"Saya pribadi lebih memilih menyembunyikan produk-produk tersebut di dalam kabinet bawah wastafel," ujar Whitney Durham, pendiri Whitney Durham Interiors, dikutip dari Southern Living.
6 Hal yang Membuat Kamar Mandi Terlihat Berantakan, Sering Disepelekan!

Kamar mandi yang bersih belum tentu terasa rapi. Dalam banyak kasus, ruangan ini tetap terlihat sempit dan sesak meski lantai, wastafel, hingga toiletnya sudah dibersihkan. Penyebabnya sering kali bukan ukuran kamar mandi, melainkan penataan barang yang kurang tepat.
Karena menjadi tempat menyimpan berbagai perlengkapan mandi dan perawatan diri, kamar mandi memang rentan dipenuhi barang. Jika tidak dikelola dengan baik, tumpukan produk, aksesori, hingga pilihan dekorasi yang kurang sesuai dapat menciptakan kekacauan visual. Agar kamar mandi terasa lebih lapang dan nyaman digunakan, hindari beberapa kebiasaan berikut.
1. Membiarkan countertop dipenuhi produk perawatan

Skincare, kosmetik, parfum, hingga losion memang menjadi bagian dari rutinitas harian. Namun, jika semuanya dibiarkan berjajar di atas countertop, kamar mandi akan terlihat lebih ramai dan sempit meski sebenarnya bersih. Terlalu banyak barang yang dipajang juga membuat perhatian mudah teralihkan sehingga ruangan terasa kurang rapi.
Sebaiknya sisakan hanya beberapa produk yang benar-benar digunakan setiap hari, lalu simpan sisanya di dalam kabinet atau laci tertutup. Jika ruang penyimpanan terbatas, kelompokkan perlengkapan penting di atas satu baki agar tampil lebih tertata tanpa memenuhi permukaan wastafel.
2. Menumpuk botol yang tinggal sedikit isinya

Banyak orang yang enggan membuang botol sampo, sabun, atau losion yang masih menyisakan sedikit isi. Akibatnya, area shower maupun countertop dipenuhi berbagai kemasan setengah kosong yang justru membuat kamar mandi terlihat berantakan.
Biasakan menghabiskan satu produk terlebih dahulu sebelum membuka kemasan baru. Jika memiliki stok cadangan, simpan di lemari atau ruang penyimpanan lain sehingga hanya produk yang sedang digunakan yang berada di kamar mandi.
"Botol-botol yang tinggal setengah isi karena sayang dibuang sering kali memenuhi kamar mandi, baik di atas countertop maupun di belakang lemari, padahal hampir tidak pernah digunakan lagi," ujar Lisa Malone, salah satu pendiri You Have Arrived! yaitu perusahaan jasa profesional organizer atau jasa penataan rumah, dikutip dari Southern Living.
3. Menjadikan meja wastafel sebagai tempat menyimpan berbagai alat

Selain produk perawatan, berbagai perlengkapan seperti pengering rambut, catokan, sikat gigi elektrik, hingga alat cukur juga sering dibiarkan berada di atas meja wastafel. Kebiasaan ini membuat area yang seharusnya digunakan untuk bersiap di pagi hari justru dipenuhi barang, apalagi jika kabel-kabelnya ikut terlihat.
Agar meja wastafel tetap fungsional, simpan alat-alat tersebut di dalam laci, kabinet, atau rak khusus setelah selesai digunakan. Selain membuat kamar mandi terlihat lebih lega, permukaan meja yang bersih juga memudahkan Anda menjalani rutinitas harian tanpa harus memindahkan banyak barang terlebih dahulu.
"Alat penata rambut, produk perawatan kulit, dan berbagai perlengkapan lain bisa dengan mudah menumpuk hingga tidak ada lagi ruang kosong di atas countertop. Countertop yang bersih bukan hanya terlihat lebih menarik, tetapi juga menghemat waktu saat menjalani rutinitas pagi," ujar Nick Friedman, salah satu pendiri College HUNKS Hauling Junk and Moving, dikutip dari Martha Stewart.
4. Menaruh handuk di lantai atau sudut kamar mandi

Handuk bersih maupun handuk yang sudah digunakan sebaiknya tidak dibiarkan menumpuk di lantai atau di samping bathtub. Selain membuat ruangan tampak kurang rapi, kebiasaan ini juga membuat handuk lebih mudah lembap dan memunculkan bau tidak sedap.
Manfaatkan ruang vertikal dengan memasang rak di atas toilet atau kait di balik pintu untuk menggantung handuk. Cara sederhana ini membuat area lantai tetap lega sekaligus membantu menjaga sirkulasi udara pada handuk.
5. Terlalu banyak memadukan warna logam

Memadukan aksesori berwarna emas, krom, hitam, dan perunggu memang bisa memberikan karakter pada kamar mandi. Namun, jika dilakukan tanpa konsep yang jelas, perpaduan tersebut justru membuat ruangan terlihat ramai dan kurang harmonis.
Pilih satu jenis logam sebagai elemen dominan, kemudian gunakan warna logam lain sebagai aksen. Komposisi yang seimbang akan membuat tampilan kamar mandi terasa lebih elegan tanpa mengurangi kesan rapi.
6. Menggunakan banyak keset berukuran kecil

Keset memang penting untuk menjaga lantai tetap kering, tetapi terlalu banyak keset kecil justru membuat tampilan kamar mandi terpecah-pecah. Akibatnya, ruangan terasa lebih penuh dan kurang menyatu secara visual.
"Karpet kamar mandi seharusnya mengutamakan fungsi. Namun, ketika ukurannya terlalu kecil, jumlahnya terlalu banyak, atau penempatannya kurang tepat, karpet tersebut justru menjadi gangguan visual, bukan lagi elemen yang memiliki tujuan," kata Margie Kaercher, pendiri Hearth & Honey Homes, dikutip dari Southern Living.
Sebagai gantinya, gunakan satu karpet panjang (runner) yang mampu menjangkau beberapa area sekaligus. Selain memberikan kesan lebih luas, pilihan ini juga membuat desain kamar mandi terlihat lebih bersih, modern, dan tertata.
Sedikit perubahan dalam cara menyimpan dan menata barang dapat memberikan perbedaan yang cukup besar pada tampilan kamar mandi. Jadi, tak ada salahnya mulai mengevaluasi isi kamar mandi kamu agar ruangan ini tetap bersih, rapi, dan terasa lebih menenangkan.


















