Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Panduan Libur Sekolah yang Menyenangkan, Edukatif, dan Bebas Bosan

Panduan Libur Sekolah yang Menyenangkan, Edukatif, dan Bebas Bosan
ilustrasi bermain bersama anak (pexels.com/Gustavo Fring)
Share Article

Libur sekolah menjadi momen yang paling dinantikan anak-anak karena mereka memiliki lebih banyak waktu untuk bermain, beristirahat, dan melakukan berbagai aktivitas yang disukai. Namun, tanpa perencanaan yang baik, liburan justru bisa diisi dengan kebiasaan yang kurang bermanfaat, seperti terlalu lama bermain gawai, menonton televisi, atau merasa bosan karena tidak memiliki kegiatan yang menarik.

Oleh karena itu, orangtua perlu membantu menyusun aktivitas yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendukung perkembangan anak. Berbagai aktivitas sederhana di rumah maupun di luar rumah dapat menjadi sarana bagi anak untuk mengembangkan kreativitas, kemandirian, kemampuan sosial, dan rasa ingin tahu.

1. Susun jadwal liburan yang fleksibel tetapi terarah

ilustrasi bermain bersama anak (pexels.com/Ketut Subiyanto)
ilustrasi bermain bersama anak (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Banyak orangtua menganggap libur sekolah berarti anak bebas melakukan apa saja sepanjang hari. Padahal, rutinitas yang terlalu longgar dapat membuat anak lebih mudah bosan dan akhirnya menghabiskan sebagian besar waktunya di depan layar.

Menyusun jadwal harian sederhana yang memuat waktu bermain, membaca, berolahraga, membantu orang tua, dan beristirahat dapat membantu anak menikmati liburan dengan lebih seimbang. Jadwal tersebut tidak perlu dibuat terlalu kaku. Orangtua dapat melibatkan anak dalam menentukan aktivitas yang ingin dilakukan setiap hari agar mereka merasa memiliki tanggung jawab terhadap rencana yang telah dibuat.

2. Isi liburan dengan aktivitas yang mengasah kreativitas

ilustrasi bermain bersama anak kecil (pexels.com/Kaboompics.com)
ilustrasi bermain bersama anak kecil (pexels.com/Kaboompics.com)

Liburan menjadi waktu yang tepat bagi anak untuk mencoba berbagai aktivitas kreatif yang mungkin jarang dilakukan saat sekolah. Orangtua dapat mengajak anak menggambar, melukis, membuat kerajinan dari barang bekas, memasak, berkebun, membuat eksperimen sains sederhana, atau menulis cerita pendek.

Aktivitas seperti ini membantu anak belajar memecahkan masalah, mengembangkan imajinasi, dan meningkatkan rasa percaya diri ketika berhasil menyelesaikan sebuah karya. Tidak semua kegiatan kreatif membutuhkan biaya besar. Kardus bekas, botol plastik, kertas warna, atau daun-daun yang ada di halaman rumah dapat disulap menjadi berbagai hasil karya menarik.

3. Luangkan waktu untuk bermain dan belajar di alam terbuka

ilustrasi bermain bersama anak (pexels.com/Ketut Subiyanto)
ilustrasi bermain bersama anak (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Mengajak anak menikmati alam terbuka selama libur sekolah dapat menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan. Orangtua tidak harus pergi ke tempat wisata yang jauh. Berjalan santai di taman, bersepeda di sekitar lingkungan, mengunjungi kebun raya, memberi makan ikan, atau sekadar mengamati serangga dan tanaman di halaman rumah sudah menjadi aktivitas yang kaya manfaat.

Anak dapat mengenal lingkungan sekitar sekaligus belajar menghargai alam. Selain meningkatkan pengetahuan, aktivitas luar ruangan juga membantu anak bergerak lebih aktif. Mereka dapat melatih keseimbangan tubuh, koordinasi gerak, serta kemampuan bersosialisasi ketika bermain bersama teman sebaya.

"WHO merekomendasikan agar anak-anak berusia satu hingga empat tahun menghabiskan setidaknya tiga jam sehari untuk beraktivitas fisik, sementara anak-anak berusia lima hingga 17 tahun mendapatkan setidaknya 60 menit sehari aktivitas fisik sedang hingga berat. Bermain di luar ruangan terbukti bermanfaat bagi kesehatan kardiovaskular dan kesehatan fisik anak secara keseluruhan," tulis laporan UNICEF.

4. Libatkan anak dalam aktivitas sehari-hari di rumah

ilustrasi bermain bersama anak(pexels.com/Pavel Danilyuk)
ilustrasi bermain bersama anak(pexels.com/Pavel Danilyuk)

Libur sekolah juga dapat dimanfaatkan untuk mengajarkan keterampilan hidup melalui aktivitas rumah tangga. Orangtua dapat mengajak anak menyiapkan sarapan, menyiram tanaman, merapikan kamar, mencuci kendaraan, atau menyusun daftar belanja.

Kegiatan sederhana tersebut membuat anak memahami bahwa setiap anggota keluarga memiliki tanggung jawab untuk menjaga kenyamanan rumah. Saat anak diberi kesempatan mencoba berbagai tugas sesuai usianya, mereka belajar menjadi lebih mandiri dan percaya diri.

5. Ciptakan momen berkualitas bersama keluarga

ilustrasi bermain bersama anak-anak (pexels.com/Anna Shvets)
ilustrasi bermain bersama anak-anak (pexels.com/Anna Shvets)

Libur sekolah merupakan kesempatan terbaik untuk mempererat hubungan antara orangtua dan anak. Kesibukan sekolah maupun pekerjaan sering membuat waktu bersama keluarga menjadi terbatas. Oleh karena itu, manfaatkan masa liburan untuk makan bersama tanpa gangguan gawai, bermain permainan papan, membaca buku bergantian, menonton film keluarga, atau sekadar mengobrol sebelum tidur.

Aktivitas sederhana seperti itu sering kali meninggalkan kenangan yang lebih berharga dibandingkan liburan yang mewah. Hubungan yang hangat dalam keluarga memberikan rasa aman bagi anak. Ketika anak merasa didengarkan dan dihargai, mereka lebih mudah menceritakan pengalaman, mengungkapkan perasaan, serta membangun kepercayaan kepada orangtua.

"Momen-momen penuh kasih sayang menumbuhkan hubungan positif antara orangtua dan anak. Lingkungan yang penuh kasih sayang memainkan peran penting dalam pencegahan masalah kesehatan mental anak," terang psikolog senior Elisa Bronfman, Ph.D. dalam Psychology Today.

Libur sekolah tidak harus selalu diisi dengan perjalanan jauh atau aktivitas yang menghabiskan banyak biaya. Dengan perencanaan yang sederhana, orangtua dapat menciptakan pengalaman liburan yang menyenangkan, edukatif, sekaligus bebas bosan melalui berbagai kegiatan yang merangsang kreativitas, mengembangkan keterampilan hidup, mengajak anak lebih dekat dengan alam, serta mempererat hubungan keluarga.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima

Related Articles

See More

7 Gaya OOTD Couple Yuka Theo dan Michelle, Kompak Terus!

29 Jun 2026, 17:03 WIBLife