak selalu bisa mengawasi anak selama 24 jam penuh. Ada saat di mana mereka harus belajar di sekolah dan bermain dengan teman sebayanya. Sehingga, melatih anak terkait keterampilan bela diri sangat penting dilakukan untuk meminimalisir kemungkinan cedera akibat tindak kejahatan.
Mengutip dari, Get Easy Live, Syaiful Islam, seorang penulis topik lifestyle, menuturkan, untuk menjaga anak tetap aman, orangtua harus mengajarinya dengan keterampilan bela diri. Keterampilan tersebut juga termasuk mengajari anak bagaimana situasi bahaya, apa yang harus dilakukannya ketika terancam, dan cara membela diri saat diserang.
Berbagai skill di atas penting untuk dimiliki oleh anakmu. Sebab, hal tersebut akan sangat berguna untuk membentuk anak jadi pribadi yang lebih baik. Semoga bermanfaat!















![[QUIZ] Pilih Pemain Piala Dunia 2026, Kami Tebak Kepribadianmu Alpha, Beta, atau Omega](https://image.idntimes.com/post/20260618/upload_3dcbed17ce3d325b8c798cc86fa5c273_194ec8d9-8cfa-4f74-9a58-c41e6eb809d6.jpg)



