Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Cara Menemukan Co-Living Space Murah Tanpa Hidden Cost
ilustrasi co-living space yang ramah di kantong (pexels.com/Pavel Danilyuk)
  • Pilih co-living di area sedikit jauh dari pusat kota atau kampus, selama tetap terhubung MRT, KRL, atau TransJakarta untuk menekan biaya sewa.
  • Manfaatkan promo aplikasi pencari hunian, flash sale, dan potongan pembayaran beberapa bulan di muka dengan mengecek penawaran serta menghubungi layanan pelanggan.
  • Patungan dengan teman yang cocok untuk berbagi sewa dan utilitas, lalu teliti fasilitas all-in agar terhindar dari biaya tambahan seperti WiFi, parkir, dan air.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Gaji bulanan rasanya numpang lewat untuk bayar biaya sewa tempat tinggal yang harganya makin gak masuk akal. Tiap kali mau pindah, rasanya pusing tujuh keliling mencari tempat yang nyaman tapi harganya masih aman buat pekerja pemula atau mahasiswa. Untungnya, sekarang tren co-living space ramah kantong sudah mulai menjamur di berbagai sudut kota sebagai solusi jitu buat masalah hunian kamu.

Coba bayangkan, kalau kamu memaksakan sewa apartemen sendirian, ujung-ujungnya tabungan masa depan bakal ludes gak bersisa. Kamu juga rentan kena stres dan kelelahan mental karena terus-terusan dipaksa hustle culture cuma buat menutupi biaya hidup yang selangit. Apalagi dalam momen menyambut Hari Kota Sedunia tanggal 31 Oktober 2026 ini, urban people berhak banget dapat akses hunian perkotaan yang layak dan gak bikin dompet jebol.


1. Riset lokasi yang agak minggir dari pusat kota

ilustrasi memilih rumah di pinggiran kota (pexels.com/Daka)

Mencari hunian di tengah jantung kota emang kelihatan keren dan praktis banget untuk mobilitas harian kamu. Namun percayalah, harganya bakal bikin kamu sesak napas pas tanggal tua tiba. Memilih lokasi yang sedikit minggir dari kawasan bisnis atau kampus utama justru bisa memangkas harga sewa secara drastis, lho.

Asalkan lokasinya masih dekat dengan akses transportasi umum terintegrasi seperti MRT, KRL, atau halte TransJakarta, jarak bukan lagi masalah besar. Contohnya, kamu bisa cari di daerah penyangga kota yang menawarkan banyak fasilitas komunal asyik dengan ruang terbuka hijau.


2. Manfaatkan promo aplikasi pencari hunian

ilustrasi manfaatkan promo aplikasi pencari hunian (pexels.com/Antoni Shkraba)

Di zaman serba digital ini, mencari tempat tinggal semudah scrolling media sosial, lho. Banyak banget aplikasi pencari kos atau apartemen komunal yang berlomba-lomba menawarkan diskon besar buat pengguna baru. Kamu wajib banget pasang mode detektif buat mengecek satu-satu promo di aplikasi tersebut demi dapat harga miring.

Jangan malu buat menanyakan ke customer service atau mengecek Instagram mereka pas lagi ada flash sale di akhir bulan. Bahkan  aplikasi bahkan berani ngasih potongan harga ekstra kalau kamu bayar langsung untuk sewa tiga bulan ke depan, lho. Lumayan banget kan sisa uang diskonnya bisa dialokasikan buat langganan Netflix atau nambah amunisi skincare kamu yang mulai menipis.


3. Cari teman sefrekuensi buat patungan

Konsep dasar dari hunian komunal ini sebenarnya adalah berbagi ruang dan biaya operasional sama orang lain. Biar kerasa banget hematnya, kamu bisa ajak sahabat atau teman sekantor yang emang punya jadwal aktivitas mirip. Selain biaya sewa kamar yang bisa dibagi dua, pengeluaran buat internet, air, sampai listrik jadi lebih hemat..

Namun ingat ya, pastikan teman patungan kamu ini punya kebiasaan bersih-bersih yang sefrekuensi biar gak berantem di tengah jalan. Jangan sampai niatnya mau hemat, malah emosi tiap hari gara-gara cucian piring menumpuk sampai berjamur di wastafel. Hubungan pertemanan itu emang berharga banget, tapi kewarasan kamu di tempat tinggal jauh lebih utama dan gak bisa ditawar, lho.


4. Perhatikan fasilitas all-in yang ditawarkan

ilustrasi mencari tempat hunian dengan fasilitas yang lengkap (pexels.com/cottonbro studio)

Banyak tempat sewa yang kelihatan murah di awal, tapi ternyata kamu harus bayar ekstra buat WiFi, parkir kendaraan, sampai biaya galon air. Ini namanya hidden cost atau biaya siluman yang diam-diam bakal menggerogoti sisa gaji bulanan kamu tanpa ampun. Selalu pastikan kamu membaca rincian fasilitas dengan teliti sebelum tanda tangan kontrak sewa hunian.

Cari tempat yang sudah memberikan paket komplet, mulai dari jasa cuci baju gratis, dapur bersama yang alatnya lengkap, sampai coworking space yang nyaman buat kerja. Kalau dihitung-hitung secara jeli, harga yang sedikit lebih mahal tapi sudah all-in justru lebih menguntungkan daripada yang murah tapi serba bayar sendiri. 

Menemukan co-living space ramah kantong di tengah kerasnya ibu kota emang butuh kesabaran ekstra, tapi bukan berarti hal yang mustahil. Tetap semangat menyortir pilihan yang ada, karena kamu pasti bisa menemukan tempat ternyaman untuk sekadar merebahkan badan. 


This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article