Logo Hari Keluarga Nasional (instagram.com/kemendukbangga_bkkbn)
Pada peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33, Kemendukbangga/BKKBN mengusung tema "Ayah Wajib Hadir". Tema ini menegaskan bahwa peran ayah dalam keluarga bukan hanya sebatas mencari nafkah atau hadir di rumah, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan anak melalui perhatian, komunikasi, dan pendampingan dalam keseharian.
Keterlibatan ayah dinilai membawa banyak manfaat bagi tumbuh kembang anak maupun keharmonisan keluarga. Kehadiran ayah dapat membantu mengoptimalkan perkembangan kognitif anak, membangun rasa percaya diri dan kestabilan emosinya, serta mendukung kesehatan ibu setelah melahirkan. Dampak positif tersebut juga berkaitan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif dan upaya menekan angka stunting.
Tema ini dipilih karena masih ada sejumlah tantangan yang dihadapi keluarga Indonesia. Salah satunya adalah fenomena fatherless, yaitu kondisi ketika ayah memang ada di rumah, tetapi belum banyak terlibat dalam proses pengasuhan.
Selain itu, masih tingginya kasus stunting serta momentum bonus demografi membuat kualitas pengasuhan di dalam keluarga menjadi semakin penting. Lewat tema ini, pemerintah mengajak para ayah untuk mengambil peran yang lebih aktif dalam mendampingi anak sejak dini.