Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Tips Mempersiapkan Anak untuk Boarding School, Penting!

7 Tips Mempersiapkan Anak untuk Boarding School, Penting!
ilustrasi anak boarding school (pexels.com/Anastasiya Gepp)
Intinya Sih
  • Anak perlu memahami aturan, rutinitas harian, dan fasilitas di sekolah asrama
  • Latih anak untuk kemandirian dengan mengurus diri sendiri dan mengelola uang saku
  • Bantu anak mengelola ekspektasi, persiapkan barang-barang pribadi, dan bangun rutinitas harian yang konsisten
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Mengirim anak ke sekolah asrama atau boarding school merupakan keputusan besar bagi setiap orang tua. Dengan anak yang terpisah jarak oleh orang tua, mereka pun dituntut harus siap mental dan bersikap mandiri.

Untuk itu, dibutuhkan persiapan yang matang agar anak dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan baru. Terlebih ketika sekolah asrama merupakan pengalaman pertama bagi anak dan mereka harus merantau dari rumah, dukungan dan persiapan dari orang tua tentunya sangat dibutuhkan. Berikut tips untuk mempersiapkan anak agar siap masuk sekolah boarding school.

1. Jelaskan konsep boarding school terlebih dahulu pada anak

ilustrasi seorang ibu bicara dengan anak-anaknya (pexels.com/PNW Production)
ilustrasi seorang ibu bicara dengan anak-anaknya (pexels.com/PNW Production)

Pertama, anak perlu memahami secara mendalam apa itu sekolah boarding school, termasuk aturan, rutinitas harian, dan fasilitas yang ada. Diskusikanlah keuntungan seperti kesempatan untuk mengembangkan kemandirian dan fokus belajar, serta tantangan yang mungkin dihadapi, seperti adaptasi terhadap lingkungan baru.

Selain itu, orang tua juga bisa menjelaskan kepada anak mengenai berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang bisa diikuti, yang bisa menjadi pengalaman positif dan menyenangkan. Doronglah anak untuk bertemu dengan teman baru yang memiliki pengalaman sama. Hal ini tidak hanya membantu anak untuk bisa hidup lebih mandiri, tetapi juga menjadi lebih terbuka dalam menjalin hubungan baru.

2. Latih kemandirian anak secara bertahap

ilustrasi ibu mengajarkan anak agar mandiri (pexels.com/Julia M Cameron)
ilustrasi ibu mengajarkan anak agar mandiri (pexels.com/Julia M Cameron)

Kemandirian adalah kunci utama dalam mempersiapkan anak saat ingin memasuki boarding school. Mulailah melatih anak untuk mengurus diri sendiri dalam hal-hal sederhana, seperti mencuci pakaian, merapikan tempat tidur, dan mengatur jadwal belajar. Latihan ini bisa dilakukan beberapa bulan sebelum sekolah dimulai, sehingga anak terbiasa dengan tanggung jawab sehari-hari yang akan mereka hadapi di sekolah boarding school.

“Orang tua bisa mengajarkan anak kemandirian secara bertahap dengan mengajarkan mereka bahwa mereka dapat menangani hal-hal yang mungkin terjadi di sekolah asrama, seperti cara membuat janji dengan dokter, mengisi resep, cara berbicara dengan konselor akademik, dan sebagainya,” tutur Vicki Nelson, Founder College Parent Central dikutip Parents.

Selain itu, ajarkan juga keterampilan dasar lainnya, seperti mengelola uang saku, membuat keputusan kecil sehari-hari dan mengatur waktu lebih baik. Dengan kemandirian yang kuat, anak akan lebih siap menghadapi tantangan dan menyesuaikan diri dengan kehidupan di sekolah boarding school.

3. Ajak anak terbuka dengan perasaannya

ilustrasi ibu mengajarkan anak sebelum boarding school (pexels.com/Andrea Piacquadio)
ilustrasi ibu mengajarkan anak sebelum boarding school (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Perubahan besar seperti pergi menempuh pendidikan di boarding school dapat menimbulkan berbagai perasaan pada anak, mulai dari antusiasme hingga kecemasan. Oleh karena itu, penting untuk mengajak anak berbicara secara terbuka tentang perasaan mereka.

Orang tua bisa mendengarkan kekhawatiran mereka secara terbuka tanpa menghakimi dan berikan dukungan emosional yang mereka butuhkan. Yakinkan mereka bahwa merasa cemas adalah hal yang normal dan bahwa mereka akan mendapatkan banyak teman baru serta pengalaman yang berharga.

Selain itu, bantulah mereka mengelola ekspektasi dengan memberikan gambaran realistis tentang kehidupan di sekolah boarding school. Dengan ini, orang tua tidak hanya membantu meredakan meredakan kecemasan anak, tetapi juga memperkuat ikatan emosional antara orang tua dan anak.

4. Persiapkan barang-barang yang dibutuhkan bersama anak

ilustrasi ibu dan anak saling berbicara (pexels.com/wutthichai charoenburi)
ilustrasi ibu dan anak saling berbicara (pexels.com/wutthichai charoenburi)

Untuk membantu anak mempersiapkan diri, orang tua bisa membantu anak menyiapkan barang-barang pribadi yang akan mereka bawa ke sekolah. Pastikan mereka membawa benda-benda yang bisa memberikan rasa nyaman dan mengurangi rasa rindu rumah, seperti foto keluarga, bantal favorit, atau buku kesukaan.

Selain itu, siapkan juga barang-barang esensial seperti pakaian, perlengkapan mandi, alat tulis, dan barang-barang lain yang sesuai dengan daftar kebutuhan dari sekolah. Membantu anak mengemas barang-barang mereka juga dapat menjadi kesempatan untuk mendiskusikan ekspektasi dan kebutuhan mereka selama di sekolah. Pastikan anak merasa siap dengan semua yang mereka butuhkan untuk memulai kehidupan di boarding school dengan tenang.

5. Tetapkan jadwal komunikasi yang rutin

Ilustrasi anak komunikasi dengan orangtua (pexels.com/Julia M Cameron)
Ilustrasi anak komunikasi dengan orangtua (pexels.com/Julia M Cameron)

Dikutip Gordounstoun, Michael Kern, Ph.D., Direktur Layanan Siswa Gordounstoun berpendapat, bahwa salah satu tantangan terbesar dari sekolah asrama adalah merasa terputus dari keluarga dan teman-teman di rumah. Untuk membantu anak menjalin hubungan dengan siswa lain di sekolah, salah satu cara yang bisa dilakukan orang tua ialah dengan mendorong mereka untuk bergabung dengan klub dan kegiatan ekstrakurikuler, menghadiri acara sosial, dan terlibat dalam komunitas sekolah.

Orang tua juga dapat membantu anak tetap berhubungan dengan teman dan keluarga di rumah dengan komunikasi yang teratur. Pasalnya, menurut London School of Economics, keterlibatan orang tua yang positif di sekolah dapat meningkatkan kinerja akademik, kesejahteraan emosional, dan penyesuaian sosial. Oleh karena itu, orang tua perlu mengusahakan agar anak-anak harus tetap terhubung dengan keluarga mereka melalui kunjungan atau komunikasi rutin.

6. Membantu anak membangun rutinitas yang konsisten

Ilustrasi orangtua mengajarkan anak kebiasaan baik (pexels.com/Mikhail Nilov)
Ilustrasi orangtua mengajarkan anak kebiasaan baik (pexels.com/Mikhail Nilov)

Sebelum berangkat ke boarding school, orang tua juga dapat membantu anak untuk membangun rutinitas harian yang konsisten. Rutinitas ini dapat mencakup waktu bangun dan tidur yang teratur, jadwal belajar yang tetap, serta waktu untuk kegiatan ekstrakurikuler dan rekreasi.

Membiasakan anak dengan rutinitas yang terstruktur akan membantu mereka beradaptasi dengan lebih mudah pada kehidupan di boarding school yang biasanya memiliki jadwal yang ketat. Rutinitas yang konsisten ini juga dapat memberikan rasa aman dan keteraturan bagi anak. Dengan ini, anak juga akan memiliki agenda harian yang terstruktur dan membatasi waktu bagi mereka untuk merasa sedih karena jauh dari orang tua.

7. Mengatur ekspektasi yang realistis bagi anak

Ilustrasi anak boarding school berkomunikasi dengan orangtua (pexels.com/Julia M Cameron)
Ilustrasi anak boarding school berkomunikasi dengan orangtua (pexels.com/Julia M Cameron)

Penting bagi orang tua dan anak untuk memiliki ekspektasi yang realistis tentang kehidupan di boarding school. Diskusikan secara terbuka tentang kemungkinan tantangan yang mungkin dihadapi, seperti adaptasi terhadap lingkungan baru, tekanan akademis, dan jarak dari keluarga. Dengan ekspektasi yang realistis, anak akan lebih siap secara mental untuk menghadapi berbagai situasi yang mungkin timbul.

Berbicara tentang hal ini juga dapat membantu anak untuk mengakomodasi solusi terhadap masalah-masalah yang mungkin terjadi. Dengan diskusi ini, orang tua pun dapat memiliki komunikasi yang lebih sehat dan terbuka dengan anak.

Itulah sederet tips bagi orang tua dalam membangun kesiapan anak sebelum masuk sekolah boarding school. Dengan bantuan orang tua, anak akan lebih siap saat memasuki boarding school meskipun jauh dari jangkauan keluarga. Semoga tips di atas dapat membantu, ya!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhammad Tarmizi Murdianto
Hani Safanja
Muhammad Tarmizi Murdianto
EditorMuhammad Tarmizi Murdianto
Follow Us