Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi menyipitkan mata (pexels.com/Polina Zimmerman)
ilustrasi menyipitkan mata (pexels.com/Polina Zimmerman)

Apakah kamu pernah mendengar istilah FOBO? Istilah ini merupakan singkatan dari fear of better options. Maksudnya ialah kondisi seseorang yang mengalami keraguan bahkan ketakutan memilih pilihan yang lebih baik. Ketakutan ini disebut dapat menghambat produktivitasmu. Bahkan saat proses pengambilan keputusan bisa terganggu karena hal ini. Sayangnya, fenomena keragu-raguan dalam mengambil keputusan ini bahkan sampai pada hal-hal yang cukup sederhana, lho.

Misal, seperti memilih channel TV untuk ditonton, memutuskan menu makan malam maupun hal simpel lainnya. Walau terdengar sepele, namun hal tersebut nyata adanya! Ada banyak alasan yang membuat seseorang terjebak FOBO. Berikut akan dibahas satu-persatu di bawah ini.

1. Tidak memiliki kepercayaan diri

ilustrasi cowok berpikir (pexels.com/Athena)

Alasan seseorang bisa terjebak FOBO adalah tidak punya kepercayaan diri yang bagus. Padahal, kepercayaan diri adalah sikap mendasar yang penting dimiliki seseorang. Pasalnya ketika seseorang memiliki kepercayaan diri akan berdampak pada bagaimana dia mengambil keputusan. Ketika tidak memiliki percaya diri, seseorang jadi bingung mengambil keputusan yang terbaik baginya. 

Padahal jika dipikir tentang hubungan kepercayaan diri dan sikap menentukan pilihan hanyalah sedikit. Namun ternyata anggapan itu salah besar, malah kepercayaan diri turut menyumbang keberanian mengambil keputusan. Inilah yang menjadi alasan kenapa seseorang terjebak FOBO. Jangan disepelekan karena FOBO dapat menghambat tumbuh kembang seseorang.

2. Takut pada penyesalan

Ilustrasi baju hitam (pexels.com/Kampus Production)

Seseorang yang kurang pengalaman hidup umumnya bingung dan ragu dalam mengambik keputusan. Mereka bahkan tidak berani mengambil resiko yang ada, takut jika yang dipilih menimbulkan penyesalan di kemudian hari. Ini yang membuatnya terjebak pada FOBO. Padahal setiap keputusan itu pasti disertai risiko yang bermacam-macam.

Ada yang risikonya besar dan kecil. Semua tergantung pada pilihan yang diambil. Belum memutuskan saja sudah mengalami ketakutan hingga lama dalam mengambil keputusan. Takut jika harapannya tak sesuai ekspektasi, inilah yang bikin lama. Terjebak FOBO memang kondisi yang tidak mengenakkan.

3. Terlalu banyak pilihan

Ilustrasi memilih baju (pexels.com/Sam Lion)

Di zaman yang serba modern ini teknologi turut berkembang pesat. Mudahnya mendapatkan informasi dalam hitungan detik mampu menyediakan manusia banyak informasi. Kini arus informasi yang kencang tersebut membawa dampak yang kurang baik pada manusia. Contohnya seperti manusia mudah terjebak FOBO, merasa sering ragu dalam mengambil keputusan.

Hal ini dikarenakan banyaknya pilihan yang tersedia di depan mata. Kemudahan tersebut akhirnya membuat seseorang ragu dalam memilih, bahkan memilih opsi yang terbaik sekalipun. Seseorang akan bibayang-bayangi keraguan dan ketakutan ketika hendak memilih, bahkan pada hal yang terbilang sederhana. 

Sederet alasan di atas menjadi penyebab seseorang terjebak pada kondisi FOBO. Mereka kerap merasa ragu dalam memilih pilihan yang terbaik. Apakah kamu juga pernah merasakannya? Jika iya, ada baiknya kenali dirimu sendiri terlebih dahulu agar mengetahui plus minus ketika memutuskan suatu hal, ya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team