Stres bukan hanya dialami oleh orang dewasa, tetapi juga kerap dirasakan oleh anak-anak dalam berbagai rentang usia. Tekanan yang dihadapi dari sekolah, pergaulan, perubahan lingkungan, hingga masalah yang ada di dalam keluarga justru bisa memengaruhi kondisi emosional anak.
Karena kemampuan anak yang belum mampu mengekspresikan perasaannya, stres bisa saja muncul melalui perubahan perilaku atau kebiasaan sehari-harinya. Oleh sebab itu, orangtua harus lebih peka terhadap berbagai tanda anak sedang memendam stres karena mungkin mereka tidak bisa menceritakannya secara langsung.
