Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

8 Alasan Tidak Perlu Malu Orangtua Bekerja sebagai PRT

8 Alasan Tidak Perlu Malu Orangtua Bekerja sebagai PRT
ilustrasi seorang ibu (pexels.com/Kari Alfonso)
Intinya Sih
  • Artikel menegaskan bahwa pekerjaan sebagai PRT adalah halal, mulia, dan berperan penting membantu banyak keluarga menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lancar.
  • Ditekankan agar anak tidak merasa malu karena pekerjaan orangtua sebagai PRT telah memberi kehidupan layak, pendidikan, serta nilai kerja keras yang patut disyukuri.
  • Pekerjaan PRT digambarkan berat secara fisik dan mental namun penuh dedikasi, bahkan sering membuat majikan sangat menghargai hingga merasa kehilangan saat mereka berhenti bekerja.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Apa pekerjaan orangtuamu? Jika orangtua bekerja sebagai PRT, berapa banyak orang, khususnya teman-temanmu yang mengetahuinya? Apakah dirimu terbuka soal itu dan merasa biasa saja atau justru malu sehingga berusaha menutupinya?

Bila kamu merasa pekerjaan orangtua memalukan, mari meluruskan pemikiran ini. Agar sebagai anak, dirimu tidak kehilangan respek pada orangtua yang seharusnya sangat dihormati serta dibanggakan olehmu. Perjuangan orangtua melalui pekerjaan apa pun hendaknya tidak dipandang remeh.

Kamu gak boleh termakan anggapan yang tak tepat bahwa PRT ialah pekerjaan memalukan. Perasaanmu tentang pekerjaan orangtua akan lebih positif kalau pemikiranmu juga lebih tepat. Baca ulasan berikut ini agar dirimu tidak perlu malu orangtua bekerja sebagai PRT. Tak perlu lagi bohong pada teman atau pacar jika mereka menanyakan pekerjaan orangtuamu.

1. PRT adalah pekerjaan yang halal

pekerja rumah tangga
ilustrasi pekerja rumah tangga (pexels.com/Annushka Ahuja)

Sebelum ke alasan-alasan berikutnya kenapa kamu tidak perlu malu orangtua bekerja sebagai PRT, poin ini paling utama. Untukmu yang merasa soal halal dan haram penting seharusnya tak mempersoalkan status orangtua sebagai PRT. Orangtuamu tidak mencuri uang negara, kok. Pekerjaannya halal.

2. Bahkan mulia karena membantu banyak keluarga

mengasuh dan memasak
ilustrasi mengasuh dan memasak (pexels.com/Gustavo Fring)

Lebih dari sekadar menjadi PRT, pekerjaan halal, pekerjaan orangtuamu juga mulia. Banyak sekali keluarga yang merasa terbantu oleh pekerja rumah tangga. Suami istri menjadi leluasa bekerja.

Segala urusan domestik di rumah beres. Dari kebersihan, konsumsi, keamanan, antar-jemput anak sekolah, menemaninya bermain, bahkan membantu mengerjakan PR. Kamu jangan menutup mata pada realitas di atas.

3. Seandainya orangtua gak jadi PRT, belum tentu kehidupanmu sebaik sekarang

pekerja rumah tangga
ilustrasi pekerja rumah tangga (pexels.com/khezez | خزاز)

Mungkin pekerjaan orangtuamu sebagai PRT memang tidak membuat kehidupan kalian bergelimang uang. Kalian bukan keluarga kaya raya. Namun, setidaknya dirimu selalu bisa makan, berpakaian, punya tempat tinggal, dan bersekolah. Itu harus sangat disyukuri apa pun pekerjaan orangtua.

4. Suatu saat kamu punya PRT pasti memperlakukannya dengan baik

pekerja rumah tangga
ilustrasi pekerja rumah tangga (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Hari ini orangtuamu bekerja sebagai pekerja rumah tangga. Suatu saat nanti setelah kamu punya pekerjaan yang cukup mapan, boleh jadi kamu juga akan mempekerjakan PRT. Di sisi positif, dari orangtuamu dulu juga pekerja rumah tangga baru tampak. Kamu pasti secara alami akan memperlakukan PRT-mu dengan sangat baik karena teringat orangtua.

5. Orangtuamu PRT setia di sebuah rumah, kamu seperti punya keluarga kedua

pekerja rumah tangga
ilustrasi pekerja rumah tangga (pexels.com/Alex Green)

Sudah berapa tahun orangtuamu menjadi PRT di sebuah keluarga? Kian lama masa kerjanya di rumah tersebut, hubunganmu dengan keluarga majikan juga kian dekat. Dirimu seakan-akan punya keluarga kedua. Barangkali kamu sampai dianggap bagian dari keluarga itu.

Jika dirimu ke sana, semua orang bersikap hangat padamu. Menanyakan sekolah atau kuliahmu, cita-citamu, dan memberikan berbagai informasi atau nasihat berharga. Kampus yang tepat buat impianmu, bahkan mereka membantumu mendapatkan pekerjaan yang prospektif.

6. Faktanya mencari pekerjaan dengan gaji lumayan gak mudah

pekerja rumah tangga
ilustrasi pekerja rumah tangga (pexels.com/Helena Lopes)

Kamu boleh jadi berpikir di dunia ini ada banyak sekali pekerjaan. Kenapa orangtuamu mesti menjadi PRT yang menurutmu memalukan? Pekerjaan memang bermacam-macam. Namun, tidak semuanya mudah diperoleh.

Bahkan mendapatkan satu pekerjaan saja campuran antara kerja keras dan untung-untungan. Apalagi bila latar belakang pendidikan kurang. Ada pula pekerjaan non-PRT yang gajinya terlalu kecil. Sementara orangtuamu mendapatkan gaji lumayan dari bekerja di rumah orang.

7. Pekerjaan yang sangat melelahkan fisik dan psikis, orangtuamu hebat

pekerja rumah tangga
ilustrasi pekerja rumah tangga (pexels.com/Liliana Drew)

Pekerja rumah tangga kerap dituntut untuk multitalenta. Ibumu harus bangun sangat pagi untuk mulai memasak sarapan. Lalu bersih-bersih rumah dan belanja. Juga mengasuh anak yang belum sekolah atau menjemput anak yang sudah bersekolah.

Masih memasak lagi buat makan siang serta malam, menyetrika tumpukan pakaian, dan sebagainya. Bila ada pekerjaan yang tidak beres sedikit saja, bisa diomeli majikan. Ada barang hilang, PRT juga yang pertama jadi tersangka. Dengan beban fisik serta mental sebesar itu, semestinya kamu lebih menghormati orangtua.

8. PRT resign ditangisi majikan

bersama PRT
ilustrasi bersama PRT (pexels.com/khezez | خزاز)

Mungkin kalimat di atas terasa berlebihan. Akan tetapi, memang itu bisa benar-benar terjadi. Khususnya untuk PRT yang telah lama sekali bekerja di satu keluarga. Bahkan dari anak majikan masih kecil sampai besar.

Atau, masa kerja orangtuamu di sana belum lama. Akan tetapi, hasil kerjanya sangat baik sehingga diandalkan oleh keluarga. Mereka pasti berusaha membujuk orangtuamu untuk tetap bekerja. Bahkan kasih berbagai iming-iming. Ketika orangtuamu tetap pada keputusannya, tangis majikan bisa tumpah.

Tidak perlu malu orangtua bekerja sebagai PRT. Semua pekerjaan di dunia ini penting. Pun di setiap rasa lelah yang ditanggung orangtua karena pekerjaannya, terdapat impian besar untuk masa depanmu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Related Articles

See More