5 Cara Membuat Morning Routine setelah Subuh agar Gak Tidur Lagi

Ramadan selalu punya ritme yang berbeda dari bulan lainnya. Kamu bangun lebih awal untuk sahur, menahan kantuk, lalu sering tergoda kembali ke kasur setelah Subuh. Apalagi kalau pekerjaan menunggu dan badan terasa berat. Tantangannya bukan cuma menahan lapar, tapi juga menjaga produktivitas subuh tetap stabil.
Banyak pekerja akhirnya memilih tidur lagi setelah sahur karena merasa waktu masih panjang. Padahal, jeda setelah Subuh bisa jadi momen emas untuk memulai hari dengan lebih terarah. Morning Routine Ramadan yang tepat bikin kamu gak panik saat jam kerja dimulai. Supaya gak kebablasan tidur lagi dan tetap segar, yuk, simak lima cara sederhana yang bisa kamu coba.
1. Rapikan tempat tidur segera setelah bangun

Kelihatannya sepele, tapi merapikan tempat tidur punya efek psikologis yang kuat. Saat kasur sudah rapi, kamu cenderung malas untuk kembali rebahan. Ini trik kecil untuk menghindari godaan tidur setelah sahur. Kamu seperti memberi sinyal bahwa hari sudah benar-benar dimulai.
Gerakan sederhana ini juga bikin pikiran lebih siap menghadapi aktivitas. Ruangan yang tertata membantu suasana hati lebih ringan. Kamu gak merasa terjebak dalam mood mengantuk. Dari langkah kecil ini, produktivitas subuh mulai terbentuk pelan-pelan.
2. Ganti suasana dengan cahaya dan udara segar

Setelah Subuh, jangan biarkan kamar tetap gelap dan sunyi. Buka jendela atau nyalakan lampu agar tubuhmu tahu hari sudah datang. Cahaya membantu otak berhenti memproduksi hormon tidur. Udara segar juga bikin napas terasa lebih lega.
Kamu bisa duduk sebentar di dekat jendela sambil menikmati langit pagi. Rasakan tenangnya suasana sebelum kota benar-benar sibuk. Momen ini cocok jadi bagian rutinitas pagi Ramadan yang lebih mindful. Badan terasa lebih siap tanpa harus kembali ke bantal.
3. Lakukan aktivitas ringan yang bikin tubuh aktif

Kalau kamu langsung duduk diam terlalu lama, rasa kantuk mudah menyerang. Coba lakukan peregangan ringan atau jalan santai di sekitar rumah. Gak perlu olahraga berat, cukup gerakan kecil yang bikin darah mengalir lebih lancar. Tubuh yang aktif membantu kamu fokus lebih cepat.
Aktivitas fisik ringan juga menjaga energi tetap stabil hingga jam kerja. Kamu gak merasa lemas di tengah pagi. Cara tidak tidur setelah sahur ini cukup efektif karena tubuh sudah “dipaksa” bergerak. Setelah itu, biasanya rasa kantuk perlahan hilang.
4. Manfaatkan waktu untuk hal produktif singkat

Waktu setelah Subuh gak harus langsung diisi pekerjaan berat. Kamu bisa membaca beberapa halaman buku atau merencanakan to-do list hari itu. Menulis target kecil bikin pikiran lebih terarah. Ini membantu kamu merasa punya kontrol atas hari yang akan dijalani.
Saat daftar tugas sudah jelas, kamu gak lagi cemas atau terburu-buru. Produktivitas subuh bukan soal banyaknya pekerjaan, tapi soal kesiapan mental. Dengan persiapan singkat ini, kamu masuk kantor dengan kepala lebih jernih. Energi terasa lebih terjaga hingga siang.
5. Batasi akses ke kasur dan media sosial

Godaan terbesar biasanya datang dari kasur empuk dan scrolling tanpa tujuan. Kalau sudah membuka media sosial sambil rebahan, besar kemungkinan kamu tertidur lagi. Cobalah menjauh dari tempat tidur setelah Subuh. Duduklah di ruang lain agar suasana berubah.
Kamu juga bisa memberi batas waktu pada penggunaan ponsel. Hindari konten yang bikin kamu makin malas bergerak. Fokus pada aktivitas yang memberi energi, bukan yang mengurasnya. Dengan disiplin kecil ini, rutinitas pagi Ramadan terasa lebih konsisten.
Menjaga diri agar gak tidur lagi setelah sahur memang butuh niat dan latihan. Awalnya mungkin terasa berat, apalagi kalau semalam kurang tidur. Namun, kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus akan membentuk pola baru. Yuk, mulai besok setelah Subuh kamu coba satu langkah sederhana dan rasakan bedanya.


















